Heboh Tagar MahasiswaBergerak Dilawan Tagar SayaBersamaJokowi

Selain di dunia nyata, gerakan demo besar-besaran yang akan dilakukan mahasiswa, Senin (11/4) itu, juga ramai dibahas di media sosial. Tagar MahasiswaBergerak jadi trending topic. Tidak mau kalah, para pendukung Presiden Jokowi pun melawannya dengan tagar SayaBersamaJokowi.

Gerakan mahasiswa di berbagai daerah yang menolak isu penundaan pemilu, perpanjangan masa jabatan presiden, hingga presiden tiga periode, kian massif dilakukan. Padahal, Jokowi sudah menegaskan sikapnya tetap taat pada konstitusi dan melarang para menterinya bicara penundaan pemilu.

Hingga kemarin, setidaknya gerakan mahasiswa sudah dilakukan di sejumlah daerah, utamanya di kota-kota besar. Di Makassar, mahasiswa menggelar demo di beberapa titik, seperti di Jalan Urip Sumohardjo, Jalan Ap Pettarani, dan Jalan Sultan Alauddin.

Penolakan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden ini, bahkan diwarnai aksi blokade jalan, hingga dorong-dorongan dengan petugas kepolisian. Aksi serupa juga terjadi di Istana Bogor. Mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Bogor Menggugat Istana, menyuarakan tolak penundaan Pemilu hingga presiden tiga periode tak jauh dari Istana.

Aksi serupa yang lebih besar akan kembali dilakukan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Istana, Senin besok. Dukungan terhadap aksi mahasiswa ini bermunculan baik di dunia nyata dan maya.

Terpantau hingga kemarin, #MahasiswaBergerak masih bertengger di posisi teratas trending topic Twitter. Setidaknya, ada 39 ribu warganet menuliskan tagar tersebut dengan berbagai unggahan.

Salah satu pendukung gerakan ini adalah eks pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) Rasamala Aritonang. Dia mendukung penuh gerakan mahasiswa yang akan mengepung gedung Istana besok. “Selamat berjuang demi perubahan, hidup Mahasiswa! #MahasiswaBergerak,” tegas @RasamalaArt.

 

Dukungan juga datang dari aktivis Adamsyah Wahab. “Semangat adik-adik BEM-SI. #MahasiswaBergerak,” ucap pemilih akun Twitter @DonAdam68 itu.

Tidak mau kalah, kubu yang tidak sependapat dengan sikap mahasiswa ini juga menyuarakan tagar tandingan #SayaBersamaJokowi. Tagar tandingan ini bergerak cepat hingga berada di urutan kedua setelah tagar #MahasiswaBergerak.

Keseluruhan cuitannya berisi mendukung Jokowi, sekalipun mereka tidak berharap Jokowi tiga periode. Terpenting, bagi mereka, Jokowi bisa memimpin Indonesia hingga Oktober 2024.

“Dari Tanah Sunda, saya senang bersama puluhan juta generasi optimis akan terus mendukung Presiden Jokowi untuk Indonesia lebih maju,’ cuit @ NoviR007. “Bapak tidak sendiri. Karena ada 85 juta rakyat Indonesia yang setia menjaga dan mendoakanmu,” ucap @ Siahaan777111.

Bagaimana penilaian analis media sosial dengan perang tagar ini? Pendiri Drone Emprit and Kernels Indonesia, Ismail Fahmi menyarankan mahasiswa menggunakan tagar spesifik. Tujuannya, supaya narasinya tak dibajak pihak-pihak yang ingin membelokkan tuntutan mahasiswa.

“Misalnya TolakTundaPemilu, #KajiLagiUUIKN, #StabilkanHarga, #UsutMafiaMinyakGoreng, #SelesaikanKonflikAgraria, dan #TuntaskanJanji. Soalnya, pihak penunggang biasanya emoh menggunakan tagar-tagar itu,” ucap Fahmi di akun Twitter pribadinya, @ismailfahmi.

Dengan sistem Drone Emprit-nya, Fahmi mendeteksi ada tagar #TurunkanJokowi dan #GoodbyeJokowi yang sempat melambung di jagat Twitter. Dia menganalisis dalam kurun waktu sepekan terakhir, ada 24 ribu percakapan di Twitter yang mengandung tagar-tagar itu.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurniasyah menilai demo yang dilakukan mahasiswa ini adalah buntut kekecewaan kepada para pejabat yang terus mendorong penundaan pemilu. Selain, pemerintah juga dinilai gagal dalam menjaga harga bahan pokok.

Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin heran dengan sikap mahasiswa. Dia mempertanyakan pengetahuan mahasiswa terkait perkembangan terkini soal wacana penundaan Pemilu. Pasalnya, pemerintah dan DPR telah memutuskan Pemilu digelar 14 Februari 2024. [UMM]

]]> Selain di dunia nyata, gerakan demo besar-besaran yang akan dilakukan mahasiswa, Senin (11/4) itu, juga ramai dibahas di media sosial. Tagar MahasiswaBergerak jadi trending topic. Tidak mau kalah, para pendukung Presiden Jokowi pun melawannya dengan tagar SayaBersamaJokowi.

Gerakan mahasiswa di berbagai daerah yang menolak isu penundaan pemilu, perpanjangan masa jabatan presiden, hingga presiden tiga periode, kian massif dilakukan. Padahal, Jokowi sudah menegaskan sikapnya tetap taat pada konstitusi dan melarang para menterinya bicara penundaan pemilu.

Hingga kemarin, setidaknya gerakan mahasiswa sudah dilakukan di sejumlah daerah, utamanya di kota-kota besar. Di Makassar, mahasiswa menggelar demo di beberapa titik, seperti di Jalan Urip Sumohardjo, Jalan Ap Pettarani, dan Jalan Sultan Alauddin.

Penolakan penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden ini, bahkan diwarnai aksi blokade jalan, hingga dorong-dorongan dengan petugas kepolisian. Aksi serupa juga terjadi di Istana Bogor. Mahasiswa yang mengatasnamakan Gerakan Bogor Menggugat Istana, menyuarakan tolak penundaan Pemilu hingga presiden tiga periode tak jauh dari Istana.

Aksi serupa yang lebih besar akan kembali dilakukan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) di depan Istana, Senin besok. Dukungan terhadap aksi mahasiswa ini bermunculan baik di dunia nyata dan maya.

Terpantau hingga kemarin, #MahasiswaBergerak masih bertengger di posisi teratas trending topic Twitter. Setidaknya, ada 39 ribu warganet menuliskan tagar tersebut dengan berbagai unggahan.

Salah satu pendukung gerakan ini adalah eks pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) Rasamala Aritonang. Dia mendukung penuh gerakan mahasiswa yang akan mengepung gedung Istana besok. “Selamat berjuang demi perubahan, hidup Mahasiswa! #MahasiswaBergerak,” tegas @RasamalaArt.

 

Dukungan juga datang dari aktivis Adamsyah Wahab. “Semangat adik-adik BEM-SI. #MahasiswaBergerak,” ucap pemilih akun Twitter @DonAdam68 itu.

Tidak mau kalah, kubu yang tidak sependapat dengan sikap mahasiswa ini juga menyuarakan tagar tandingan #SayaBersamaJokowi. Tagar tandingan ini bergerak cepat hingga berada di urutan kedua setelah tagar #MahasiswaBergerak.

Keseluruhan cuitannya berisi mendukung Jokowi, sekalipun mereka tidak berharap Jokowi tiga periode. Terpenting, bagi mereka, Jokowi bisa memimpin Indonesia hingga Oktober 2024.

“Dari Tanah Sunda, saya senang bersama puluhan juta generasi optimis akan terus mendukung Presiden Jokowi untuk Indonesia lebih maju,’ cuit @ NoviR007. “Bapak tidak sendiri. Karena ada 85 juta rakyat Indonesia yang setia menjaga dan mendoakanmu,” ucap @ Siahaan777111.

Bagaimana penilaian analis media sosial dengan perang tagar ini? Pendiri Drone Emprit and Kernels Indonesia, Ismail Fahmi menyarankan mahasiswa menggunakan tagar spesifik. Tujuannya, supaya narasinya tak dibajak pihak-pihak yang ingin membelokkan tuntutan mahasiswa.

“Misalnya TolakTundaPemilu, #KajiLagiUUIKN, #StabilkanHarga, #UsutMafiaMinyakGoreng, #SelesaikanKonflikAgraria, dan #TuntaskanJanji. Soalnya, pihak penunggang biasanya emoh menggunakan tagar-tagar itu,” ucap Fahmi di akun Twitter pribadinya, @ismailfahmi.

Dengan sistem Drone Emprit-nya, Fahmi mendeteksi ada tagar #TurunkanJokowi dan #GoodbyeJokowi yang sempat melambung di jagat Twitter. Dia menganalisis dalam kurun waktu sepekan terakhir, ada 24 ribu percakapan di Twitter yang mengandung tagar-tagar itu.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurniasyah menilai demo yang dilakukan mahasiswa ini adalah buntut kekecewaan kepada para pejabat yang terus mendorong penundaan pemilu. Selain, pemerintah juga dinilai gagal dalam menjaga harga bahan pokok.

Sebelumnya, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin heran dengan sikap mahasiswa. Dia mempertanyakan pengetahuan mahasiswa terkait perkembangan terkini soal wacana penundaan Pemilu. Pasalnya, pemerintah dan DPR telah memutuskan Pemilu digelar 14 Februari 2024. [UMM]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories