Getol Kampanye Donor Plasma Konvalesen, Kapolrestabes Surabaya Dapat Jempol Jatim Institute .

Direktur Eksekutif Jatim Institute Yudo Adianto Salim mengapresiasi kerja keras Kapolrestabes Surabaya Kombes Johnny Eddizon Isir yang telah menggerakkan anggotanya yang sembuh dari Covid-19 untuk menjadi pendonor plasma darah konvalesen. Menurutnya, langkah Isir membuat warga Surabaya bangga.

“Kami, warga Surabaya, bangga atas upaya Kapolrestabes Surabaya yang telah menggerakkan anggotanya yang pernah terpapar Covid-19 untuk donor plasma konvalesen. Beliau juga aktif mendorong gerakan relawan kemanusiaan Covid-19 bersama Pemerintah Kota Surabaya dengan melibatkan banyak pihak mulai dari BUMD, swasta, dan komunitas masyarakat,” ungkap Yudo, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/2).

Sebelumnya, Isir mengatakan, donor plasma konvalesen sebagai upaya gerakan kemanusiaan. Sebab, pandemi Covid-19 tidak pandang bulu. Siapa saja bisa jadi korban. Polri, sebagai bagian dari masyarakat, bisa berkontribusi sebagai relawan kemanusiaan mengikuti donor plasma konvalesen.

Dalam sebuah donor plasma yang diadakan BUMD Kota Surabaya, PT SIER, Isir mengatakan, sejak Senin (1/2), puluhan anggota Polrestabes Surabaya mulai menjalani donor plasma konvalesen. Total, anggota Polri di Surabaya yang lulus skrining donor plasma 43 orang dari 130 penyintas Covid-19. “Sekarang terus mulai donor berurutan,” katanya.

Isir berharap donor plasma konvalesen semakin masif di Surabaya. Karena proses donor plasma konvalesen ini bisa diulang dalam dua minggu sepanjang antibodi masih memenuhi syarat. “Sehingga seorang pendonor bisa lebih dari sekali donor. Maka, dari pasien Covid-19 yang sembuh, ayo jangan ragu ikuti skrining plasma konvalesen,” katanya.

Selain menggerakkan anggotanya, Isir juga bersedia melindungi dan mendampingi gerakan komunitas penyintas Covid-19 agar donor plasma konvalesen semakin masif. Dengan harapan Surabaya sehat, Jatim bangkit, dan Indonesia maju. “Kami bersedia sebagai pelindung pendamping, harapannya Surabaya sehat, produktif, Jatim bangkit, Indonesia maju,” katanya.

Dalam donor darah dan plasma konvalesen di PT SIER, Selasa (2/2), Isir bersama Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengungkapkan, kampanye gerakan donor plasma konvalesen terus digalakkan oleh Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya. Para penyintas diharapkan dapat terus berpartisipasi untuk gerakan donor plasma konvalesen.

Isir menambahkan, pihaknya terus melakukan blusukan dan sosialisasi kepada warga terkait gerakan donor plasma konvalesen. “Mudah-mudahan tidak ada lagi yang harus fatal,” ujar mantan Ajudan Presiden Jokowi tersebut.

Isir mengajak warga Surabaya yang menjadi penyintas Covid-19 untuk berpartisipasi menjadi bagian dalam gerakan kemanusiaan dengan menjadi pendonor plasma konvalesen sehingga bisa membantu penyembuhan pasien terpapar Covid-19. “Ayo lur, ojo wedi. Warga Suroboyo wani! Ayo ikut donor plasma konvalesen!” ajaknya. [TIF]

]]> .
Direktur Eksekutif Jatim Institute Yudo Adianto Salim mengapresiasi kerja keras Kapolrestabes Surabaya Kombes Johnny Eddizon Isir yang telah menggerakkan anggotanya yang sembuh dari Covid-19 untuk menjadi pendonor plasma darah konvalesen. Menurutnya, langkah Isir membuat warga Surabaya bangga.

“Kami, warga Surabaya, bangga atas upaya Kapolrestabes Surabaya yang telah menggerakkan anggotanya yang pernah terpapar Covid-19 untuk donor plasma konvalesen. Beliau juga aktif mendorong gerakan relawan kemanusiaan Covid-19 bersama Pemerintah Kota Surabaya dengan melibatkan banyak pihak mulai dari BUMD, swasta, dan komunitas masyarakat,” ungkap Yudo, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/2).

Sebelumnya, Isir mengatakan, donor plasma konvalesen sebagai upaya gerakan kemanusiaan. Sebab, pandemi Covid-19 tidak pandang bulu. Siapa saja bisa jadi korban. Polri, sebagai bagian dari masyarakat, bisa berkontribusi sebagai relawan kemanusiaan mengikuti donor plasma konvalesen.

Dalam sebuah donor plasma yang diadakan BUMD Kota Surabaya, PT SIER, Isir mengatakan, sejak Senin (1/2), puluhan anggota Polrestabes Surabaya mulai menjalani donor plasma konvalesen. Total, anggota Polri di Surabaya yang lulus skrining donor plasma 43 orang dari 130 penyintas Covid-19. “Sekarang terus mulai donor berurutan,” katanya.

Isir berharap donor plasma konvalesen semakin masif di Surabaya. Karena proses donor plasma konvalesen ini bisa diulang dalam dua minggu sepanjang antibodi masih memenuhi syarat. “Sehingga seorang pendonor bisa lebih dari sekali donor. Maka, dari pasien Covid-19 yang sembuh, ayo jangan ragu ikuti skrining plasma konvalesen,” katanya.

Selain menggerakkan anggotanya, Isir juga bersedia melindungi dan mendampingi gerakan komunitas penyintas Covid-19 agar donor plasma konvalesen semakin masif. Dengan harapan Surabaya sehat, Jatim bangkit, dan Indonesia maju. “Kami bersedia sebagai pelindung pendamping, harapannya Surabaya sehat, produktif, Jatim bangkit, Indonesia maju,” katanya.

Dalam donor darah dan plasma konvalesen di PT SIER, Selasa (2/2), Isir bersama Plt Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana mengungkapkan, kampanye gerakan donor plasma konvalesen terus digalakkan oleh Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya. Para penyintas diharapkan dapat terus berpartisipasi untuk gerakan donor plasma konvalesen.

Isir menambahkan, pihaknya terus melakukan blusukan dan sosialisasi kepada warga terkait gerakan donor plasma konvalesen. “Mudah-mudahan tidak ada lagi yang harus fatal,” ujar mantan Ajudan Presiden Jokowi tersebut.

Isir mengajak warga Surabaya yang menjadi penyintas Covid-19 untuk berpartisipasi menjadi bagian dalam gerakan kemanusiaan dengan menjadi pendonor plasma konvalesen sehingga bisa membantu penyembuhan pasien terpapar Covid-19. “Ayo lur, ojo wedi. Warga Suroboyo wani! Ayo ikut donor plasma konvalesen!” ajaknya. [TIF]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories

Generated by Feedzy