Jokowi Resmikan SPAM Umbulan Di Jatim

Presiden Jokowi meresmikan pengoperasian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbalan, di Jawa Timur, Senin (22/3). Peresmian SPAM Umbulan menambah pasokan air bersih perpipaan pada 5 kota/kabupaten yakni di Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, dan Kabupaten Gresik.

Peresmian SPAM Umbulan ditandai dengan pemutaran tuas katup air dan penandatanganan prasasti oleh Jokowi. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, hadir mendampingi Jokowi.

“Air yang berasal dari sini keadaanya sudah bersih, sehingga bisa langsung dimanfaatkan dan tidak pakai formula yang rumit-rumit. Kapasitanya juga besar 4.000 liter per detik,” jelas Jokowi.

Saat ini, SPAM Umbulan sudah dapat dimanfaatkan sebesar 900 liter persen detik dari total kapasitas sebesar 4.000 liter per detik. Jokowi meminta kepada seluruh stakeholder untuk segera memanfaatkan infrastruktur yang telah selesai dibangun, sehingga manfaatnya segera dapat dirasakan masyarakat.

“Masih ada 80 persen yang perlu diselesaikan dari pipa utama sampai masuk ke pipa rumah tangga. Oleh sebab itu, saya minta Bupati dan Wali Kota yang teraliri segera bertemu Gubernur, Menteri PUPR, dan Manajemen PT Meta Adhya Tirta duduk bersama,” pesan Jokowi.

SPAM Umbulan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang pembangunannya dimulai pada 2017 melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Biaya pembangunan SPAM Umbulan bersumber dari Pemerintah dengan PT Meta Adhya Tirta selaku pemenang lelang, dengan nilai investasi sebesar Rp 2,58 triliun dengan dukungan kelayakan/Viability Gap Fund (VGF) dari Pemerintah sebesar Rp 818 miliar.

Basuki mengatakan, layanan SPAM Umbulan diutamakan untuk pemenuhan kebutuhan domestik agar masyarakat menikmati air minum berkualitas dengan harga terjangkau, berkesinambungan selama 24 jam, serta meningkatkan perbaikan kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan air bersih.

“Dengan beroperasinya SPAM Umbulan ini akan memberi manfaat besar bagi 1,6 juta jiwa atau 320.000 Sambungan Rumah (SR) di 5 kabupaten/kota di Jawa Timur yakni Kota Surabaya, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik,” katanya.

Sumber air baku SPAM Umbulan berasal dari mata air Umbulan di Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, yang disalurkan melalui pipa transmisi air bersih sepanjang 93 km dengan total 14 titik reservoir offtake.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan ucapan terima kasih atas terselesaikannya pembangunan SPAM Umbulan. Proyek air minum regional Umbulan ini telah diinisiasi sejak 40 tahun lalu.

“Mudah-mudahan SPAM Umbulan yang merupakan bagian dari inisiasi proyek KPBU ini bisa menjadi referensi Public Private Partnership di Indonesia, sehingga bisa menjadi jawaban percepatan pembangunan terutama di sektor air bersih,” ujar Khofifah. [USU]

]]> Presiden Jokowi meresmikan pengoperasian Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbalan, di Jawa Timur, Senin (22/3). Peresmian SPAM Umbulan menambah pasokan air bersih perpipaan pada 5 kota/kabupaten yakni di Kota Pasuruan, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo, Kota Surabaya, dan Kabupaten Gresik.

Peresmian SPAM Umbulan ditandai dengan pemutaran tuas katup air dan penandatanganan prasasti oleh Jokowi. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, hadir mendampingi Jokowi.

“Air yang berasal dari sini keadaanya sudah bersih, sehingga bisa langsung dimanfaatkan dan tidak pakai formula yang rumit-rumit. Kapasitanya juga besar 4.000 liter per detik,” jelas Jokowi.

Saat ini, SPAM Umbulan sudah dapat dimanfaatkan sebesar 900 liter persen detik dari total kapasitas sebesar 4.000 liter per detik. Jokowi meminta kepada seluruh stakeholder untuk segera memanfaatkan infrastruktur yang telah selesai dibangun, sehingga manfaatnya segera dapat dirasakan masyarakat.

“Masih ada 80 persen yang perlu diselesaikan dari pipa utama sampai masuk ke pipa rumah tangga. Oleh sebab itu, saya minta Bupati dan Wali Kota yang teraliri segera bertemu Gubernur, Menteri PUPR, dan Manajemen PT Meta Adhya Tirta duduk bersama,” pesan Jokowi.

SPAM Umbulan merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang pembangunannya dimulai pada 2017 melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Biaya pembangunan SPAM Umbulan bersumber dari Pemerintah dengan PT Meta Adhya Tirta selaku pemenang lelang, dengan nilai investasi sebesar Rp 2,58 triliun dengan dukungan kelayakan/Viability Gap Fund (VGF) dari Pemerintah sebesar Rp 818 miliar.

Basuki mengatakan, layanan SPAM Umbulan diutamakan untuk pemenuhan kebutuhan domestik agar masyarakat menikmati air minum berkualitas dengan harga terjangkau, berkesinambungan selama 24 jam, serta meningkatkan perbaikan kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan air bersih.

“Dengan beroperasinya SPAM Umbulan ini akan memberi manfaat besar bagi 1,6 juta jiwa atau 320.000 Sambungan Rumah (SR) di 5 kabupaten/kota di Jawa Timur yakni Kota Surabaya, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik,” katanya.

Sumber air baku SPAM Umbulan berasal dari mata air Umbulan di Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, yang disalurkan melalui pipa transmisi air bersih sepanjang 93 km dengan total 14 titik reservoir offtake.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan ucapan terima kasih atas terselesaikannya pembangunan SPAM Umbulan. Proyek air minum regional Umbulan ini telah diinisiasi sejak 40 tahun lalu.

“Mudah-mudahan SPAM Umbulan yang merupakan bagian dari inisiasi proyek KPBU ini bisa menjadi referensi Public Private Partnership di Indonesia, sehingga bisa menjadi jawaban percepatan pembangunan terutama di sektor air bersih,” ujar Khofifah. [USU]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories