Gelar InnoVillage 2021, Telkom Ingin Cetak Sociopreneur Muda

PT Telkom Indonesia berkolaborasi dengan Telkom University, Forum Rektor Indonesia, Aperti BUMN, dan Indonesia Career Center Network (ICCN) menggelar Kompetisi Wirausahawan Sosial (Sociopreneurship), di bidang teknologi digital yang bertajuk InnoVillage 2021.

Kompetisi ini untuk memperbanyak talenta digital di Indonesia, dan bukti komitmen Telkom mendukung program transformasi digital Indonesia.

“Program ini diharapkan dapat melahirkan karya inovasi digital dan melahirkan talenta-talenta digital muda yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia,” ujar Direktur Human Capital Management Telkom, Afriwandi dalam Grand Launching InnoVillage 2021 yang digelar secara virtual, Selasa (31/8).

Ia mengatakan, kompetisi InnoVillage ini dibuka untuk mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. 

Afriwandi berharap melalui kompetisi akan didapatkan 120 karya inovasi digital dan akan mendapat pendanaan dari Telkom, dan selanjutnya direalisasikan menjadi solusi untuk masyarakat.

Rektor Telkom University sekaligus Ketua APERTI BUMN, Adiwijaya mengatakan, kompetisi InnoVillage menjadi salah satu cara perguruan tinggi mengimplementasikan semangat program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. 

“Tentu kita harus memiliki inisiatif untuk mengimplementasikan semangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dan membuat mahasiswa terbiasa menjadi keypoint serta bisa beraktivitas untuk mengisi kemerdekaan Indonesia. Cakupan InnoVillage 2021 lebih besar dibanding edisi sebelumnya demi memperluas manfaat yang timbul dari kompetisi ini,” kata Adiwijaya.

Menurut Ketua Forum Rektor Indonesia, Panut Mulyono, InnoVillage 2021 dapat membawa banyak manfaat bagi masyarakat dan mahasiswa, karena akan ada banyak masalah sosial dapat teratasi oleh inovasi-inovasi digital yang muncul nantinya. 

“Saya mengajak seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk berpartisipasi dengan mendorong mahasiswanya turut serta dalam program ini,” kata Panut.

Pada kesempatan yang sama, Presiden ICCN Teddy Indra Budiwan menyebut partisipasi mahasiswa pada InnoVillage dapat mengasah skill dan memperluas jaringan peserta. 

“InnoVillage adalah acara yang  unik karena memberi kesempatan mahasiswa memberi sumbangsih bagi masyarakat. Masalah yang diperhatikan, solusi yang dikemukakan, dan dampaknya bagi masyarakat sedemikian relevannya sampai bisa mengubah hidup dari masyarakat. Ini menggambarkan bahwa solusi-solusi yang muncul dari InnoVillage sangat bagus dan relevan,” kata Teddy.

Penyelenggaraan InnoVillage 2021 menjadi kali kedua ajang ini digelar, setelah pada 2020 lalu kompetisi ini diadakan untuk pertama kalinya. 

Pada tahun ini, InnoVillage diselenggarakan dengan tema Empowering Young Sociopreneur for Sustainable Digital Village. Tajuk ini dipilih dengan harapan agar melalui ajang ini lahir para sociopreneur muda yang memiliki inovasi untuk membantu masyarakat desa menyelesaikan berbagai masalah sosial.

InnoVillage kali ini dapat diikuti mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Mahasiswa yang tertarik mengikuti kompetisi ini bisa mendaftar dan mengirimkan proposal proyek sejak 28 Agustus hingga 10 September 2021 melalui laman www.innovillage.id. 

InnoVillage 2021 diproyeksikan menerima lebih dari seribu proposal kegiatan dari mahasiswa berbagai perguruan tinggi.[MFA]

 

]]> PT Telkom Indonesia berkolaborasi dengan Telkom University, Forum Rektor Indonesia, Aperti BUMN, dan Indonesia Career Center Network (ICCN) menggelar Kompetisi Wirausahawan Sosial (Sociopreneurship), di bidang teknologi digital yang bertajuk InnoVillage 2021.

Kompetisi ini untuk memperbanyak talenta digital di Indonesia, dan bukti komitmen Telkom mendukung program transformasi digital Indonesia.

“Program ini diharapkan dapat melahirkan karya inovasi digital dan melahirkan talenta-talenta digital muda yang bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa Indonesia,” ujar Direktur Human Capital Management Telkom, Afriwandi dalam Grand Launching InnoVillage 2021 yang digelar secara virtual, Selasa (31/8).

Ia mengatakan, kompetisi InnoVillage ini dibuka untuk mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. 

Afriwandi berharap melalui kompetisi akan didapatkan 120 karya inovasi digital dan akan mendapat pendanaan dari Telkom, dan selanjutnya direalisasikan menjadi solusi untuk masyarakat.

Rektor Telkom University sekaligus Ketua APERTI BUMN, Adiwijaya mengatakan, kompetisi InnoVillage menjadi salah satu cara perguruan tinggi mengimplementasikan semangat program Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang dicanangkan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. 

“Tentu kita harus memiliki inisiatif untuk mengimplementasikan semangat Merdeka Belajar Kampus Merdeka, dan membuat mahasiswa terbiasa menjadi keypoint serta bisa beraktivitas untuk mengisi kemerdekaan Indonesia. Cakupan InnoVillage 2021 lebih besar dibanding edisi sebelumnya demi memperluas manfaat yang timbul dari kompetisi ini,” kata Adiwijaya.

Menurut Ketua Forum Rektor Indonesia, Panut Mulyono, InnoVillage 2021 dapat membawa banyak manfaat bagi masyarakat dan mahasiswa, karena akan ada banyak masalah sosial dapat teratasi oleh inovasi-inovasi digital yang muncul nantinya. 

“Saya mengajak seluruh perguruan tinggi di Indonesia untuk berpartisipasi dengan mendorong mahasiswanya turut serta dalam program ini,” kata Panut.

Pada kesempatan yang sama, Presiden ICCN Teddy Indra Budiwan menyebut partisipasi mahasiswa pada InnoVillage dapat mengasah skill dan memperluas jaringan peserta. 

“InnoVillage adalah acara yang  unik karena memberi kesempatan mahasiswa memberi sumbangsih bagi masyarakat. Masalah yang diperhatikan, solusi yang dikemukakan, dan dampaknya bagi masyarakat sedemikian relevannya sampai bisa mengubah hidup dari masyarakat. Ini menggambarkan bahwa solusi-solusi yang muncul dari InnoVillage sangat bagus dan relevan,” kata Teddy.

Penyelenggaraan InnoVillage 2021 menjadi kali kedua ajang ini digelar, setelah pada 2020 lalu kompetisi ini diadakan untuk pertama kalinya. 

Pada tahun ini, InnoVillage diselenggarakan dengan tema Empowering Young Sociopreneur for Sustainable Digital Village. Tajuk ini dipilih dengan harapan agar melalui ajang ini lahir para sociopreneur muda yang memiliki inovasi untuk membantu masyarakat desa menyelesaikan berbagai masalah sosial.

InnoVillage kali ini dapat diikuti mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Mahasiswa yang tertarik mengikuti kompetisi ini bisa mendaftar dan mengirimkan proposal proyek sejak 28 Agustus hingga 10 September 2021 melalui laman www.innovillage.id. 

InnoVillage 2021 diproyeksikan menerima lebih dari seribu proposal kegiatan dari mahasiswa berbagai perguruan tinggi.[MFA]

 
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories