Hadapi Disrupsi Informasi Saat Pandemi, Wapres Ma`ruf Dorong Akademisi Terus Berinovasi

Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mendorong seluruh akademisi, khususnya di perguruan tinggi negeri, untuk berinovasi dan mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi disrupsi informasi di tengah pandemi Covid-19.

“Saya mengajak kalangan akademisi, termasuk para alumni Unpad, untuk menjadi pelopor dalam berinovasi dan membangun kesiapan masyarakat menghadapi disrupsi, khususnya yang dibawa oleh revolusi teknologi informasi,” kata Wapres dalam keterangan yang diterima, di Jakarta, Jumat (26/2).

Ma’ruf menambahman masa pandemi Covid-19 harus dapat dimanfaatkan sebagai titik awal kehidupan masyarakat menjelang normal baru, dimana kondisi tersebut tidak dapat dipisahkan dari perkembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menambahkan pembatasan gerak fisik selama pandemi Covid-19 telah memaksa masyarakat beradaptasi dengan menerapkan kebiasaan baru untuk tetap produktif, yang memanfaatkan perkembangan teknologi informasi.

“Peran teknologi informasi ini, oleh banyak ahli, diperkirakan akan semakin mendominasi berbagai kegiatan manusia pada masa setelah pandemi Covid-19,” ungkap Ma’ruf.

Ia juga meminta para akademisi dapat terus menjalankan riset di tengah pandemi, khususnya yang berkaitan dengan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Riset dan inovasi merupakan kunci untuk menuju Indonesia sebagai negara maju, sehingga kedua hal itu harus terus dikembangkan oleh perguruan tinggi. “Saya juga berharap perguruan tinggi, akademisi, lembaga riset dan dunia industri terus melakukan inovasi-inovasi di berbagai bidang, khususnya dalam pemulihan ekonomi nasional dan penanganan Covid-19,” pungkasnya. [SRI]

]]> Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mendorong seluruh akademisi, khususnya di perguruan tinggi negeri, untuk berinovasi dan mempersiapkan masyarakat dalam menghadapi disrupsi informasi di tengah pandemi Covid-19.

“Saya mengajak kalangan akademisi, termasuk para alumni Unpad, untuk menjadi pelopor dalam berinovasi dan membangun kesiapan masyarakat menghadapi disrupsi, khususnya yang dibawa oleh revolusi teknologi informasi,” kata Wapres dalam keterangan yang diterima, di Jakarta, Jumat (26/2).

Ma’ruf menambahman masa pandemi Covid-19 harus dapat dimanfaatkan sebagai titik awal kehidupan masyarakat menjelang normal baru, dimana kondisi tersebut tidak dapat dipisahkan dari perkembangan dan pemanfaatan teknologi informasi dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menambahkan pembatasan gerak fisik selama pandemi Covid-19 telah memaksa masyarakat beradaptasi dengan menerapkan kebiasaan baru untuk tetap produktif, yang memanfaatkan perkembangan teknologi informasi.

“Peran teknologi informasi ini, oleh banyak ahli, diperkirakan akan semakin mendominasi berbagai kegiatan manusia pada masa setelah pandemi Covid-19,” ungkap Ma’ruf.

Ia juga meminta para akademisi dapat terus menjalankan riset di tengah pandemi, khususnya yang berkaitan dengan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Riset dan inovasi merupakan kunci untuk menuju Indonesia sebagai negara maju, sehingga kedua hal itu harus terus dikembangkan oleh perguruan tinggi. “Saya juga berharap perguruan tinggi, akademisi, lembaga riset dan dunia industri terus melakukan inovasi-inovasi di berbagai bidang, khususnya dalam pemulihan ekonomi nasional dan penanganan Covid-19,” pungkasnya. [SRI]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories