Irma Chaniago: SYL Mampu Membawa Pertanian Jadi Sektor Andalan

Politisi NasDem Irma Suryani Chaniago menilai kinerja Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) sejauh ini mampu membawa sektor pertanian menjadi sektor andalan. Terutama dalam meningkatkan perekonomian nasional yang sempat turun akibat gejolak pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia.

Karena itu, kata Irma, alasan mengganti Syahrul dari jabatan Menteri saat ini tidak proporsional, tendensius, juga sarat akan muatan politis. Hal itu seperti yang disampaikan Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer.

“Pak Syahrul itu salah satu menteri di kabinet Jokowi yang memimpin kementerian dengan sangat baik, terutama di era pendemi ini. Beliau berprestasi dan di saat hampir semua kementerian jeblok, Kementan justru tumbuh 2,6 persen. Tidak ada alasan mengganti Pak Syahrul karena beliau berprestasi,” ujar Irma, Rabu (14/4).

Lebih dari itu, Irma mengatakan bahwa Kementan di bawah pimpinan Syahrul mampu menumbuhkan kemampuan petani, khususnya dalam menjalankan pertanian modern dengan menggunakan alsintan.

“Tugas kementan yang diminta Presiden adalah menjaga ketanahan pangan dan Food Estate. Dan itu sudah dilaksanakan dengan baik oleh Pak Syahrul. Bahkan soal kesejahteraan petani juga sudah bisa dilihat melalui data BPS,” jelasnya.

Ada pun saat ditanya mengenai kebijakan importasi beras, Irma mengatakan, kebijakan tersebut bukan ranah Kementan. Sebaliknya, Kementan dengan tegas meminta Bulog melakukan penyerapan ketimbang impor.

“Soal impor beras, Pak Mentan ini bahkan sudah bicara pada saya, beliau tidak setuju impor dilakukan, apalagi saat petani panen raya. Tidak ada urusan Mentan di sana,” tutupnya. [KAL]

]]> Politisi NasDem Irma Suryani Chaniago menilai kinerja Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) sejauh ini mampu membawa sektor pertanian menjadi sektor andalan. Terutama dalam meningkatkan perekonomian nasional yang sempat turun akibat gejolak pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia.

Karena itu, kata Irma, alasan mengganti Syahrul dari jabatan Menteri saat ini tidak proporsional, tendensius, juga sarat akan muatan politis. Hal itu seperti yang disampaikan Ketua Relawan Jokowi Mania (Joman), Immanuel Ebenezer.

“Pak Syahrul itu salah satu menteri di kabinet Jokowi yang memimpin kementerian dengan sangat baik, terutama di era pendemi ini. Beliau berprestasi dan di saat hampir semua kementerian jeblok, Kementan justru tumbuh 2,6 persen. Tidak ada alasan mengganti Pak Syahrul karena beliau berprestasi,” ujar Irma, Rabu (14/4).

Lebih dari itu, Irma mengatakan bahwa Kementan di bawah pimpinan Syahrul mampu menumbuhkan kemampuan petani, khususnya dalam menjalankan pertanian modern dengan menggunakan alsintan.

“Tugas kementan yang diminta Presiden adalah menjaga ketanahan pangan dan Food Estate. Dan itu sudah dilaksanakan dengan baik oleh Pak Syahrul. Bahkan soal kesejahteraan petani juga sudah bisa dilihat melalui data BPS,” jelasnya.

Ada pun saat ditanya mengenai kebijakan importasi beras, Irma mengatakan, kebijakan tersebut bukan ranah Kementan. Sebaliknya, Kementan dengan tegas meminta Bulog melakukan penyerapan ketimbang impor.

“Soal impor beras, Pak Mentan ini bahkan sudah bicara pada saya, beliau tidak setuju impor dilakukan, apalagi saat petani panen raya. Tidak ada urusan Mentan di sana,” tutupnya. [KAL]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories