Jangan Pelit Ke Nakes Covid

Tenaga kesehatan (Nakes) yang berada di garda terdepan penanganan Covid-19 layak dapat apresiasi dari negara.

Mereka bukan hanya bertugas menyelamatkan orang-orang yang terinfeksi Covid, tetapi sejak 13 Januari 2021 lalu juga bekerja keras melaksanakan program vaksinasi.

Oleh sebab itu, kita berharap, para Nakes mendapat perhatian lebih besar lagi. Insentif mereka jangan dikurangi.

Apalagi pada saat angka penularan Covid sangat tinggi seperti sekarang ini, justru insentif untuk Nakes harus ditambah.

Selain insentif dari pemerintah pusat, Nakes Covid-19 juga layak dapat provinsi, kabupaten atau kota. tambahan insentif dari pemerintah

Kepada pahlawan perang melawan Corona, pemerintah tak boleh pelit.

Sudah saatnya anggaran untuk hal-hal yang tidak terlalu penting pada masa Pandemi, dialihkan ke upaya penyelamatan pasien Covid.

Kita berharap pihak Kementerian Keuangan memberikan prioritas tinggi untuk realisasi penambahan ruang rawat inap dan ICU serta insentif Nakes.

Jadi jangan pernah ada wacana, rencana atau pikiran untuk memotong insentif Nakes.

Para epidemiolog sampai saat ini belum bisa memperkirakan kapan Pandemi Covid-19 akan beakhir. Karena Pandemi ini masih panjang, maka penambahan Nakes mesti segera dilakukan, terutama Nakes terampil yang bertugas di ruang ICU.

Para konglomerat pemilik rumah sakit juga tak boleh pelit kepada Nakesnya.

Sejak awal Pandemi, para Nakes telah menyelamatkan ratusan ribu orang yang terinfeksi virus Corona.

Jasa mereka yang sangat besar pantas dihargai dengan pemberian insentif yang layak.

Pemda juga mesti mengalihkan anggaran untuk kegiatan yang tidak terlalu mendesak ke anggaran penanganan Covid, khususnya insentif Nakes.

Sekali lagi, semua instansi pemerintah mesti fokus ke upaya penanganan Covid-19.

Para menteri, gubernur, bupati dan walikota harus ikhlas anggarannya dipotong dan dialihkan untuk mengatasi Pandemi. Khususnya penanganan pasien dengan gejala sedang dan berat yang mesti dirawat di rumah sakit.

Kita berharap dengan dukungan penuh otoritas kesehatan dan otoritas keuangan, akan semakin banyak Nakes yang berjuang di garis depan melawan Covid-19.

]]> Tenaga kesehatan (Nakes) yang berada di garda terdepan penanganan Covid-19 layak dapat apresiasi dari negara.

Mereka bukan hanya bertugas menyelamatkan orang-orang yang terinfeksi Covid, tetapi sejak 13 Januari 2021 lalu juga bekerja keras melaksanakan program vaksinasi.

Oleh sebab itu, kita berharap, para Nakes mendapat perhatian lebih besar lagi. Insentif mereka jangan dikurangi.

Apalagi pada saat angka penularan Covid sangat tinggi seperti sekarang ini, justru insentif untuk Nakes harus ditambah.

Selain insentif dari pemerintah pusat, Nakes Covid-19 juga layak dapat provinsi, kabupaten atau kota. tambahan insentif dari pemerintah

Kepada pahlawan perang melawan Corona, pemerintah tak boleh pelit.

Sudah saatnya anggaran untuk hal-hal yang tidak terlalu penting pada masa Pandemi, dialihkan ke upaya penyelamatan pasien Covid.

Kita berharap pihak Kementerian Keuangan memberikan prioritas tinggi untuk realisasi penambahan ruang rawat inap dan ICU serta insentif Nakes.

Jadi jangan pernah ada wacana, rencana atau pikiran untuk memotong insentif Nakes.

Para epidemiolog sampai saat ini belum bisa memperkirakan kapan Pandemi Covid-19 akan beakhir. Karena Pandemi ini masih panjang, maka penambahan Nakes mesti segera dilakukan, terutama Nakes terampil yang bertugas di ruang ICU.

Para konglomerat pemilik rumah sakit juga tak boleh pelit kepada Nakesnya.

Sejak awal Pandemi, para Nakes telah menyelamatkan ratusan ribu orang yang terinfeksi virus Corona.

Jasa mereka yang sangat besar pantas dihargai dengan pemberian insentif yang layak.

Pemda juga mesti mengalihkan anggaran untuk kegiatan yang tidak terlalu mendesak ke anggaran penanganan Covid, khususnya insentif Nakes.

Sekali lagi, semua instansi pemerintah mesti fokus ke upaya penanganan Covid-19.

Para menteri, gubernur, bupati dan walikota harus ikhlas anggarannya dipotong dan dialihkan untuk mengatasi Pandemi. Khususnya penanganan pasien dengan gejala sedang dan berat yang mesti dirawat di rumah sakit.

Kita berharap dengan dukungan penuh otoritas kesehatan dan otoritas keuangan, akan semakin banyak Nakes yang berjuang di garis depan melawan Covid-19.
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories

Generated by Feedzy