Hari Pelanggan Nasional BP Jamsostek Gencarkan Edukasi Peserta Dan Ahli Waris

Momentum peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) dimanfaatkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) untuk mempererat hubungan dengan peserta yang merupakan pelanggan utama. 

Dengan mengusung tema Protecting and Empowering, tahun ini BP Jamsostek ingin membangun budaya pelayanan yang lebih baik guna menciptakan loyalitas serta pengalaman menyenangkan (customer experience) sebagai wujud apresiasi sekaligus bentuk ungkapan kepedulian kepada peserta.

Direktur Utama BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo mengatakan, BP Jamsostek juga memberikan edukasi kepada ahli waris peserta berupa literasi keuangan, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas dengan menggandeng beragam stakeholder dan komunitas.

Hal tersebut bertujuan memberikan keterampilan dan mengasah potensi yang bisa digunakan untuk keberlangsungan hidup mereka ke depan setelah ditinggalkan oleh tulang punggungnya.

“Saya mewakili seluruh keluarga besar BP Jamsostek mengucapkan Selamat Hari Pelanggan Nasional. Meski masih dalam kondisi pandemi, kami ingin tetap menjadikan perayaan Harpelnas ini sebagai sarana untuk mempererat hubungan dengan peserta dan keluarganya,” katanya di Jakarta, Rabu (8/9). 

Momentum kedekatan BP Jamsostek dengan peserta jelas terlihat saat seluruh jajaran Direksi dan Dewan Pengawas secara serentak turun langsung untuk melakukan aksi memberikan pelayanan langsung di beberapa kantor cabang, tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. 

Anggoro melayani langsung peserta di Kantor Cabang Jakarta Menara Jamsostek mengawali kegiatan dengan menyapa para peserta yang hadir. Kemudian, dilanjutkan dengan melayani peserta dalam melakukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT). 

Menurutnya, BP Jamsostek berkomitmen untuk selalu memberikan customer experience yang baik kepada pelanggan untuk menjaga loyalitas dengan membangun budaya pelayanan terbaik.

Sejalan dengan tema yang diusung, Anggoro menjelaskan pentingnya pekerja atau ahli warisnya memiliki semangat yang baik dan dibekali dengan keterampilan yang mumpuni agar setelah menerima santunan, dana yang diterima bisa lebih produktif dan ahli waris tetap mandiri. 

Anggoro menilai, selama masa pandemi, BP Jamsostek memberlakukan layanan hybrid, yaitu layanan di Kantor Cabang dan melalui layanan online yaitu Lapak Asik atau Layanan Tanpa Kontak Fisik.

Berdasarkan data per Agustus 2021, jumlah klaim jaminan mencapai 1,65 juta pengajuan klaim. Sementara, nominal klaim yang disalurkan BP Jamsostek mencapai Rp 25,65 triliun secara nasional yang meningkat sebesar 10,8 persen dari periode tahun sebelumnya.

Di kesempatan yang sama, Anggoro juga menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris 2 orang pekerja. Masing-masing anak dari pekerja tersebut juga mendapatkan manfaat beasiswa dari BP Jamsostek. Besaran santunan kematian yang diterima sebesar Rp 42 juta, belum termasuk bantuan beasiswa anak maksimal Rp 174 juta. 

Masih dalam rangkaian perayaan Harpelnas 2021, BP Jamsostek juga menggelar beragam kegiatan, diantaranya lomba video pendek dengan tema Jaminan Perlindunganku yang diikuti oleh ratusan peserta dengan hadiah total sebesar Rp 50 juta.

Selain itu, akan diadakan juga Direksi Mengajar di 7 Universitas Negeri dengan tema Jaminan Sosial dan Kesejahteraan Pekerja Indonesia serta talkshow di platform digital bertema Adapt, Survive and Thrive. Seluruh kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan pemahaman masyarakat pekerja akan pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor BP Jamsostek Cabang Jakarta Menara Jamsostek Mohamad Irfan mengatakan, Hari Pelanggan Tahun 2021 merupakan momentum khususnya bagi BP Jamsostek Cabang Jakarta Menara Jamsostek untuk menyampaikan apresiasi dan ungkapan terimakasih kepada pelanggan.

“Hari Pelanggan Nasional merupakan momentum BP Jamsostek memberikan apresiasi dan pengalaman yang mengesankan kepada pelanggan. Karena, layanan yang baik dan berkualitas akan memberikan pengalaman dan kesan yang baik bagi peserta serta meningkatkan kepercayaan peserta kepada BP Jamsostek,” jelasnya.

Irfan menambahkan selain aksi layanan langsung oleh Direksi dan Manajemen BP Jamsostek, pada momen Hari Pelanggan Nasional ini juga ada beberapa kegiatan lainnya seperti pemberian souvenir dan hadiah-hadiah menarik bagi peserta yang sedang menunggu antrian khusus di hari pelanggan.

“Kami melakukan aksi layanan 1 hari yang dilakukan direksi dan manajemen dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Komitmen dalam memberikan Customer Experience yang baik kepada pelanggan ini tentunya untuk menjaga loyalitas dengan membangun budaya pelayanan terbaik,” ucapnya. [KPJ]

]]> Momentum peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) dimanfaatkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) untuk mempererat hubungan dengan peserta yang merupakan pelanggan utama. 

Dengan mengusung tema Protecting and Empowering, tahun ini BP Jamsostek ingin membangun budaya pelayanan yang lebih baik guna menciptakan loyalitas serta pengalaman menyenangkan (customer experience) sebagai wujud apresiasi sekaligus bentuk ungkapan kepedulian kepada peserta.

Direktur Utama BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo mengatakan, BP Jamsostek juga memberikan edukasi kepada ahli waris peserta berupa literasi keuangan, pemberdayaan perempuan dan penyandang disabilitas dengan menggandeng beragam stakeholder dan komunitas.

Hal tersebut bertujuan memberikan keterampilan dan mengasah potensi yang bisa digunakan untuk keberlangsungan hidup mereka ke depan setelah ditinggalkan oleh tulang punggungnya.

“Saya mewakili seluruh keluarga besar BP Jamsostek mengucapkan Selamat Hari Pelanggan Nasional. Meski masih dalam kondisi pandemi, kami ingin tetap menjadikan perayaan Harpelnas ini sebagai sarana untuk mempererat hubungan dengan peserta dan keluarganya,” katanya di Jakarta, Rabu (8/9). 

Momentum kedekatan BP Jamsostek dengan peserta jelas terlihat saat seluruh jajaran Direksi dan Dewan Pengawas secara serentak turun langsung untuk melakukan aksi memberikan pelayanan langsung di beberapa kantor cabang, tentunya dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. 

Anggoro melayani langsung peserta di Kantor Cabang Jakarta Menara Jamsostek mengawali kegiatan dengan menyapa para peserta yang hadir. Kemudian, dilanjutkan dengan melayani peserta dalam melakukan klaim Jaminan Hari Tua (JHT). 

Menurutnya, BP Jamsostek berkomitmen untuk selalu memberikan customer experience yang baik kepada pelanggan untuk menjaga loyalitas dengan membangun budaya pelayanan terbaik.

Sejalan dengan tema yang diusung, Anggoro menjelaskan pentingnya pekerja atau ahli warisnya memiliki semangat yang baik dan dibekali dengan keterampilan yang mumpuni agar setelah menerima santunan, dana yang diterima bisa lebih produktif dan ahli waris tetap mandiri. 

Anggoro menilai, selama masa pandemi, BP Jamsostek memberlakukan layanan hybrid, yaitu layanan di Kantor Cabang dan melalui layanan online yaitu Lapak Asik atau Layanan Tanpa Kontak Fisik.

Berdasarkan data per Agustus 2021, jumlah klaim jaminan mencapai 1,65 juta pengajuan klaim. Sementara, nominal klaim yang disalurkan BP Jamsostek mencapai Rp 25,65 triliun secara nasional yang meningkat sebesar 10,8 persen dari periode tahun sebelumnya.

Di kesempatan yang sama, Anggoro juga menyerahkan santunan kematian kepada ahli waris 2 orang pekerja. Masing-masing anak dari pekerja tersebut juga mendapatkan manfaat beasiswa dari BP Jamsostek. Besaran santunan kematian yang diterima sebesar Rp 42 juta, belum termasuk bantuan beasiswa anak maksimal Rp 174 juta. 

Masih dalam rangkaian perayaan Harpelnas 2021, BP Jamsostek juga menggelar beragam kegiatan, diantaranya lomba video pendek dengan tema Jaminan Perlindunganku yang diikuti oleh ratusan peserta dengan hadiah total sebesar Rp 50 juta.

Selain itu, akan diadakan juga Direksi Mengajar di 7 Universitas Negeri dengan tema Jaminan Sosial dan Kesejahteraan Pekerja Indonesia serta talkshow di platform digital bertema Adapt, Survive and Thrive. Seluruh kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan pemahaman masyarakat pekerja akan pentingnya memiliki perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor BP Jamsostek Cabang Jakarta Menara Jamsostek Mohamad Irfan mengatakan, Hari Pelanggan Tahun 2021 merupakan momentum khususnya bagi BP Jamsostek Cabang Jakarta Menara Jamsostek untuk menyampaikan apresiasi dan ungkapan terimakasih kepada pelanggan.

“Hari Pelanggan Nasional merupakan momentum BP Jamsostek memberikan apresiasi dan pengalaman yang mengesankan kepada pelanggan. Karena, layanan yang baik dan berkualitas akan memberikan pengalaman dan kesan yang baik bagi peserta serta meningkatkan kepercayaan peserta kepada BP Jamsostek,” jelasnya.

Irfan menambahkan selain aksi layanan langsung oleh Direksi dan Manajemen BP Jamsostek, pada momen Hari Pelanggan Nasional ini juga ada beberapa kegiatan lainnya seperti pemberian souvenir dan hadiah-hadiah menarik bagi peserta yang sedang menunggu antrian khusus di hari pelanggan.

“Kami melakukan aksi layanan 1 hari yang dilakukan direksi dan manajemen dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku. Komitmen dalam memberikan Customer Experience yang baik kepada pelanggan ini tentunya untuk menjaga loyalitas dengan membangun budaya pelayanan terbaik,” ucapnya. [KPJ]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories