Gegara Terendam Banjir, KAI Batalkan 42 KA Yang Melintas Di Jalur Kedunggedeh – Lemahabang

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI masih menghentikan sementara operasional 42 perjalanan KA dari dan ke Jakarta. Lantaran jalur Kedunggedeh – Lemahabang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang terendam banjir akhir pekan lalu masih dalam perbaikan.

Vice President (VP) Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, hingga Senin (22/2) jalur kereta api antara Kedunggedeh – Lemahabang masih dalam perbaikan oleh petugas di lapangan, akibat pondasinya yang tergerus banjir.

“Saat ini, kondisi jalur masih belum aman untuk dilalui kereta api. Sehingga perjalanan kereta yang melalui jalur lintas Kedunggedeh – Lemahabang pada keberangkatan 22 Februari belum dapat dioperasikan,” ujarnya, di Jakarta, Senin (22/2).

Menurutnya, petugas sedang berupaya semaksimal mungkin agar jalur KA antara Kedunggedeh – Lemahabang dapat segera dioperasikan kembali. Untuk mempercepat proses perbaikan, KAI telah menurunkan alat berat berupa mesin Profile Ballast Regulator, yang berfungsi mengembalikan pondasi jalur KA seperti semula.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi,” tuturnya.

Ia pun memastikan, bagi pelanggan yang perjalanan KA-nya dibatalkan telah dihubungi oleh Contact Center KAI121 terkait pengembalian 100 persen uang tiket. “Pembatalan dapat dilakukan di seluruh stasiun penjualan tiket KA Jarak Jauh atau Lokal hingga 30 hari setelah tanggal keberangkatan,” imbuhnya.

Sebelumnya, cuaca ekstrim yang terjadi di wilayah tersebut, pada Sabtu (20/2), mengakibatkan banjir, serta meluapnya sungai yang menyebabkan pondasi jalur kereta api tergerus derasnya arus banjir. [IMA]

]]> PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI masih menghentikan sementara operasional 42 perjalanan KA dari dan ke Jakarta. Lantaran jalur Kedunggedeh – Lemahabang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang terendam banjir akhir pekan lalu masih dalam perbaikan.

Vice President (VP) Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, hingga Senin (22/2) jalur kereta api antara Kedunggedeh – Lemahabang masih dalam perbaikan oleh petugas di lapangan, akibat pondasinya yang tergerus banjir.

“Saat ini, kondisi jalur masih belum aman untuk dilalui kereta api. Sehingga perjalanan kereta yang melalui jalur lintas Kedunggedeh – Lemahabang pada keberangkatan 22 Februari belum dapat dioperasikan,” ujarnya, di Jakarta, Senin (22/2).

Menurutnya, petugas sedang berupaya semaksimal mungkin agar jalur KA antara Kedunggedeh – Lemahabang dapat segera dioperasikan kembali. Untuk mempercepat proses perbaikan, KAI telah menurunkan alat berat berupa mesin Profile Ballast Regulator, yang berfungsi mengembalikan pondasi jalur KA seperti semula.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi,” tuturnya.

Ia pun memastikan, bagi pelanggan yang perjalanan KA-nya dibatalkan telah dihubungi oleh Contact Center KAI121 terkait pengembalian 100 persen uang tiket. “Pembatalan dapat dilakukan di seluruh stasiun penjualan tiket KA Jarak Jauh atau Lokal hingga 30 hari setelah tanggal keberangkatan,” imbuhnya.

Sebelumnya, cuaca ekstrim yang terjadi di wilayah tersebut, pada Sabtu (20/2), mengakibatkan banjir, serta meluapnya sungai yang menyebabkan pondasi jalur kereta api tergerus derasnya arus banjir. [IMA]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories