Hari Jadi ke 50 tahun, Combiphar Akuisisi Air Mancur Group .

Menandai hari jadinya yang ke-50, Combiphar meneguhkan fokusnya terhadap preventive healthcare dengan mengumumkan akuisisi Air Mancur Group pada (26/1). Akuisisi Air Mancur Group akan melengkapi portofolio Combiphar dengan produk-produk preventif berupa jamu dan madu untuk membantu menjaga kesehatan konsumen. Hadir sebagai narasumber Presiden Direktur Combiphar Michael Wanandi, General Manager Marketing Combiphar Prima Sukma Setiawan  serta public figure Novita Angie.

Presiden Direktur Combiphar Michael Wanandi mengatakan, Akuisisi Air Mancur Group merupakan langkah besar Combiphar untuk memantapkan posisinya sebagai perusahaan consumer healthcare yang bertujuan tidak saja untuk mengobati, namun terlebih untuk membantu masyarakat agar tetap sehat, melalui rangkaian produk dan aktivitas yang dilakukan oleh Perusahaan. Bergabungnya Air Mancur Group ke Combiphar menyatukan dua kekuatan strategis: Combiphar dengan pengalaman dan pengetahuan yang mendalam mengenai kesehatan, dan Air Mancur Group dengan rangkaian produk herbal dan jamunya yang legendaris dan merupakan warisan asli Indonesia. Penggabungan ini akan memperkaya dan melengkapi lini produk kami, dan membawa kami selangkah lebih dekat ke cita-cita kami untuk menjadi perusahaan consumer healthcare terdepan di Indonesia.

Menjelaskan lebih lanjut mengenai akuisisi Air Mancur Group, Michael menambahkan, “Menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat melalui gaya hidup yang sehat dan aktif merupakan purpose yang mendasari bisnis kami.  Bergabungnya Air Mancur Group memantapkan langkah kami dalam mempromosikan gaya hidup sehat bagi seluruh masyarakat melalui konsumsi produk-produk dari bahan alami untuk menjaga kesehatan.” 

Survei memaparkan, 75% masyarakat Indonesia sadar akan pentingnya pola makan yang lebih sehat dan 63% menyadari pentingnya olahraga rutin.  “Ini merupakan indikasi bahwa gaya hidup sehat mulai menjadi prioritas masyarakat. Ditambah lagi dengan adanya data 56% masyarakat Indonesia gemar mengonsumsi madu, dan 40% masih mengonsumsi jamu.  Data-data tersebut menjadi sinyal positif bagi Combiphar, khususnya Air Mancur Group, dalam melakukan penetrasi pasar. Utamanya karena Air Mancur Group memiliki berbagai varian jamu dan juga Madurasa, yang berfungsi untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh”, ungkap General Manager Marketing Combiphar, Prima Sukma Setiawan. 

“Generasi yang lebih sehat hanya dapat tercipta dari kebiasaan baik yang diwariskan secara turun temurun, layaknya produk-produk Air Mancur Group. Dalam hal ini, ibu adalah sosok yang memiliki peran kunci dalam menanamkan kebiasaan baik untuk menjaga kesehatan keluarga”, jelasnya.

Public figure Novita Angie yang juga ibu dari dua anak mengamini hal tersebut. “Agar lebih optimal menjaga kesehatan keluarga, saya menerapkan hal-hal yang sejak kecil saya dapatkan dari ibu. Seperti misalnya, mengonsumsi air putih yang cukup atau madu setiap hari. Hingga saat ini saya bahkan masih terbiasa meminum ramuan kunyit asam untuk meredakan nyeri haid atau sekedar menyegarkan badan. Kebiasaan-kebiasaan inilah yang juga saya tanamkan pada anak-anak, termasuk kebiasaan mencuci tangan, olahraga, dan sebagainya. Sebab, kebiasaan yang terbentuk di keluarga, akan dibawa oleh anak hingga ia dewasa nanti”, imbuhnya.  [ARM]

]]> .
Menandai hari jadinya yang ke-50, Combiphar meneguhkan fokusnya terhadap preventive healthcare dengan mengumumkan akuisisi Air Mancur Group pada (26/1). Akuisisi Air Mancur Group akan melengkapi portofolio Combiphar dengan produk-produk preventif berupa jamu dan madu untuk membantu menjaga kesehatan konsumen. Hadir sebagai narasumber Presiden Direktur Combiphar Michael Wanandi, General Manager Marketing Combiphar Prima Sukma Setiawan  serta public figure Novita Angie.

Presiden Direktur Combiphar Michael Wanandi mengatakan, Akuisisi Air Mancur Group merupakan langkah besar Combiphar untuk memantapkan posisinya sebagai perusahaan consumer healthcare yang bertujuan tidak saja untuk mengobati, namun terlebih untuk membantu masyarakat agar tetap sehat, melalui rangkaian produk dan aktivitas yang dilakukan oleh Perusahaan. Bergabungnya Air Mancur Group ke Combiphar menyatukan dua kekuatan strategis: Combiphar dengan pengalaman dan pengetahuan yang mendalam mengenai kesehatan, dan Air Mancur Group dengan rangkaian produk herbal dan jamunya yang legendaris dan merupakan warisan asli Indonesia. Penggabungan ini akan memperkaya dan melengkapi lini produk kami, dan membawa kami selangkah lebih dekat ke cita-cita kami untuk menjadi perusahaan consumer healthcare terdepan di Indonesia.

Menjelaskan lebih lanjut mengenai akuisisi Air Mancur Group, Michael menambahkan, “Menciptakan generasi Indonesia yang lebih sehat melalui gaya hidup yang sehat dan aktif merupakan purpose yang mendasari bisnis kami.  Bergabungnya Air Mancur Group memantapkan langkah kami dalam mempromosikan gaya hidup sehat bagi seluruh masyarakat melalui konsumsi produk-produk dari bahan alami untuk menjaga kesehatan.” 

Survei memaparkan, 75% masyarakat Indonesia sadar akan pentingnya pola makan yang lebih sehat dan 63% menyadari pentingnya olahraga rutin.  “Ini merupakan indikasi bahwa gaya hidup sehat mulai menjadi prioritas masyarakat. Ditambah lagi dengan adanya data 56% masyarakat Indonesia gemar mengonsumsi madu, dan 40% masih mengonsumsi jamu.  Data-data tersebut menjadi sinyal positif bagi Combiphar, khususnya Air Mancur Group, dalam melakukan penetrasi pasar. Utamanya karena Air Mancur Group memiliki berbagai varian jamu dan juga Madurasa, yang berfungsi untuk menjaga kesehatan dan daya tahan tubuh”, ungkap General Manager Marketing Combiphar, Prima Sukma Setiawan. 

“Generasi yang lebih sehat hanya dapat tercipta dari kebiasaan baik yang diwariskan secara turun temurun, layaknya produk-produk Air Mancur Group. Dalam hal ini, ibu adalah sosok yang memiliki peran kunci dalam menanamkan kebiasaan baik untuk menjaga kesehatan keluarga”, jelasnya.

Public figure Novita Angie yang juga ibu dari dua anak mengamini hal tersebut. “Agar lebih optimal menjaga kesehatan keluarga, saya menerapkan hal-hal yang sejak kecil saya dapatkan dari ibu. Seperti misalnya, mengonsumsi air putih yang cukup atau madu setiap hari. Hingga saat ini saya bahkan masih terbiasa meminum ramuan kunyit asam untuk meredakan nyeri haid atau sekedar menyegarkan badan. Kebiasaan-kebiasaan inilah yang juga saya tanamkan pada anak-anak, termasuk kebiasaan mencuci tangan, olahraga, dan sebagainya. Sebab, kebiasaan yang terbentuk di keluarga, akan dibawa oleh anak hingga ia dewasa nanti”, imbuhnya.  [ARM]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RMCO.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories

Generated by Feedzy