Gebyar Senam Kemerdekaan Merah Putihkan Kawasan CBD Ciledug

Kawasan Central Business District (CBD) Ciledug, Kota Tangerang, Banten mendadak menjadi lautan ”merah putih.” Ribuan emak-emak dari komunitas senam di berbagai wilayah Jabodetabek dengan berseragam merah putih tumplek di acara Gebyar Senam Kemerdekaan di tempat itu, Minggu (4/9).

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dari Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Antara lain, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Ruang Publik Olahraga Subur Frindiyadi dan Kabid Pengembangan Sanggar dan Pusat Kebugaran Angga Prananda Bhakti. 

“Seharusnya Ibu-Ibu bawa anak-anaknya juga ke sini. Kita tahu anak-anak sekarang lebih suka main HP. Kalau ikut ke sini, setidaknya akan ikut bergerak dan menjadikan bugar bersama,” ungkap Subur Frindiyadi.

Subur mengapresiasi panitia dan peserta atas terselenggaranya senam massal tersebut. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat tetap berlanjut walaupun nantinya tanpa adanya doorprize, minimal seminggu sekali,” lanjutnya.

Dia menekankan, tujuan senam bukanlah doorprize. Yang paling penting adalah olahraganya yang menghasilkan kebugaran tubuh. “Hasil riset kami di Kemenpora, tingkat kebugaran masyarakat Indonesia di bawah standar. Bayangkan, 76 persen dari seluruh jumlah penduduk se-Indonesia masih belum benar-benar bugar, bahkan tidak bugar,” imbuhnya.

Kondisi ini, menurut Subur, menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Kemenpora dan pihak terkait. “Pak Menteri (Menpora) mencanangkan dalam lima tahun mendatang partisipasi masyarakat dalam olahraga bertambah. Sehingga harapannya tingkat kebugarannya juga bertambah,” ucap Subur.

Untuk itu, Subur berharap masyarakat mulai turut berpartisipasi untuk berolahraga. Subur menyarankan, satu keluarga dapat keluar rumah bersama untuk olahraga di ruang publik. Terutama, pada hari libur. Apalagi kondisi saat ini lebih memungkinkan, karena pandemi mulai berakhir.

Subur mengatakan, komunitas senam sebenarnya semakin berkembang. Bahkan, dalam satu RT, terutama di kota-kota, sudah memiliki komunitas senam.

“Tapi ya itu, kebanyakan masih ibu-ibu. Seperti kalau ada acara-acara seperti ini, yang datang ibu-ibu. Bapaknya tidak ikut. Padahal kalau bapaknya ikut, setidaknya anak-anaknya juga tertarik untuk ikut senam,” ungkap Subur.

Dengan mengikutsertakan pada olahraga massal atau olahraga rekreasi, harapannya anak-anak akan merasakan sendiri manfaat kebugaran. Subur berharap, olahraga massal dan olahraga rekreasi semakin menjadi tren, hingga menjadikan budaya olahraga masyarakat Indonesia, dan meregenerasi.

Dalam kegiatan tersebut hadir beragam senam rekomendasi Kemenpora seperti Senam SAH (Stay at Home), Senam Sundul Langit, serta SKJ (Senam Kesegaran Jasmani) untuk pelajar. Selain itu, ada pula senam kreasi seperti Senam Jali-Jali, senam aerobik, dan sebagainya. Kegiatan semakin semarak dengan bagi-bagi doorprize, mulai peralatan elektronik rumah tangga hingga sepeda.

Ketua Yayasan Forum Olahraga dan Seni Alumni Triple Sembilan Herizal, mengatakan, pihaknya menyelenggarakan Gebyar Senam Kemerdekaan di Kawasan CBD Ciledug, Kota Tangerang, dengan tujuan utama untuk menyosialisasikan beberapa jenis senam baku Kemenpora.■

]]> Kawasan Central Business District (CBD) Ciledug, Kota Tangerang, Banten mendadak menjadi lautan ”merah putih.” Ribuan emak-emak dari komunitas senam di berbagai wilayah Jabodetabek dengan berseragam merah putih tumplek di acara Gebyar Senam Kemerdekaan di tempat itu, Minggu (4/9).

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pejabat dari Asisten Deputi Pengelolaan Olahraga Rekreasi, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Antara lain, Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Ruang Publik Olahraga Subur Frindiyadi dan Kabid Pengembangan Sanggar dan Pusat Kebugaran Angga Prananda Bhakti. 

“Seharusnya Ibu-Ibu bawa anak-anaknya juga ke sini. Kita tahu anak-anak sekarang lebih suka main HP. Kalau ikut ke sini, setidaknya akan ikut bergerak dan menjadikan bugar bersama,” ungkap Subur Frindiyadi.

Subur mengapresiasi panitia dan peserta atas terselenggaranya senam massal tersebut. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat tetap berlanjut walaupun nantinya tanpa adanya doorprize, minimal seminggu sekali,” lanjutnya.

Dia menekankan, tujuan senam bukanlah doorprize. Yang paling penting adalah olahraganya yang menghasilkan kebugaran tubuh. “Hasil riset kami di Kemenpora, tingkat kebugaran masyarakat Indonesia di bawah standar. Bayangkan, 76 persen dari seluruh jumlah penduduk se-Indonesia masih belum benar-benar bugar, bahkan tidak bugar,” imbuhnya.

Kondisi ini, menurut Subur, menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi Kemenpora dan pihak terkait. “Pak Menteri (Menpora) mencanangkan dalam lima tahun mendatang partisipasi masyarakat dalam olahraga bertambah. Sehingga harapannya tingkat kebugarannya juga bertambah,” ucap Subur.

Untuk itu, Subur berharap masyarakat mulai turut berpartisipasi untuk berolahraga. Subur menyarankan, satu keluarga dapat keluar rumah bersama untuk olahraga di ruang publik. Terutama, pada hari libur. Apalagi kondisi saat ini lebih memungkinkan, karena pandemi mulai berakhir.

Subur mengatakan, komunitas senam sebenarnya semakin berkembang. Bahkan, dalam satu RT, terutama di kota-kota, sudah memiliki komunitas senam.

“Tapi ya itu, kebanyakan masih ibu-ibu. Seperti kalau ada acara-acara seperti ini, yang datang ibu-ibu. Bapaknya tidak ikut. Padahal kalau bapaknya ikut, setidaknya anak-anaknya juga tertarik untuk ikut senam,” ungkap Subur.

Dengan mengikutsertakan pada olahraga massal atau olahraga rekreasi, harapannya anak-anak akan merasakan sendiri manfaat kebugaran. Subur berharap, olahraga massal dan olahraga rekreasi semakin menjadi tren, hingga menjadikan budaya olahraga masyarakat Indonesia, dan meregenerasi.

Dalam kegiatan tersebut hadir beragam senam rekomendasi Kemenpora seperti Senam SAH (Stay at Home), Senam Sundul Langit, serta SKJ (Senam Kesegaran Jasmani) untuk pelajar. Selain itu, ada pula senam kreasi seperti Senam Jali-Jali, senam aerobik, dan sebagainya. Kegiatan semakin semarak dengan bagi-bagi doorprize, mulai peralatan elektronik rumah tangga hingga sepeda.

Ketua Yayasan Forum Olahraga dan Seni Alumni Triple Sembilan Herizal, mengatakan, pihaknya menyelenggarakan Gebyar Senam Kemerdekaan di Kawasan CBD Ciledug, Kota Tangerang, dengan tujuan utama untuk menyosialisasikan beberapa jenis senam baku Kemenpora.■
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories