Gandeng Universitas Bhayangkara PP KBI Siap Gelar Grading Sabuk Hitam Kickboxing Nasional 2021 .

Selain fokus menempa potensi para atlet binaannya, Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP KBI) juga aktif melakukan pembinaan dan pengembangan potensi pelatih dan wasit-juri. Terbaru, bekerjasama dengan Universitas Bhayangkara Jakarta, PP KBI siap menggelar Grading Sabuk Hitam dan Coaching Clinic Kickboxing Tingkat Nasional 2021.

Kegiatan akan dilaksanakan di Auditorium Universitas Bhayangkara Jakarta pada 3- 6 Juni 2021 mendatang. Panitia kegiatan Grading Sabuk Hitam dan Coaching Clinic Kickboxing Tingkat Nasional 2021 membuka pendaftaran mulai 1 hingga 28 Mei 2021.

Mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, panitia membatasi jumlah peserta hanya 100 orang. Jika peserta membludak, panitia merencanakan untuk menggelar gelombang kedua, kegiatan Grading Sabuk Hitam dan Coaching Clinic Kickboxing Tingkat Nasional 2021.

Ketua panitia N Rossi Nurasjati mengatakan tujuan dari kegiatan Grading Sabuk Hitam dan Coaching Clinic Kickboxing Tingkat Nasional 2021 untuk mencari bibit-bibit baru pelatih yang berkualitas.

“Selain untuk lebih mengembangkan dan mempopulerkan cabang olahraga kickboxing, melalui kegiatan ini PP KBI dengan dukungan dari Universitas Bhayangkara ingin mencetak bibit-bibit baru pelatih berkualitas,” kata Rossi Nurasjati yang juga legenda karate Indonesia, Jumat (30/4).

Untuk kegiatan grading atau kenaikan serta coaching Clinic kali ini PP KBI akan menghadirkan 10 penguji sekaligus mentor Kickboxing yang mumpuni.

Mereka adalah Rossi Nurasjati (mantan juara dunia karate, juara Asia dua kali yang pernah menjabat sebagai Binpres KONI Pusat dan Sekjen Lemkari), Volland Humonggio (mantan atlet Kickboxing dan taekwondo, pelopor kejuaraan Kickboxing profesional Tricking Indonesia,.aktor film laga Indonesia dan konseptor Silat Bebas).

Kemudian ada Setia Wijaya (mantan atlet taekwondo dan Wushu), Imelda Dinar Husein (pelatih muaythai, Certified WMO (world Muaythai organization) Muaythai Kru – Khan 12 under Grand Master Woody, pelatih serta wasit Kickboxing internasional).Mustadi Anetta (mantan juara MMA Nasional, pelatih Wushu, muaythai dan Kickboxing serta wasit One Pride MMA) dan masih banyak lagi.

Pada 2021 Kickboxing tengah mempersiapkan eksebisi PON Papua. Prestasi para atlet Kickboxing Indonesia juga cukup membanggakan. Tim Kickboxing Indonesia berhasil meraih 2 medali perak dan 6 perunggu pada SEA Games 2019 di Filipina.

 

Meskipun induk cabor baru, namun para kickboxer Indonesia sudah mampu bersaing di pentas olahraga Asia Tenggara.

Gemilangnya prestasi para atlet Kickboxing Indonesia tentunya tidak terlepas dari peran dan komitmen Ketua Umum PP KBI Ngatino. Pria yang juga menjabat sebagai Sekjen PB Wushu Indonesia ini memberikan perhatian yang luar biasa untuk perkembangan dan kemajuan kickboxing Indonesia.

Rossi yang pernah menjabat sebagai Sekjen PB Lemkari Anton Lesiangi ini lebih lenjut menjelaskan kegiatan Grading Sabuk Hitam dan Coaching Clinic Kickboxing tingkat Nasional 2021 ini menjadi ruang untuk berdiskusi bagi calon-calon pelatih kick boxing bersama para Master Kickboxing Indonesia.

“Sehingga bisa melahirkan standarisasi teknik Kickboxing. Agar pembinaan atlet Kickboxing memiliki panduan yang ilmiah sesuai kaidah sport science,” tambahnya.

Rossi mengapresiasi suport dari Universitas Bhayangkara yang telah mengizinkan menggunakan fasilitas kampus secara gratis.

Ia  mengaku bangga dengan antusiasme Universitas Bhayangkara terhadap olahraga Kickboxing. “Pihak kampus berencana menjadikan olahraga Kickboxing sebagai salah satu kegiatan perkuliahan di Universitas Bhayangkara,” pungkas Rossi. [WUR]

]]> .
Selain fokus menempa potensi para atlet binaannya, Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP KBI) juga aktif melakukan pembinaan dan pengembangan potensi pelatih dan wasit-juri. Terbaru, bekerjasama dengan Universitas Bhayangkara Jakarta, PP KBI siap menggelar Grading Sabuk Hitam dan Coaching Clinic Kickboxing Tingkat Nasional 2021.

Kegiatan akan dilaksanakan di Auditorium Universitas Bhayangkara Jakarta pada 3- 6 Juni 2021 mendatang. Panitia kegiatan Grading Sabuk Hitam dan Coaching Clinic Kickboxing Tingkat Nasional 2021 membuka pendaftaran mulai 1 hingga 28 Mei 2021.

Mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19, panitia membatasi jumlah peserta hanya 100 orang. Jika peserta membludak, panitia merencanakan untuk menggelar gelombang kedua, kegiatan Grading Sabuk Hitam dan Coaching Clinic Kickboxing Tingkat Nasional 2021.

Ketua panitia N Rossi Nurasjati mengatakan tujuan dari kegiatan Grading Sabuk Hitam dan Coaching Clinic Kickboxing Tingkat Nasional 2021 untuk mencari bibit-bibit baru pelatih yang berkualitas.

“Selain untuk lebih mengembangkan dan mempopulerkan cabang olahraga kickboxing, melalui kegiatan ini PP KBI dengan dukungan dari Universitas Bhayangkara ingin mencetak bibit-bibit baru pelatih berkualitas,” kata Rossi Nurasjati yang juga legenda karate Indonesia, Jumat (30/4).

Untuk kegiatan grading atau kenaikan serta coaching Clinic kali ini PP KBI akan menghadirkan 10 penguji sekaligus mentor Kickboxing yang mumpuni.

Mereka adalah Rossi Nurasjati (mantan juara dunia karate, juara Asia dua kali yang pernah menjabat sebagai Binpres KONI Pusat dan Sekjen Lemkari), Volland Humonggio (mantan atlet Kickboxing dan taekwondo, pelopor kejuaraan Kickboxing profesional Tricking Indonesia,.aktor film laga Indonesia dan konseptor Silat Bebas).

Kemudian ada Setia Wijaya (mantan atlet taekwondo dan Wushu), Imelda Dinar Husein (pelatih muaythai, Certified WMO (world Muaythai organization) Muaythai Kru – Khan 12 under Grand Master Woody, pelatih serta wasit Kickboxing internasional).Mustadi Anetta (mantan juara MMA Nasional, pelatih Wushu, muaythai dan Kickboxing serta wasit One Pride MMA) dan masih banyak lagi.

Pada 2021 Kickboxing tengah mempersiapkan eksebisi PON Papua. Prestasi para atlet Kickboxing Indonesia juga cukup membanggakan. Tim Kickboxing Indonesia berhasil meraih 2 medali perak dan 6 perunggu pada SEA Games 2019 di Filipina.

 

Meskipun induk cabor baru, namun para kickboxer Indonesia sudah mampu bersaing di pentas olahraga Asia Tenggara.

Gemilangnya prestasi para atlet Kickboxing Indonesia tentunya tidak terlepas dari peran dan komitmen Ketua Umum PP KBI Ngatino. Pria yang juga menjabat sebagai Sekjen PB Wushu Indonesia ini memberikan perhatian yang luar biasa untuk perkembangan dan kemajuan kickboxing Indonesia.

Rossi yang pernah menjabat sebagai Sekjen PB Lemkari Anton Lesiangi ini lebih lenjut menjelaskan kegiatan Grading Sabuk Hitam dan Coaching Clinic Kickboxing tingkat Nasional 2021 ini menjadi ruang untuk berdiskusi bagi calon-calon pelatih kick boxing bersama para Master Kickboxing Indonesia.

“Sehingga bisa melahirkan standarisasi teknik Kickboxing. Agar pembinaan atlet Kickboxing memiliki panduan yang ilmiah sesuai kaidah sport science,” tambahnya.

Rossi mengapresiasi suport dari Universitas Bhayangkara yang telah mengizinkan menggunakan fasilitas kampus secara gratis.

Ia  mengaku bangga dengan antusiasme Universitas Bhayangkara terhadap olahraga Kickboxing. “Pihak kampus berencana menjadikan olahraga Kickboxing sebagai salah satu kegiatan perkuliahan di Universitas Bhayangkara,” pungkas Rossi. [WUR]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories