Ingat, Penerbangan Internasional Bukan Buat Gaya-gayaan Erick Minta Garuda Konsisten Layani Umroh Dan Haji

Menteri BUMN Erick Thohir mensyukuri hasil voting dalam sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Garuda Indonesia pada Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (17/6).

Dalam voting tersebut, Garuda berhasil meraih persetujuan atas proposal perdamaian dengan jumlah suara melebihi 95,07 persen untuk headcount kreditur. Serta 97,46 persen dari nilai tagihan yang telah diakui dan terverifikasi oleh Tim Pengurus.

BUMN penerbangan yang identik dengan logo burung biru dan hijau itu dapat mencapai threshold suara, yang menjadi syarat homologasi.

“Perkembangan positif ini datang di momentum yang sangat tepat. Saat dunia mulai bangkit, dan beradaptasi dengan pandemi. Kita berharap, ekonomi dapat hidup kembali. Normal kembali,” ujar Erick di Kantor Kementerian BUMN, Jumat (17/6).

Mantan bos Inter Milan itu pun gembira melihat fenomena masyarakat Indonesia, yang kini sudah mulai ramai bepergian.

Erick bilang, jumlah turis domestik yang mengunjungi Bali, kini sudah mencapai 70 persen. Turis asingnya, 30 persen. Bali sudah mulai macet.

“Inilah kenapa, kita berharap bisa terus bekerja sama untuk saling mendukung. Agar Garuda bisa terbang lebih tinggi,” tutur Erick.

Dia berharap, Garuda bisa mulus menjalankan pelayanan di berbagai rute domestik, dalam strategi besarnya. Serta menjalankan penerbangan international yang sehat.

“Bukan penerbangan internasional yang sekadar untuk gaya-gayaan. Umroh haji, itu harus kita layani. Fokusnya, tetap pada penerbangan domestik,” pungkas Erick. ***

]]> Menteri BUMN Erick Thohir mensyukuri hasil voting dalam sidang Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) Garuda Indonesia pada Pengadilan Niaga di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (17/6).

Dalam voting tersebut, Garuda berhasil meraih persetujuan atas proposal perdamaian dengan jumlah suara melebihi 95,07 persen untuk headcount kreditur. Serta 97,46 persen dari nilai tagihan yang telah diakui dan terverifikasi oleh Tim Pengurus.

BUMN penerbangan yang identik dengan logo burung biru dan hijau itu dapat mencapai threshold suara, yang menjadi syarat homologasi.

“Perkembangan positif ini datang di momentum yang sangat tepat. Saat dunia mulai bangkit, dan beradaptasi dengan pandemi. Kita berharap, ekonomi dapat hidup kembali. Normal kembali,” ujar Erick di Kantor Kementerian BUMN, Jumat (17/6).

Mantan bos Inter Milan itu pun gembira melihat fenomena masyarakat Indonesia, yang kini sudah mulai ramai bepergian.

Erick bilang, jumlah turis domestik yang mengunjungi Bali, kini sudah mencapai 70 persen. Turis asingnya, 30 persen. Bali sudah mulai macet.

“Inilah kenapa, kita berharap bisa terus bekerja sama untuk saling mendukung. Agar Garuda bisa terbang lebih tinggi,” tutur Erick.

Dia berharap, Garuda bisa mulus menjalankan pelayanan di berbagai rute domestik, dalam strategi besarnya. Serta menjalankan penerbangan international yang sehat.

“Bukan penerbangan internasional yang sekadar untuk gaya-gayaan. Umroh haji, itu harus kita layani. Fokusnya, tetap pada penerbangan domestik,” pungkas Erick. ***
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories