Gelar IGDS 2021, Kemenperin Kerek Desain Produk Industri

Kementerian Perindustrian kembali menggelar kompetisi Indonesia Good Design Selection (IGDS) ke-18 tahun ini. Dengan IGDS, nilai tambah desain produk Industri nasional ditargetkan meningkat.

IGDS merupakan penghargaan tertinggi untuk desain produk industri yang diberikan pemerintah kepada desainer produk industri dan perusahaan industi Indonesia.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih mengatakan, desain produk memberikan nilai tambah yang signifikan pada produk itu sendiri. Berdasarkan Global Industrial Design Market 2020 Research Report, nilai pasar global dari desain produk industri sangatlah besar.

Menurut dia, pada 2019, nilainya tercatat mencapai 45,38 miliar dolar AS. Dan pada 2026 diproyeksi akan mencapai 65,41 miliar dolar AS dengan tingkat pertumbuhan sebesar 5,3 persen selama tahun 2021-2026. Fakta tersebut menunjukkan besarnya peluang di sektor desain industri yang dapat terus dimaksimalkan.

“Sehingga perlu dibutuhkan kolaborasi yang tepat di antara pemerintah, desainer, pelaku bisnis dan industri.

Kali ini, Ditjen IKMA Kemenperin menggandeng enam asosiasi desain Indonesia, yaitu Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII), Himpunan Desainer Mebel Indonesia (HDMI), Asosiasi Profesional Desain Komunikasi Visual Indonesia (AIDIA), Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) dan Federasi Pengemasan Indonesia (IPF). Upaya kerja sama ini untuk memberikan nilai tambah peningkatan daya saing produk industri nasional.

Kompetisi IGDS tahun 2021 mengusung tema “Produk Indonesia Berkarakter” yang diharapkan mampu mencerminkan karakter positif berbagai jenis Industri di Indonesia. IGDS 2021 diharapkan dapat lebih mendorong peningkatan kualitas dan manfaat produk untuk masyarakat dan mampu mengangkat nilai-nilai budaya lokal yang diterima oleh pasar domestik dan global sebagai solusi berkelanjutan.

Penghargaan IGDS memiliki dua kategori penghargaan, yaitu IGDS Design Product, penghargaan yang diberikan atas desain produk industri berkualitas baik yang telah dan masih diproduksi atau dipasarkan. “Berikutnya, IGDS Design Concept, yaitu penghargaan yang diberikan atas konsep desain produk industri berkualitas baik dalam bentuk prototype atau sampel produk,” jelas Gati.

IGDS 2021 akan menghadirkan lima jenis penghargaan, yaitu Good Design, yang akan diberikan kepada produk yang memenuhi kriteria good design, kemudian Best 20 yang bakal diberikan kepada 20 produk terbaik, People’s Choice diberikan kepada satu produk yang dipilih langsung oleh masyarakat umum, Best 3 yang diberikan kepada tiga produk terbaik, dan Grand Award sebagai penghargaan tertinggi yang diberikan kepada satu produk terbaik. 

“Desainer terbaik berkesempatan memenangkan sertifikat, trofi, penggunaan logo, uang pembinaan dan pembinaan produk,” sebut Gati. 

Peserta IGDS tiap tahunnya terus meningkat, dari 99 produk pada 2016, menjadi 243 produk pada 2017, kemudian hingga 333 produk pada 2019. Sedangkan pada tahun lalu sebanyak 386 produk.

Pendaftaran IGDS 2021 mulai berlangsung pada 4 Maret 2021 hingga 31 Mei 2021 di laman igds.kemenperin.go.id. Rangkaian IGDS 2021 akan dilanjutkan dengan Sosialisasi, Seleksi Administratif, Penjurian Tahap I, Penjurian Tahap II, Penjurian Tahap III dan puncak acara yaitu Penganugerahan Penghargaan IGDS 2021. [DIT]

]]> Kementerian Perindustrian kembali menggelar kompetisi Indonesia Good Design Selection (IGDS) ke-18 tahun ini. Dengan IGDS, nilai tambah desain produk Industri nasional ditargetkan meningkat.

IGDS merupakan penghargaan tertinggi untuk desain produk industri yang diberikan pemerintah kepada desainer produk industri dan perusahaan industi Indonesia.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih mengatakan, desain produk memberikan nilai tambah yang signifikan pada produk itu sendiri. Berdasarkan Global Industrial Design Market 2020 Research Report, nilai pasar global dari desain produk industri sangatlah besar.

Menurut dia, pada 2019, nilainya tercatat mencapai 45,38 miliar dolar AS. Dan pada 2026 diproyeksi akan mencapai 65,41 miliar dolar AS dengan tingkat pertumbuhan sebesar 5,3 persen selama tahun 2021-2026. Fakta tersebut menunjukkan besarnya peluang di sektor desain industri yang dapat terus dimaksimalkan.

“Sehingga perlu dibutuhkan kolaborasi yang tepat di antara pemerintah, desainer, pelaku bisnis dan industri.

Kali ini, Ditjen IKMA Kemenperin menggandeng enam asosiasi desain Indonesia, yaitu Aliansi Desainer Produk Industri Indonesia (ADPII), Himpunan Desainer Mebel Indonesia (HDMI), Asosiasi Profesional Desain Komunikasi Visual Indonesia (AIDIA), Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII), Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI) dan Federasi Pengemasan Indonesia (IPF). Upaya kerja sama ini untuk memberikan nilai tambah peningkatan daya saing produk industri nasional.

Kompetisi IGDS tahun 2021 mengusung tema “Produk Indonesia Berkarakter” yang diharapkan mampu mencerminkan karakter positif berbagai jenis Industri di Indonesia. IGDS 2021 diharapkan dapat lebih mendorong peningkatan kualitas dan manfaat produk untuk masyarakat dan mampu mengangkat nilai-nilai budaya lokal yang diterima oleh pasar domestik dan global sebagai solusi berkelanjutan.

Penghargaan IGDS memiliki dua kategori penghargaan, yaitu IGDS Design Product, penghargaan yang diberikan atas desain produk industri berkualitas baik yang telah dan masih diproduksi atau dipasarkan. “Berikutnya, IGDS Design Concept, yaitu penghargaan yang diberikan atas konsep desain produk industri berkualitas baik dalam bentuk prototype atau sampel produk,” jelas Gati.

IGDS 2021 akan menghadirkan lima jenis penghargaan, yaitu Good Design, yang akan diberikan kepada produk yang memenuhi kriteria good design, kemudian Best 20 yang bakal diberikan kepada 20 produk terbaik, People’s Choice diberikan kepada satu produk yang dipilih langsung oleh masyarakat umum, Best 3 yang diberikan kepada tiga produk terbaik, dan Grand Award sebagai penghargaan tertinggi yang diberikan kepada satu produk terbaik. 

“Desainer terbaik berkesempatan memenangkan sertifikat, trofi, penggunaan logo, uang pembinaan dan pembinaan produk,” sebut Gati. 

Peserta IGDS tiap tahunnya terus meningkat, dari 99 produk pada 2016, menjadi 243 produk pada 2017, kemudian hingga 333 produk pada 2019. Sedangkan pada tahun lalu sebanyak 386 produk.

Pendaftaran IGDS 2021 mulai berlangsung pada 4 Maret 2021 hingga 31 Mei 2021 di laman igds.kemenperin.go.id. Rangkaian IGDS 2021 akan dilanjutkan dengan Sosialisasi, Seleksi Administratif, Penjurian Tahap I, Penjurian Tahap II, Penjurian Tahap III dan puncak acara yaitu Penganugerahan Penghargaan IGDS 2021. [DIT]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories