Jelang Larangan Mudik, Stasiun Pasar Senen Dipadati Penumpang

Jelang larangan mudik mulai 6-17 Mei, calon penumpang memadati Stasiun Kereta Api Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (1/5). 

Mereka terlihat memadati kursi tunggu pemeriksaan Covid-19. Usai pemeriksaan, penumpang menunggu di kursi pintu masuk keberangkatan kereta api dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Khairunisa mengatakan, keberangkatan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dari area Daop 1 Jakarta terpantau kondusif dengan penerapan protokol kesehatan menjelang larangan mudik

“Perjalanan hingga tanggal 5 Mei serta 18 hingga 24 Mei mendatang, calon pengguna wajib memiliki surat keterangan pemeriksaan Covid-19 hasil negatif dengan masa berlaku 1x 24 jam. Penumpang dapat memilih salah satu jenis pemeriksaan yakni PCR, Genose Tes atau rapid antigen,” ujar Eva Khairunisa, Sabtu (1/5).

Menurut dia, pihaknya akan menginformasikan lebih lanjut perjalanan kereta api di masa larangan mudik pada tanggal 6 hingga 17 Mei. PT KAI bersama pihak terkait juga saat ini masih membahas detail operasional KAJJ.

“Kami akan selalu mendukung seluruh langkah pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19. Penjualan tiket pada 6 hingga 17 Mei belum dijual atau belum dapat dilakukan pemesanan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 19 kereta api dari Stasiun Kereta Api Senen diberangkatkan dengan ketersediaan tempat duduk sekitar 9.400 kursi pada hari Sabtu (1/5). 

“Sementara 6.000 dari total 9.400 kursi sudah dipesan penumpang. Total ketersediaan tempat duduk di Stasiun KA Senen merupakan jumlah yang telah dibatasi dengan kuota maksimal 70 persen,” jelasnya. [DIT]

]]> Jelang larangan mudik mulai 6-17 Mei, calon penumpang memadati Stasiun Kereta Api Pasar Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (1/5). 

Mereka terlihat memadati kursi tunggu pemeriksaan Covid-19. Usai pemeriksaan, penumpang menunggu di kursi pintu masuk keberangkatan kereta api dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Khairunisa mengatakan, keberangkatan Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) dari area Daop 1 Jakarta terpantau kondusif dengan penerapan protokol kesehatan menjelang larangan mudik

“Perjalanan hingga tanggal 5 Mei serta 18 hingga 24 Mei mendatang, calon pengguna wajib memiliki surat keterangan pemeriksaan Covid-19 hasil negatif dengan masa berlaku 1x 24 jam. Penumpang dapat memilih salah satu jenis pemeriksaan yakni PCR, Genose Tes atau rapid antigen,” ujar Eva Khairunisa, Sabtu (1/5).

Menurut dia, pihaknya akan menginformasikan lebih lanjut perjalanan kereta api di masa larangan mudik pada tanggal 6 hingga 17 Mei. PT KAI bersama pihak terkait juga saat ini masih membahas detail operasional KAJJ.

“Kami akan selalu mendukung seluruh langkah pemerintah dalam upaya penanganan Covid-19. Penjualan tiket pada 6 hingga 17 Mei belum dijual atau belum dapat dilakukan pemesanan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, sebanyak 19 kereta api dari Stasiun Kereta Api Senen diberangkatkan dengan ketersediaan tempat duduk sekitar 9.400 kursi pada hari Sabtu (1/5). 

“Sementara 6.000 dari total 9.400 kursi sudah dipesan penumpang. Total ketersediaan tempat duduk di Stasiun KA Senen merupakan jumlah yang telah dibatasi dengan kuota maksimal 70 persen,” jelasnya. [DIT]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories