Hibur Anak-Anak Di Pengungsian, Mensos Risma Nyanyi Bareng Dan Bagikan Mainan

Suasana pengungsian korban erupsi Gunung Semeru di Lapangan Tirtosari Desa Penanggal, Lumajang, Jawa Timur, terlihat sangat ramai. Puluhan tenda didirikan untuk memenuhi kebutuhan dasar korban erupsi Gunung Semeru. 

Di antara puluhan tenda, terdapat satu tenda yang tampil beda. Tenda itu berhiaskan balon warna-warni. Rupanya, itu tenda khusus anak-anak pengungsi. Tenda itu didirikan Kementerian Sosial (Kemensos).

Riuh tawa anak-anak terdengar dari dalam tenda. Bikin suasana jadi ceria. Keceriaan kian bertambah dengan kehadiran Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang menengok anak-anak di tenda pengungsian itu.

Panas terik, tidak menyurutkan niat Mensos untuk berbaur dan mengajak anak-anak bermain. Bahkan, bernyanyi. Bersama para relawan, Mensos Risma menghibur anak-anak. “Ayo anak anak kita bernyanyi ya. Ibu juga punya hadiah untuk kalian ” ujar Risma, Sabtu (11/12).

Puas bernyanyi, Risma kemudian membuat anak-anak kian senang dengan membagikan hadiah berupa mainan. Dilengkapi pula dengan perlengkapan belajar, seperti tas, alat tulis dan buku.

“Siapa yang mau mainan ini. Sini maju. Ini untuk anak laki-laki ya. Dan yang ini untuk anak perempuan. Kalian suka kan,” tutur mantan Wali Kota Surabaya ini sambil mengeluarkan beberapa mainan dari dus-dus yang sudah disiapkan. 

Anak-anak pun antusias menyambut mainan yang dibagikan oleh Mensos. Anak-anak mulai kembali riuh. Mereka bersahut-sahutan, sambil memilih mainannya. “Saya bu, saya yang itu ya bu menteri, ” ujar Alan, salah satu anak, menunjuk mainan robot-robotan yang dipegang Mensos Risma. “Asikkk,” ucap Alan setelah menerima mainan itu. 

Setelah membagikan mainan, Mensos Risma mengajak anak-anak main kereta-keretaan. Mereka berbaris dan berjalan sambil bernyanyi mengelilingi beberapa tenda di lapangan Tirtosari.

“Ayo siapa yang ikut main kereta keretaan. Nanti saya kasih hadiah,” ajaknya. Anak-anak pun berlomba-lomba mengacungkan tangan.

Dalam kesempatan tersebut, Mensos Risma menitipkan pesan untuk anak-anak agar tidak larut dalam kesedihan, dan kembali bangkit. Dia juga meminta anak-anak itu giat belajar agar cita-citanya tercapai.

“Anak- anak kalian harus semangat ya, tidak boleh bersedih terus. Harus bangkit dan semangat untuk belajar agar tercapai cita-cita kalian,” pesan Risma.

 

Selain bermain dan menghibur anak-anak, Mensos Risma memberikan santunan tahap satu kepada 17 ahli waris dari 22 korban jiwa erupsi Gunung Semeru dengan total santunan sebesar Rp 330 juta. Risma ingin, mereka bisa ikhlas dan kembali bangkit serta tidak terus meratapi keadaan.

Kehadiran Mensos ke pengungsian juga diapresiasi Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Cak Thoriq, sapaan akrabnya, mengucapkan terima kasih kepada Mensos Risma yang telah membantu proses trauma healing bagi anak-anak. Selain itu, dia juga berterimakasih atas santunan yang juga diberikan Kemensos bagi korban meninggal dunia.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bu Risma karena sudah hadir kembali dipengungsian membantu proses trauma healing untuk anak-anak. Juga atas santunan bagi korban meninggal dunia. Sekali lagi kami sampaikan terima kasih kepada Menteri Sosial,” tutur Cak Thoriq. [OKT]

]]> Suasana pengungsian korban erupsi Gunung Semeru di Lapangan Tirtosari Desa Penanggal, Lumajang, Jawa Timur, terlihat sangat ramai. Puluhan tenda didirikan untuk memenuhi kebutuhan dasar korban erupsi Gunung Semeru. 

Di antara puluhan tenda, terdapat satu tenda yang tampil beda. Tenda itu berhiaskan balon warna-warni. Rupanya, itu tenda khusus anak-anak pengungsi. Tenda itu didirikan Kementerian Sosial (Kemensos).

Riuh tawa anak-anak terdengar dari dalam tenda. Bikin suasana jadi ceria. Keceriaan kian bertambah dengan kehadiran Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini yang menengok anak-anak di tenda pengungsian itu.

Panas terik, tidak menyurutkan niat Mensos untuk berbaur dan mengajak anak-anak bermain. Bahkan, bernyanyi. Bersama para relawan, Mensos Risma menghibur anak-anak. “Ayo anak anak kita bernyanyi ya. Ibu juga punya hadiah untuk kalian ” ujar Risma, Sabtu (11/12).

Puas bernyanyi, Risma kemudian membuat anak-anak kian senang dengan membagikan hadiah berupa mainan. Dilengkapi pula dengan perlengkapan belajar, seperti tas, alat tulis dan buku.

“Siapa yang mau mainan ini. Sini maju. Ini untuk anak laki-laki ya. Dan yang ini untuk anak perempuan. Kalian suka kan,” tutur mantan Wali Kota Surabaya ini sambil mengeluarkan beberapa mainan dari dus-dus yang sudah disiapkan. 

Anak-anak pun antusias menyambut mainan yang dibagikan oleh Mensos. Anak-anak mulai kembali riuh. Mereka bersahut-sahutan, sambil memilih mainannya. “Saya bu, saya yang itu ya bu menteri, ” ujar Alan, salah satu anak, menunjuk mainan robot-robotan yang dipegang Mensos Risma. “Asikkk,” ucap Alan setelah menerima mainan itu. 

Setelah membagikan mainan, Mensos Risma mengajak anak-anak main kereta-keretaan. Mereka berbaris dan berjalan sambil bernyanyi mengelilingi beberapa tenda di lapangan Tirtosari.

“Ayo siapa yang ikut main kereta keretaan. Nanti saya kasih hadiah,” ajaknya. Anak-anak pun berlomba-lomba mengacungkan tangan.

Dalam kesempatan tersebut, Mensos Risma menitipkan pesan untuk anak-anak agar tidak larut dalam kesedihan, dan kembali bangkit. Dia juga meminta anak-anak itu giat belajar agar cita-citanya tercapai.

“Anak- anak kalian harus semangat ya, tidak boleh bersedih terus. Harus bangkit dan semangat untuk belajar agar tercapai cita-cita kalian,” pesan Risma.

 

Selain bermain dan menghibur anak-anak, Mensos Risma memberikan santunan tahap satu kepada 17 ahli waris dari 22 korban jiwa erupsi Gunung Semeru dengan total santunan sebesar Rp 330 juta. Risma ingin, mereka bisa ikhlas dan kembali bangkit serta tidak terus meratapi keadaan.

Kehadiran Mensos ke pengungsian juga diapresiasi Bupati Lumajang Thoriqul Haq. Cak Thoriq, sapaan akrabnya, mengucapkan terima kasih kepada Mensos Risma yang telah membantu proses trauma healing bagi anak-anak. Selain itu, dia juga berterimakasih atas santunan yang juga diberikan Kemensos bagi korban meninggal dunia.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bu Risma karena sudah hadir kembali dipengungsian membantu proses trauma healing untuk anak-anak. Juga atas santunan bagi korban meninggal dunia. Sekali lagi kami sampaikan terima kasih kepada Menteri Sosial,” tutur Cak Thoriq. [OKT]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories