Jokowi Wajibkan Atlet, Pelatih Dan Tenaga Pendukung PON Divaksin

Pelaksanaan PON (Pekan Olahraga Nasional) Papua menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo. Berharap ajang ini sukses terlaksana di masa pandemi, Jokowi mewajibkan seluruh atlet, pelatih, dan tenaga pendukung yang mengikuti PON XX divaksin.

“Arahan Bapak Presiden bahwa seluruh kontingen harus divaksin. Atlet, pelatih, tenaga pendukung,” kata Menpora Zainudin Amali usai menghadiri Rakor Perkembangan PON Papua XX 2021 dengan DPD RI di Ruang GBHN Gedung Nusantara V, Jakarta, Kamis (1/4).

Bukan hanya yang terlibat dalam PON, Jokowi dijelaskan Zainudin Amali ingin masyarakat di sekitar venue juga divaksin. 

“Bapak Presiden juga mengimbau untuk seluruh masyarakat yang disekitar venue tempat pertandingan PON itu harus sudah divaksin sebelum pelaksanaan PON dimulai,” kata Amali.

Beberapa kali Jokowi bicara soal kesuksesan PON Papua. Sebelumnya, dia mengunggah foto kompleks olahraga berlatar pegunungan di akun Instagram. Dalam unggahan itu, Jokowi juga memberi arahan mengenai pesta olahraga terbesar yang akan digelar untuk kali pertama di Papua.

“Saya telah menginstruksikan agar penyelenggaraan PON XX pada 2 – 15 Oktober 2021 dipersiapkan dengan baik dan secermat mungkin. Salah satunya adalah vaksinasi Covid-19 bagi keseluruhan kontingen atlet dan perangkat penyelenggara dari seluruh provinsi sebelum PON berlangsung,” tulisnya.

Sementara saat rapat dengan DPD, Zainudin Amali mengatakan belum memutuskan apakah penonton diizinkan masuk venue atau tidak. Olimpiade Tokyo akan jadi gambaran sebelum dia mengambil keputusan.

“Kita akan pantau pelaksanaan Olimpiade Tokyo pada Juli-Agustus tahun 2021 ini, seperti apa pelaksanaannya, apakah tanpa penonton sama sekali, atau penonton terbatas atau seperti apa kita akan lihat,” tambahnya.

Zainudin Amali akan melakukan koordinasi secara intens dengan pihak-pihak terkait agar pelaksanaan PON XX Papua berjalan lancar, baik dengan PB PON, KONI dan Kementerian Keuangan.

“Sebagaimana komitmen. kami akan menempatkan pejabat Kemenpora di Papua. Sehingga, bisa melakukan supervisi, bisa berkomunikasi untuk hal-hal apa yang diperlukan,” kata Menpora Amali.

Penyelenggaraan PON rencananya akan mempertandingkan 37 cabang olahraga, 56 disiplin cabang olahraga, 679 nomor pertandingan dan 6.442 atlet. Digelar di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

Klaster Kota Jayapura akan mempertandingkan 15 cabang olahraga dengan 21 nomor disiplin. Klaster Kab. Jayapura mempertadingkan 14 cabang olahraga dan 22 nomor disiplin. Klaster Mimika mempertandingkan 9 cabang olahraga dan 12 nomor disiplin, dan klaster Merauke 6 cabang olahraga dan 6 Disiplin. [IPL]

]]> Pelaksanaan PON (Pekan Olahraga Nasional) Papua menjadi perhatian serius Presiden Joko Widodo. Berharap ajang ini sukses terlaksana di masa pandemi, Jokowi mewajibkan seluruh atlet, pelatih, dan tenaga pendukung yang mengikuti PON XX divaksin.

“Arahan Bapak Presiden bahwa seluruh kontingen harus divaksin. Atlet, pelatih, tenaga pendukung,” kata Menpora Zainudin Amali usai menghadiri Rakor Perkembangan PON Papua XX 2021 dengan DPD RI di Ruang GBHN Gedung Nusantara V, Jakarta, Kamis (1/4).

Bukan hanya yang terlibat dalam PON, Jokowi dijelaskan Zainudin Amali ingin masyarakat di sekitar venue juga divaksin. 

“Bapak Presiden juga mengimbau untuk seluruh masyarakat yang disekitar venue tempat pertandingan PON itu harus sudah divaksin sebelum pelaksanaan PON dimulai,” kata Amali.

Beberapa kali Jokowi bicara soal kesuksesan PON Papua. Sebelumnya, dia mengunggah foto kompleks olahraga berlatar pegunungan di akun Instagram. Dalam unggahan itu, Jokowi juga memberi arahan mengenai pesta olahraga terbesar yang akan digelar untuk kali pertama di Papua.

“Saya telah menginstruksikan agar penyelenggaraan PON XX pada 2 – 15 Oktober 2021 dipersiapkan dengan baik dan secermat mungkin. Salah satunya adalah vaksinasi Covid-19 bagi keseluruhan kontingen atlet dan perangkat penyelenggara dari seluruh provinsi sebelum PON berlangsung,” tulisnya.

Sementara saat rapat dengan DPD, Zainudin Amali mengatakan belum memutuskan apakah penonton diizinkan masuk venue atau tidak. Olimpiade Tokyo akan jadi gambaran sebelum dia mengambil keputusan.

“Kita akan pantau pelaksanaan Olimpiade Tokyo pada Juli-Agustus tahun 2021 ini, seperti apa pelaksanaannya, apakah tanpa penonton sama sekali, atau penonton terbatas atau seperti apa kita akan lihat,” tambahnya.

Zainudin Amali akan melakukan koordinasi secara intens dengan pihak-pihak terkait agar pelaksanaan PON XX Papua berjalan lancar, baik dengan PB PON, KONI dan Kementerian Keuangan.

“Sebagaimana komitmen. kami akan menempatkan pejabat Kemenpora di Papua. Sehingga, bisa melakukan supervisi, bisa berkomunikasi untuk hal-hal apa yang diperlukan,” kata Menpora Amali.

Penyelenggaraan PON rencananya akan mempertandingkan 37 cabang olahraga, 56 disiplin cabang olahraga, 679 nomor pertandingan dan 6.442 atlet. Digelar di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke.

Klaster Kota Jayapura akan mempertandingkan 15 cabang olahraga dengan 21 nomor disiplin. Klaster Kab. Jayapura mempertadingkan 14 cabang olahraga dan 22 nomor disiplin. Klaster Mimika mempertandingkan 9 cabang olahraga dan 12 nomor disiplin, dan klaster Merauke 6 cabang olahraga dan 6 Disiplin. [IPL]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories