Idul Fitri Diumumkan Selasa, Warga Malaysia Kalang-Kabut, Barbershop Mendadak Penuh

Tak menyangka Hari Raya Idul Fitri bakal jatuh pada Senin (2/5), warga Malaysia pontang-panting menyambut 1 Syawal 1443 Hijriyah. Ditambah lagi, sudah dua tahun, mereka tak merayakan Idul Fitri secara meriah.

Soal ini, Pakar Bioteknologi/Associate Professor Universiti Putra Malaysia asal Indonesia, Bimo Ario Tejo PhD mengatakan, warga setempat kaget karena pengumuman soal Idul Fitri tahun ini terasa begitu mendadak.

“Di Malaysia, biasanya Hari Lebaran sudah diketahui jauh-jauh hari. Tapi ternyata, tahun ini ada perubahan kriteria hilal. Jadinya, pada kaget Lebaran besok. Saya sendiri, belum persiapan apa-apa. Hahaha. Malam ini, satu Malaysia kalang-kabut cari ayam untuk disembelih,” ungkap Bimo melalui Insya Story, Minggu (1/5).

Bernama melaporkan, jalan-jalan di sekitar Jalan Tuanku Abdul Rahman, Dataran Merdeka, dan Chow Kit di Kuala Lumpur pun langsung penuh sesak. Dipenuhi warga yang hendak membeli keperluan Hari Raya.

Seorang pekerja swasta bernama Ghazali Ahmad Zukri (47) mengaku terkejut, karena Idul Fitri jatuh pada Senin (2/5).

Dia belum menyiapkan apa pun, terkait keperluan Lebaran. Alhasil, rencana pulang kampung ke Bukit Piatu, Melaka pun terpaksa ditangguhkan demi beli baju baru.

“Saya langsung meminta keluarga bersiap membeli perlengkapan Hari Raya. Pulang kampungnya besok subuh saja,” kata Ghazali, Minggu (1/5) malam.

Di Negeri Sembilan, ibu rumah tangga bernama Siti Zaleha (56) langsung meminta anaknya pergi ke pasar untuk membeli segala keperluan memasak rendang, yang akan disajikan sebagai menu hidangan Idul Fitri.

Dia bilang, daging sapi dan ayam sudah ada di rumah. Tapi, bahan-bahan lainnya seperti santan belum tersedia.

“Kaget juga mendengar pengumuman pemerintah, bahwa besok sudah Hari Raya. Untung, saya sudah beli daging sapi dan ayam,” ungkapnya.

Di Johor, warga Malaysia tampak berjejal memadati pusat belanja. Ramai mengantre pembayaran.

Saking kagetnya Hari Raya jatuh pada 2 Mei, Raja Rosilah Raja Mahmood (35) bahkan menduga, pengumuman Idul Fitri pada 2 Mei adalah prank.

“Kaget saya. Langsung, saya dan suami belanja ke pasar membeli perlengkapan Hari Raya. Beruntung, masih kebagian,” tuturnya.

Di Terengganu, tempat cukur rambut alias barbershop mendadak penuh. Para pria yang ingin rapi jali di Hari Raya, antre merapikan potongan rambut.

“Malam ini saja, saya terima 60 pelanggan. Saya tetap layani, karena saya bersimpati pada mereka. Meski saya sendiri juga belum menyiapkan apa pun terkait keperluan Hari Raya,” ujar Saiful Md Dahan (25), pemilik FRZ Barbershop di Kampung Tebauk Kuala Nerus.

Dia bahkan berniat membuka kedai cukurnya hingga Selasa (2/5) pukul 4 pagi. Karena pelanggan yang datang membludak.

 

Di sekitar Shah Alam, Selangor, toko-toko yang berdagang berbagai keperluan dan makanan Hari Raya, langsung diserbu warga hingga ludes.

Mohd Muizzuddin Abdullah (30) bahkan mengaku sudah menyambangi lima toko sembako dan supermarket di sekitar Setia Alam untuk membeli es batu. Tapi, kehabisan.

Lewat Twitter, Otoritas Jalan Tol Malaysia melaporkan, arus lalu lintas di sejumlah jalan tol dan jalan utama menuju wilayah utara dan pantai timur Malaysia tampak padat merayap sejak pukul 10.50 tadi malam waktu setempat. Menuju Plaza Tol Gombak.

Sementara Twitter resmi PLUSTrafik menyebut, arus lalu lintas melambat dua kilometer dari arah utara Kota Cassia ke Bukit Tambun, Penang pada pukul 21.50. [HES]

]]> Tak menyangka Hari Raya Idul Fitri bakal jatuh pada Senin (2/5), warga Malaysia pontang-panting menyambut 1 Syawal 1443 Hijriyah. Ditambah lagi, sudah dua tahun, mereka tak merayakan Idul Fitri secara meriah.

Soal ini, Pakar Bioteknologi/Associate Professor Universiti Putra Malaysia asal Indonesia, Bimo Ario Tejo PhD mengatakan, warga setempat kaget karena pengumuman soal Idul Fitri tahun ini terasa begitu mendadak.

“Di Malaysia, biasanya Hari Lebaran sudah diketahui jauh-jauh hari. Tapi ternyata, tahun ini ada perubahan kriteria hilal. Jadinya, pada kaget Lebaran besok. Saya sendiri, belum persiapan apa-apa. Hahaha. Malam ini, satu Malaysia kalang-kabut cari ayam untuk disembelih,” ungkap Bimo melalui Insya Story, Minggu (1/5).

Bernama melaporkan, jalan-jalan di sekitar Jalan Tuanku Abdul Rahman, Dataran Merdeka, dan Chow Kit di Kuala Lumpur pun langsung penuh sesak. Dipenuhi warga yang hendak membeli keperluan Hari Raya.

Seorang pekerja swasta bernama Ghazali Ahmad Zukri (47) mengaku terkejut, karena Idul Fitri jatuh pada Senin (2/5).

Dia belum menyiapkan apa pun, terkait keperluan Lebaran. Alhasil, rencana pulang kampung ke Bukit Piatu, Melaka pun terpaksa ditangguhkan demi beli baju baru.

“Saya langsung meminta keluarga bersiap membeli perlengkapan Hari Raya. Pulang kampungnya besok subuh saja,” kata Ghazali, Minggu (1/5) malam.

Di Negeri Sembilan, ibu rumah tangga bernama Siti Zaleha (56) langsung meminta anaknya pergi ke pasar untuk membeli segala keperluan memasak rendang, yang akan disajikan sebagai menu hidangan Idul Fitri.

Dia bilang, daging sapi dan ayam sudah ada di rumah. Tapi, bahan-bahan lainnya seperti santan belum tersedia.

“Kaget juga mendengar pengumuman pemerintah, bahwa besok sudah Hari Raya. Untung, saya sudah beli daging sapi dan ayam,” ungkapnya.

Di Johor, warga Malaysia tampak berjejal memadati pusat belanja. Ramai mengantre pembayaran.

Saking kagetnya Hari Raya jatuh pada 2 Mei, Raja Rosilah Raja Mahmood (35) bahkan menduga, pengumuman Idul Fitri pada 2 Mei adalah prank.

“Kaget saya. Langsung, saya dan suami belanja ke pasar membeli perlengkapan Hari Raya. Beruntung, masih kebagian,” tuturnya.

Di Terengganu, tempat cukur rambut alias barbershop mendadak penuh. Para pria yang ingin rapi jali di Hari Raya, antre merapikan potongan rambut.

“Malam ini saja, saya terima 60 pelanggan. Saya tetap layani, karena saya bersimpati pada mereka. Meski saya sendiri juga belum menyiapkan apa pun terkait keperluan Hari Raya,” ujar Saiful Md Dahan (25), pemilik FRZ Barbershop di Kampung Tebauk Kuala Nerus.

Dia bahkan berniat membuka kedai cukurnya hingga Selasa (2/5) pukul 4 pagi. Karena pelanggan yang datang membludak.

 

Di sekitar Shah Alam, Selangor, toko-toko yang berdagang berbagai keperluan dan makanan Hari Raya, langsung diserbu warga hingga ludes.

Mohd Muizzuddin Abdullah (30) bahkan mengaku sudah menyambangi lima toko sembako dan supermarket di sekitar Setia Alam untuk membeli es batu. Tapi, kehabisan.

Lewat Twitter, Otoritas Jalan Tol Malaysia melaporkan, arus lalu lintas di sejumlah jalan tol dan jalan utama menuju wilayah utara dan pantai timur Malaysia tampak padat merayap sejak pukul 10.50 tadi malam waktu setempat. Menuju Plaza Tol Gombak.

Sementara Twitter resmi PLUSTrafik menyebut, arus lalu lintas melambat dua kilometer dari arah utara Kota Cassia ke Bukit Tambun, Penang pada pukul 21.50. [HES]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories