Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 Di Tanah Abang Nggak Sakit, Percaya Saya

Presiden Jokowi meninjau vaksinasi tahap dua di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, kemarin. Jokowi menyatakan, vaksinasi akan terus digenjot di provinsi-provinsi lain. Tapi ingat, jangan lupa protokol kesehatan (prokes).

Jokowi tiba di Pasar Tanah Abang pukul 08.52 WIB. Berkemeja putih lengan panjang digulung dan celana hitam, Jokowi disambut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang sudah duluan datang, di pintu masuk.

Ketiganya langsung berjalan menuju lift, yang membawa mereka menuju lokasi vaksinasi, di lantai 12. Lantai itu merupakan teras Masjid Pasar Tanah Abang Blok A.

Jokowi berkeliling sambil menyapa para pedagang yang tengah antre menunggu giliran divaksin. “Sudah siap ya?” tanya Jokowi sambil melambaikan tangan. “Siap Pak, siap,” jawab mereka serempak sambil mengacungkan jempol.

Beberapa pedagang menyapa Jokowi dengan sebutan “Pakde”, dibalas lambaian tangan.

Jokowi juga sempat menghampiri seorang pedagang yang hendak disuntik. “Kayanya nggak takut ini ya?” tanya Jokowi. “Tegang Pak,” jawab si pedagang sambil tertawa kecil.

Jokowi pun berusaha menenangkannya. “Tegang gimana? Nggak ada sakitnya. Percaya saya,” seloroh Jokowi.

Setelah itu, Jokowi bersama BGS dan Anies lanjut ke lantai 8 yang merupakan kantin alias foodcourt.

Di sana, dia kembali memantau tahapan vaksinasi. Mulai dari pengecekan tekanan darah, wawancara singkat antara vaksinator dan pedagang, proses input data di laptop, hingga penyuntikkan.

Sesekali Jokowi, BGS dan Anies tampak berbincang, seperti mendiskusikan sesuatu. Sekitar 20 menit berkeliling, Jokowi memberikan pernyataan dengan sebuah mikrofon. Anies berdiri di belakangnya, sebelah kiri. Sementara BGS di kanan.

Dia memuji pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang yang berjalan dengan baik. “Manajemen lapangannya sangat baik,” pujinya.

Jokowi mengatakan, vaksinasi tahap 2 untuk pekerja publik dan pelayan publik yang dimulai di Jakarta ini akan dilanjutkan di provinsi lain.

Akan ada 16,9 juta pelayan dan pekerja publik yang akan divaksinasi Covid-19 di tahap dua ini. Mulai dari aparat keamanan, para pedagang pasar, wartawan, atlet hingga pekerja-pekerja di toko dan mall.

“Setelah di Provinsi DKI Jakarta akan berjalan di provinsi yang lain, sehingga kita harapkan nanti jumlah yang divaksin setiap hari akan naik secara drastis,” harap eks Wali Kota Solo itu.

Meski sudah divaksin, Jokowi mengingatkan masyarakat tetap disiplin menerapkan prokes untuk mencegah penularan Covid-19.

“Tetap selalu saya sampaikan 3M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, jangan kita lupakan,” pesannya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, vaksinasi dilakukan pedagang di Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, akan menjadi percontohan untuk pelaksanaan vaksinasi di pasar-pasar lainnya di Ibu Kota.

“Ini akan menjadi salah satu cara untuk menemukan format vaksinasi yang dilakukan di pusat-pusat pertokoan lainnya,” ujar Anies.

Pemberian vaksin Covid-19 yang menyasar pedagang itu akan dilakukan secara bertahap di 153 pasar lainnya di wilayah Jakarta.

“Ini dikerjakan bersama Kemenkes dengan Pemprov DKI Jakarta. Harapannya nanti, semua pekerja di pusat perdagangan bisa mendapatkan vaksin. Mulainya dari Tanah Abang,” tuturnya. [JAR]

]]> Presiden Jokowi meninjau vaksinasi tahap dua di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, kemarin. Jokowi menyatakan, vaksinasi akan terus digenjot di provinsi-provinsi lain. Tapi ingat, jangan lupa protokol kesehatan (prokes).

Jokowi tiba di Pasar Tanah Abang pukul 08.52 WIB. Berkemeja putih lengan panjang digulung dan celana hitam, Jokowi disambut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (BGS) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, yang sudah duluan datang, di pintu masuk.

Ketiganya langsung berjalan menuju lift, yang membawa mereka menuju lokasi vaksinasi, di lantai 12. Lantai itu merupakan teras Masjid Pasar Tanah Abang Blok A.

Jokowi berkeliling sambil menyapa para pedagang yang tengah antre menunggu giliran divaksin. “Sudah siap ya?” tanya Jokowi sambil melambaikan tangan. “Siap Pak, siap,” jawab mereka serempak sambil mengacungkan jempol.

Beberapa pedagang menyapa Jokowi dengan sebutan “Pakde”, dibalas lambaian tangan.

Jokowi juga sempat menghampiri seorang pedagang yang hendak disuntik. “Kayanya nggak takut ini ya?” tanya Jokowi. “Tegang Pak,” jawab si pedagang sambil tertawa kecil.

Jokowi pun berusaha menenangkannya. “Tegang gimana? Nggak ada sakitnya. Percaya saya,” seloroh Jokowi.

Setelah itu, Jokowi bersama BGS dan Anies lanjut ke lantai 8 yang merupakan kantin alias foodcourt.

Di sana, dia kembali memantau tahapan vaksinasi. Mulai dari pengecekan tekanan darah, wawancara singkat antara vaksinator dan pedagang, proses input data di laptop, hingga penyuntikkan.

Sesekali Jokowi, BGS dan Anies tampak berbincang, seperti mendiskusikan sesuatu. Sekitar 20 menit berkeliling, Jokowi memberikan pernyataan dengan sebuah mikrofon. Anies berdiri di belakangnya, sebelah kiri. Sementara BGS di kanan.

Dia memuji pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pasar Tanah Abang yang berjalan dengan baik. “Manajemen lapangannya sangat baik,” pujinya.

Jokowi mengatakan, vaksinasi tahap 2 untuk pekerja publik dan pelayan publik yang dimulai di Jakarta ini akan dilanjutkan di provinsi lain.

Akan ada 16,9 juta pelayan dan pekerja publik yang akan divaksinasi Covid-19 di tahap dua ini. Mulai dari aparat keamanan, para pedagang pasar, wartawan, atlet hingga pekerja-pekerja di toko dan mall.

“Setelah di Provinsi DKI Jakarta akan berjalan di provinsi yang lain, sehingga kita harapkan nanti jumlah yang divaksin setiap hari akan naik secara drastis,” harap eks Wali Kota Solo itu.

Meski sudah divaksin, Jokowi mengingatkan masyarakat tetap disiplin menerapkan prokes untuk mencegah penularan Covid-19.

“Tetap selalu saya sampaikan 3M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, jangan kita lupakan,” pesannya.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, vaksinasi dilakukan pedagang di Blok A Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, akan menjadi percontohan untuk pelaksanaan vaksinasi di pasar-pasar lainnya di Ibu Kota.

“Ini akan menjadi salah satu cara untuk menemukan format vaksinasi yang dilakukan di pusat-pusat pertokoan lainnya,” ujar Anies.

Pemberian vaksin Covid-19 yang menyasar pedagang itu akan dilakukan secara bertahap di 153 pasar lainnya di wilayah Jakarta.

“Ini dikerjakan bersama Kemenkes dengan Pemprov DKI Jakarta. Harapannya nanti, semua pekerja di pusat perdagangan bisa mendapatkan vaksin. Mulainya dari Tanah Abang,” tuturnya. [JAR]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories