Gencatan Senjata Israel Dan Hamas, Gelora Harap Kedua Pihak Konsisten .

Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menyambut baik keputusan gencatan senjata antara pemerintah Palestina dan pemerintah Israel di jalur Gaza.

“Kita ikut bergembira karena pada akhirnya hari ini gencatan senjata telah dilakukan antara Israel dengan Hamas,” ucap Anis Matta kepada wartawan di Kantor DPN Partai Gelora, Jakarta, Jumat (21/5).

Anis pun berharap kedua pihak konsisten dengan keputusan untuk melakukan gencatan senjata ini. Karena pada akhirnya, korban terbesar dari perang ini adalah masyarakat sipil di Palestina. Meskipun ada juga korban jiwa warga Israel.

“Saya kira ini momen yang baik untuk semua pihak,” katanya.

Mantan Presiden PKS inipun menganggap gencatan senjata yang terjadi merupakan momen sejarah bagi Palestina. Palestina bisa mengimbangi kekuatan militer Israel, bahkan bisa merusak instalasi strategis Israel seperti kilang minyak kemudian bandara dan seterusnya.

Bukti lain dari kemenangan Palestina adalah keengganan Israel untuk melakukan serangan darat secara besar-besaran. Tadinya, Anis menduga akan ada serangan tapi ternyata serangan darat ini tidak ada.

“Dan saya kira ini satu pertanda bahwa secara mental tidak ada keberanian yang cukup dari petinggi Israel untuk mengambil keputusan melakukan serangan darat itu,” tuturnya.

Pilihan Israel itu, menjadi catatan awal kemerdekaan bagi Palestina. Selanjutnya, Anis meminta kepada pemerintah Indonesia untuk memainkan peran sebagai negara muslim terbesar di dunia bersama dengan Turki menginisiasi langkah-langkah mediasi mengkonsolidasi kemerdekaan Palestina.

“Insyaallah ini akan membuahkan hasil yang besar dan inilah sesungguhnya peran yang diharapkan oleh masyarakat Palestina dan dunia islam saat ini,” harapnya.

Senada, Sekjen Partai Gelora Mahfuz Sidik juga mengaku senang dengan adanya gencatan senjata ini.

“Patut kita syukuri adanya gencatan senjata ini. Karena terlepas dari apapun dari konflik ini yang jelas selama 11 hari jumlah korban jiwa di masyarakat sipil ini sangat banyak,” katanya.

Dengan adanya kesepatakan ini, setidaknya tidak ada lagi korban jiwa dari sipil akibat perang antara Israel dan Palestina. [REN]

]]> .
Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Anis Matta menyambut baik keputusan gencatan senjata antara pemerintah Palestina dan pemerintah Israel di jalur Gaza.

“Kita ikut bergembira karena pada akhirnya hari ini gencatan senjata telah dilakukan antara Israel dengan Hamas,” ucap Anis Matta kepada wartawan di Kantor DPN Partai Gelora, Jakarta, Jumat (21/5).

Anis pun berharap kedua pihak konsisten dengan keputusan untuk melakukan gencatan senjata ini. Karena pada akhirnya, korban terbesar dari perang ini adalah masyarakat sipil di Palestina. Meskipun ada juga korban jiwa warga Israel.

“Saya kira ini momen yang baik untuk semua pihak,” katanya.

Mantan Presiden PKS inipun menganggap gencatan senjata yang terjadi merupakan momen sejarah bagi Palestina. Palestina bisa mengimbangi kekuatan militer Israel, bahkan bisa merusak instalasi strategis Israel seperti kilang minyak kemudian bandara dan seterusnya.

Bukti lain dari kemenangan Palestina adalah keengganan Israel untuk melakukan serangan darat secara besar-besaran. Tadinya, Anis menduga akan ada serangan tapi ternyata serangan darat ini tidak ada.

“Dan saya kira ini satu pertanda bahwa secara mental tidak ada keberanian yang cukup dari petinggi Israel untuk mengambil keputusan melakukan serangan darat itu,” tuturnya.

Pilihan Israel itu, menjadi catatan awal kemerdekaan bagi Palestina. Selanjutnya, Anis meminta kepada pemerintah Indonesia untuk memainkan peran sebagai negara muslim terbesar di dunia bersama dengan Turki menginisiasi langkah-langkah mediasi mengkonsolidasi kemerdekaan Palestina.

“Insyaallah ini akan membuahkan hasil yang besar dan inilah sesungguhnya peran yang diharapkan oleh masyarakat Palestina dan dunia islam saat ini,” harapnya.

Senada, Sekjen Partai Gelora Mahfuz Sidik juga mengaku senang dengan adanya gencatan senjata ini.

“Patut kita syukuri adanya gencatan senjata ini. Karena terlepas dari apapun dari konflik ini yang jelas selama 11 hari jumlah korban jiwa di masyarakat sipil ini sangat banyak,” katanya.

Dengan adanya kesepatakan ini, setidaknya tidak ada lagi korban jiwa dari sipil akibat perang antara Israel dan Palestina. [REN]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories