Indonesia Dorong Penguatan Kerja Sama Pemuda ASEAN Dan Italia .

Indonesia terus mendorong upaya penguatan kerja sama antar pemuda negara ASEAN (Persatuan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) dan Italia. Khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan global dan memanfaatkan potensi kerja sama pascapandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Roma, Esti Andayani pada sambutan penutupan kegiatan The 1st Youth Conference on ASEAN and Italy Partnership for Development yang diselenggarakan secara virtual (daring) pada 8 April 2021.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua ASEAN Committee in Rome (ACR), Dubes Esti juga menjelaskan, Jumlah pemuda di Italia usia 15-34 tahun mencapai sekitar 13,5 juta jiwa. Sementara itu, terdapat pula 223 juta pemuda di ASEAN.

“Generasi muda ini adalah aset sekaligus pihak penting dalam mendukung upaya bersama menghadapi pandemi, dan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan,” kata mantan Duta Besar RI untuk Kerajaan Norwegia dan Republik Islandia itu.

Selanjutnya disampaikannya, “Kami sangat menghargai masukan dan usulan-usulan yang menarik serta inovatif dari para pemuda yang disampaikan dalam communiqué/ rekomendasi. Kita akan meneruskan suara dan usulan para pemuda ini kepada pihak-pihak terkait dalam kerangka kerja sama ASEAN-Italy Development Partnership.”

Esti juga mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan konferensi serta partisipasi aktif dari sekitar 100 peserta kegiatan dari negara ASEAN dan Italia. Kegiatan konferensi ini menurutnya adalah bagian dari upaya untuk memberdayakan dan membangun generasi masa depan, memberikan mereka pengalaman dan pengetahuan, memperluas wawasan, serta memperkuat kerja sama antar generasi muda.

“Energi, pandangan yang dinamis para pemuda jelas akan memberikan keuntungan pada penguatan kerja sama pembangunan ASEAN dan Italia,” terangnya.

Kegiatan konferensi pertama para pemuda ASEAN dan Italia ini diselenggarakan secara virtual selama 2 hari pada 7-8 April 2021. Pada acara pembukaan (7 April 2021) dan penutupan (8 April 2021) konferensi, Selaian Dubes Esti, hadir juga Ambassador Elisabetta Belloni (Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Italia), Romano Prodi (Ketua Asosiasi Italia-ASEAN/ AIA), Gabriella Biondi (Dirjen Kemlu Italia), Alescia Mosca (Sekjen AIA), dan Rodora Babaran (Sekretariat ASEAN).

Dubes Brunei untuk Italia berkedudukan di Prancis, Datin Malai Hajah Yussof juga hadir dan menyampaikan sambutan dalam kapasitas Brunei Darussalam sebagai ketua ASEAN 2021. Sekjen ASEAN Dato Lim Jock Hoi juga meyampaikan pesan video (video massages) pada saat penutupan konferensi tersebut. Hadir pula seluruh para Dubes ACR serta serta tamu undangan lainnya.

Sebelum konferensi ini, para peserta telah mendapatkan paparan kelas dan diskusi virtual semenjak 10 Maret 2021 dari berbagai pihak di Italia dan ASEAN. Antara lain lembaga think tank Italia CeSI (Center for International Studies).

CSIS Indonesia, Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Bali, ASEAN Secretariat, Asosiasi Italia-ASEAN, ACR working group, ASEAN Youth Organization, International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC), Binario F, dan lainnya.

Program kegiatan ini digagas Global Action Italia dan mendapatkan dukungan penuh dari Kemlu Italia, ACR, ASEAN Secretariat dan berbagai lembaga lainnya. Konferensi Pemuda ASEAN-Italia yang pertama kali ini menghasilkan butir rekomendasi yaitu: kesehatan dan pandemi Covid-19, pembangunan berkelanjutan dan tantangan masa depan, serta pendidikan dan inovasi.

Butir-butir rekomendasi tersebut telah dibacakan  6 peserta terbaik konferensi, 2 di antaranya dari Indonesia yaitu: James Daniel (CIMSA UGM) dan Nasya Arkady (SMA Global Mandiri).

Momentum kerja sama ASEAN dan Italia ditandai dengan pemberian status Development Partner kepada Italia pada September 2020. Keputusan tersebut disepakati para Menteri Luar Negeri ASEAN ke-53, pada 9 September 2020.

Italia memandang penting peran ASEAN baik di kawasan regional maupun internasional. Pertumbuhan ekonomi yang cukup baik, serta keberhasilan ASEAN dalam menjaga ekosistim perdamaian, keamanan dan kesejahteraan di kawasan. [MEL]

]]> .
Indonesia terus mendorong upaya penguatan kerja sama antar pemuda negara ASEAN (Persatuan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara) dan Italia. Khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan global dan memanfaatkan potensi kerja sama pascapandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan Duta Besar Indonesia untuk Roma, Esti Andayani pada sambutan penutupan kegiatan The 1st Youth Conference on ASEAN and Italy Partnership for Development yang diselenggarakan secara virtual (daring) pada 8 April 2021.

Dalam kapasitasnya sebagai Ketua ASEAN Committee in Rome (ACR), Dubes Esti juga menjelaskan, Jumlah pemuda di Italia usia 15-34 tahun mencapai sekitar 13,5 juta jiwa. Sementara itu, terdapat pula 223 juta pemuda di ASEAN.

“Generasi muda ini adalah aset sekaligus pihak penting dalam mendukung upaya bersama menghadapi pandemi, dan untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan,” kata mantan Duta Besar RI untuk Kerajaan Norwegia dan Republik Islandia itu.

Selanjutnya disampaikannya, “Kami sangat menghargai masukan dan usulan-usulan yang menarik serta inovatif dari para pemuda yang disampaikan dalam communiqué/ rekomendasi. Kita akan meneruskan suara dan usulan para pemuda ini kepada pihak-pihak terkait dalam kerangka kerja sama ASEAN-Italy Development Partnership.”

Esti juga mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan konferensi serta partisipasi aktif dari sekitar 100 peserta kegiatan dari negara ASEAN dan Italia. Kegiatan konferensi ini menurutnya adalah bagian dari upaya untuk memberdayakan dan membangun generasi masa depan, memberikan mereka pengalaman dan pengetahuan, memperluas wawasan, serta memperkuat kerja sama antar generasi muda.

“Energi, pandangan yang dinamis para pemuda jelas akan memberikan keuntungan pada penguatan kerja sama pembangunan ASEAN dan Italia,” terangnya.

Kegiatan konferensi pertama para pemuda ASEAN dan Italia ini diselenggarakan secara virtual selama 2 hari pada 7-8 April 2021. Pada acara pembukaan (7 April 2021) dan penutupan (8 April 2021) konferensi, Selaian Dubes Esti, hadir juga Ambassador Elisabetta Belloni (Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri Italia), Romano Prodi (Ketua Asosiasi Italia-ASEAN/ AIA), Gabriella Biondi (Dirjen Kemlu Italia), Alescia Mosca (Sekjen AIA), dan Rodora Babaran (Sekretariat ASEAN).

Dubes Brunei untuk Italia berkedudukan di Prancis, Datin Malai Hajah Yussof juga hadir dan menyampaikan sambutan dalam kapasitas Brunei Darussalam sebagai ketua ASEAN 2021. Sekjen ASEAN Dato Lim Jock Hoi juga meyampaikan pesan video (video massages) pada saat penutupan konferensi tersebut. Hadir pula seluruh para Dubes ACR serta serta tamu undangan lainnya.

Sebelum konferensi ini, para peserta telah mendapatkan paparan kelas dan diskusi virtual semenjak 10 Maret 2021 dari berbagai pihak di Italia dan ASEAN. Antara lain lembaga think tank Italia CeSI (Center for International Studies).

CSIS Indonesia, Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Bali, ASEAN Secretariat, Asosiasi Italia-ASEAN, ACR working group, ASEAN Youth Organization, International Federation of Red Cross and Red Crescent Societies (IFRC), Binario F, dan lainnya.

Program kegiatan ini digagas Global Action Italia dan mendapatkan dukungan penuh dari Kemlu Italia, ACR, ASEAN Secretariat dan berbagai lembaga lainnya. Konferensi Pemuda ASEAN-Italia yang pertama kali ini menghasilkan butir rekomendasi yaitu: kesehatan dan pandemi Covid-19, pembangunan berkelanjutan dan tantangan masa depan, serta pendidikan dan inovasi.

Butir-butir rekomendasi tersebut telah dibacakan  6 peserta terbaik konferensi, 2 di antaranya dari Indonesia yaitu: James Daniel (CIMSA UGM) dan Nasya Arkady (SMA Global Mandiri).

Momentum kerja sama ASEAN dan Italia ditandai dengan pemberian status Development Partner kepada Italia pada September 2020. Keputusan tersebut disepakati para Menteri Luar Negeri ASEAN ke-53, pada 9 September 2020.

Italia memandang penting peran ASEAN baik di kawasan regional maupun internasional. Pertumbuhan ekonomi yang cukup baik, serta keberhasilan ASEAN dalam menjaga ekosistim perdamaian, keamanan dan kesejahteraan di kawasan. [MEL]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories