Gelar RUPST, CIMB Niaga Finance Catat Aset Tumbuh 12,45 Persen .

Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance) menyetujui kinerja keuangan CIMB Niaga Finance yang tumbuh positif, meski di tengah perkonomian global akibat pandemi Covid-19, dengan mencatat aset kelolaan sebesar Rp 5,52 triliun.

Jumlah tersebut naik 12,45 persen dibandingkan periode 2019 sebesar Rp 4,90 triliun. Perseroan juga berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 224,81 miliar pada tahun 2020, naik 2,63 persen dibandingkan 2019 sebesar Rp 219,04 miliar.

Sedangkan, jumlah pendapatan tahun 2020 tercatat sebesar Rp 854,97 miliar, naik 16,30 persen dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 735,16 miliar.

Presiden Direktur CIMB Niaga Finance Ristiawan Suherman mengaku bersyukur perusahaannya mampu melewati beragam tantangan perekonomian tahun 2020 melalui transformasi digitalisasi,

”Kami optimis dengan semangat dan kerja keras serta dukungan shareholders, kami dapat melanjutkan pertumbuhan yang telah direncanakan tahun ini,” imbuhnya dalam keterangan, Rabu (7/4).

Tak hanya itu, dalam RUPST, para pemegang saham menyetujui penggunaan dividen tunai sebesar Rp 22,48 miliar atau 10 persen dari laba bersih CIMB Niaga Finance tahun buku 2020 yaitu sebesar Rp 224,81 miliar.

Perseroan secara konsisten memberikan deviden selama tiga tahun terakhir. Adapun sisa laba bersih setelah dikurangi pembayaran deviden tunai, dibukukan sebagai laba ditahan untuk membiayai kegiatan usaha Perseroan.

 

Terkait dengan berakhirnya masa jabatan anggota dewan komisaris dan dewan pengawas Syariah (DPS), RUPST menyetujui pengangkatan kembali Serena Karlita Ferdinandus dan Hidayat Dardjat Prawiradilaga sebagai Komisaris Independen serta Huzaemah Tahido dan Fathurrahman Djamil sebagai dewan pengawas syariah untuk masa jabatan sampai dengan RUPST Tahun 2024.

Adapun, RUPST menyetujui pengangkatan Cheong Chee Wai sebagai Komisaris dengan masa jabatan efektif setelah mendapat persetujuan dari OJK dan/atau terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan dalam surat persetujuan dari OJK sampai dengan RUPST pada tahun 2024.

Dengan pengangkatan tersebut, maka susunan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah CIMB Niaga Finance adalah sebagai berikut: Presiden Komisaris Lani Darmawan, Komisaris Koei Hwei Lien dan Cheong Chee Wai, Komisaris Independen Serena Karlita Ferdinandus dan Hidayat Dardjat Prawiradilaga.

Jabatan tersebut efektif setelah mendapat persetujuan OJK dan/atau terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan dalam persetujuan OJK dimaksud.

Selain itu, dalam RUPST juga dilaporkan mengenai Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Perseroan tahun 2020-2021 yang telah disampaikan kepada OJK sesuai POJK No. 51/POJK.03/2017.

Memasuki tahun 2021, perseroan telah menyiapkan berbagai inisiatif efisiensi perusahaan dengan langkah percepatan inovasi digital bagi perusahaan dan nasabah. Diantaranya Digital Customer Service (Digital CS), Tanda Tangan Digital atau Digital Signature, Peluncuran Fitur CNAF Mobile-Sahabat CNAF dan Lelang Online bekerjasama dengan balai lelang tersertifikasi.

“Kami akan terus mengembangkan bisnis secara berkelanjutan dan bertanggung jawab dengan tetap mengedepankan customer experience,” pungkasnya. [DWI]

]]> .
Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT CIMB Niaga Auto Finance (CIMB Niaga Finance) menyetujui kinerja keuangan CIMB Niaga Finance yang tumbuh positif, meski di tengah perkonomian global akibat pandemi Covid-19, dengan mencatat aset kelolaan sebesar Rp 5,52 triliun.

Jumlah tersebut naik 12,45 persen dibandingkan periode 2019 sebesar Rp 4,90 triliun. Perseroan juga berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 224,81 miliar pada tahun 2020, naik 2,63 persen dibandingkan 2019 sebesar Rp 219,04 miliar.

Sedangkan, jumlah pendapatan tahun 2020 tercatat sebesar Rp 854,97 miliar, naik 16,30 persen dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 735,16 miliar.

Presiden Direktur CIMB Niaga Finance Ristiawan Suherman mengaku bersyukur perusahaannya mampu melewati beragam tantangan perekonomian tahun 2020 melalui transformasi digitalisasi,

”Kami optimis dengan semangat dan kerja keras serta dukungan shareholders, kami dapat melanjutkan pertumbuhan yang telah direncanakan tahun ini,” imbuhnya dalam keterangan, Rabu (7/4).

Tak hanya itu, dalam RUPST, para pemegang saham menyetujui penggunaan dividen tunai sebesar Rp 22,48 miliar atau 10 persen dari laba bersih CIMB Niaga Finance tahun buku 2020 yaitu sebesar Rp 224,81 miliar.

Perseroan secara konsisten memberikan deviden selama tiga tahun terakhir. Adapun sisa laba bersih setelah dikurangi pembayaran deviden tunai, dibukukan sebagai laba ditahan untuk membiayai kegiatan usaha Perseroan.

 

Terkait dengan berakhirnya masa jabatan anggota dewan komisaris dan dewan pengawas Syariah (DPS), RUPST menyetujui pengangkatan kembali Serena Karlita Ferdinandus dan Hidayat Dardjat Prawiradilaga sebagai Komisaris Independen serta Huzaemah Tahido dan Fathurrahman Djamil sebagai dewan pengawas syariah untuk masa jabatan sampai dengan RUPST Tahun 2024.

Adapun, RUPST menyetujui pengangkatan Cheong Chee Wai sebagai Komisaris dengan masa jabatan efektif setelah mendapat persetujuan dari OJK dan/atau terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan dalam surat persetujuan dari OJK sampai dengan RUPST pada tahun 2024.

Dengan pengangkatan tersebut, maka susunan Dewan Komisaris dan Dewan Pengawas Syariah CIMB Niaga Finance adalah sebagai berikut: Presiden Komisaris Lani Darmawan, Komisaris Koei Hwei Lien dan Cheong Chee Wai, Komisaris Independen Serena Karlita Ferdinandus dan Hidayat Dardjat Prawiradilaga.

Jabatan tersebut efektif setelah mendapat persetujuan OJK dan/atau terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan dalam persetujuan OJK dimaksud.

Selain itu, dalam RUPST juga dilaporkan mengenai Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan Perseroan tahun 2020-2021 yang telah disampaikan kepada OJK sesuai POJK No. 51/POJK.03/2017.

Memasuki tahun 2021, perseroan telah menyiapkan berbagai inisiatif efisiensi perusahaan dengan langkah percepatan inovasi digital bagi perusahaan dan nasabah. Diantaranya Digital Customer Service (Digital CS), Tanda Tangan Digital atau Digital Signature, Peluncuran Fitur CNAF Mobile-Sahabat CNAF dan Lelang Online bekerjasama dengan balai lelang tersertifikasi.

“Kami akan terus mengembangkan bisnis secara berkelanjutan dan bertanggung jawab dengan tetap mengedepankan customer experience,” pungkasnya. [DWI]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories