Joan Mir Alergi Nomor Satu

Pembalap Suzuki Ecstar yang juga juara dunia MotoGP musim lalu, Joan Mir, mengumumkan nomor balap yang akan dipakainya pada musim depan. Nomor balap Joan Mir menjadi salah satu teka-teki jelang bergulirnya MotoGP 2021.

Pasalnya, pebalap asal Spanyol itu menjadi pebalap teranyar yang berkesempatan untuk mengenakan motor balap kera- mat yaitu “1” setelah menjadi juara.

“Suatu hari saya bangun dan memutuskan bahwa nomornya akan tetap sama seperti biasa,” kata Mir, menjelaskan keputusannya untuk tetap memakai nomor 36.

Nomor 1 sebenarnya menjadi nomor kehormatan bagi pebalap yang menjadi juara bertahan. “Sebenarnya akan sangat luar biasa untuk menggunakan nomor 1, sebuah pengalaman unik dan mimpi,” katanya.

Seperti dilansir dari The-Race, menggunakan nomor balap 1 hampir menjadi sebuah peraturan bagi seorang juara bertahan. Tapi, tradisi itu kemudian ‘dilanggar’ oleh legenda balap asal Inggris, Barry Sheene, pada tahun 70-an dan Valentino Rossi pada awal tahun 2000-an.

Nomor 1 kemudian hanya muncul empat kali, yaitu pada musim 2007 oleh Nicky Hayden (2008), Jorge Lorenzo (2011) dan Casey Stoner (2012). Setelah Rossi, hanya jawara MotoGP lainnya, Marc Marquez, yang tidak pernah menyentuh nomor 1 meski sudah merebut trofi juara di MotoGP.

Mempertahankan nomor balap yang sama setelah juara sebenarnya bukan sekadar keputusan untuk tampil beda. Pada era modern ini, pebalap akan lebih diuntungkan ketika mengaitkan dirinya dengan sebuah identitas unik, utamanya ketika berbicara soal penjualan merchandise.

Mir pada akhirnya tetap mempertahankan nomor 36 yang sudah menjadi nomor balapnya sejak balapan debut di kelas Moto3 pada 2015. “Saya percaya 36 adalah nomor yang dengannya saya telah bekerja keras dan membawa saya ke posisi sekarang, memenangi dua gelar juara dunia,” katanya.

“Saya mengangggap pekerjaan saya belum berakhir, saya harus terus berusaha, lebih keras dari sebelumnya, dengan nomor ini,” ungkapnya. [IMB]

]]> Pembalap Suzuki Ecstar yang juga juara dunia MotoGP musim lalu, Joan Mir, mengumumkan nomor balap yang akan dipakainya pada musim depan. Nomor balap Joan Mir menjadi salah satu teka-teki jelang bergulirnya MotoGP 2021.

Pasalnya, pebalap asal Spanyol itu menjadi pebalap teranyar yang berkesempatan untuk mengenakan motor balap kera- mat yaitu “1” setelah menjadi juara.

“Suatu hari saya bangun dan memutuskan bahwa nomornya akan tetap sama seperti biasa,” kata Mir, menjelaskan keputusannya untuk tetap memakai nomor 36.

Nomor 1 sebenarnya menjadi nomor kehormatan bagi pebalap yang menjadi juara bertahan. “Sebenarnya akan sangat luar biasa untuk menggunakan nomor 1, sebuah pengalaman unik dan mimpi,” katanya.

Seperti dilansir dari The-Race, menggunakan nomor balap 1 hampir menjadi sebuah peraturan bagi seorang juara bertahan. Tapi, tradisi itu kemudian ‘dilanggar’ oleh legenda balap asal Inggris, Barry Sheene, pada tahun 70-an dan Valentino Rossi pada awal tahun 2000-an.

Nomor 1 kemudian hanya muncul empat kali, yaitu pada musim 2007 oleh Nicky Hayden (2008), Jorge Lorenzo (2011) dan Casey Stoner (2012). Setelah Rossi, hanya jawara MotoGP lainnya, Marc Marquez, yang tidak pernah menyentuh nomor 1 meski sudah merebut trofi juara di MotoGP.

Mempertahankan nomor balap yang sama setelah juara sebenarnya bukan sekadar keputusan untuk tampil beda. Pada era modern ini, pebalap akan lebih diuntungkan ketika mengaitkan dirinya dengan sebuah identitas unik, utamanya ketika berbicara soal penjualan merchandise.

Mir pada akhirnya tetap mempertahankan nomor 36 yang sudah menjadi nomor balapnya sejak balapan debut di kelas Moto3 pada 2015. “Saya percaya 36 adalah nomor yang dengannya saya telah bekerja keras dan membawa saya ke posisi sekarang, memenangi dua gelar juara dunia,” katanya.

“Saya mengangggap pekerjaan saya belum berakhir, saya harus terus berusaha, lebih keras dari sebelumnya, dengan nomor ini,” ungkapnya. [IMB]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories