Gandeng Pemkab Bekasi Lippo Cikarang Gelar Vaksinasi Untuk Anak Berkebutuhan Khusus

PT Lippo Cikarang Tbk bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bekasi mengadakan vaksinasi anak usia 12-17 tahun, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), di District 1 Meikarta, Lippo Cikarang pada Rabu (25/8).

Jeffrey Rawis, Head of Public Relations Lippo Cikarang mengatakan, pihaknya terus mendukung program pemerintah dalam melaksanakan vaksinasi  Covid-19, termasuk kepada anak-anak. Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan pihak swasta, hal ini akan mempercepat pencapaian ‘herd immunity’ khususnya bagi anak dan  remaja.

“Mekanisme pelaksanaannya masih sama dengan vaksinasi Covid-19 untuk orang  dewasa, yakni melalui tahap ‘screening’, pelaksanaan, dan observasi,” ujarnya, melalui siaran pers, Sabtu (28/8). 

Adapun, jenis vaksin yang  digunakan sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Kesehatan, yaitu Sinovac.

Ia menjelaskan, bagi anak dan remaja usia 12-17 tahun, salah satu syarat yang harus dipenuhi ialah membawa Kartu Keluarga (KK) atau dokumen lainnya dengan mencantumkan Nomor Induk  Kependudukan (NIK) anak.

Secara operasional, kegiatan vaksinasi ini merupakan kerjasama Lippo Cikarang  dengan Puskesmas Sukadami dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. “Jumlah anak yang divaksin sebanyak 130 orang, dan 50 di antaranya merupakan anak berkebutuhan khusus,” katanya. 

Di tengah acara vaksinasi anak, dilakukan juga peluncuran buku yang ditulis oleh dari Forum Anak Cikarang Selatan (Forcisel). Peluncuran buku anak ini merupakan apresiasi yang diberikan Lippo Cikarang kepada anak-anak yang masih produktif untuk menghasilkan karya dalam sebuah tulisan di tengah masa pandemi Covid-19 ini. 

Pejabat (Pj), Bupati Dani Ramdan mengaku, kagum dengan adanya dua agenda untuk anak-anak tersebut. Apalagi, anak-anak dari Forum Anak  Daerah (FAD) khususnya perwakilan Forum Anak Cikarang Selatan (Forcisel) menyuguhkan aneka seni tari hingga baca puisi. 

“Untuk vaksinasi sesuai anjuran pemerintah untuk ‘herd immunity’. Semoga ini akan mengakselerasi pencapaian target vaksinasi usia 12 tahun ke atas, itu harapan kami,” tutupnya. [IMA]

]]> PT Lippo Cikarang Tbk bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Bekasi mengadakan vaksinasi anak usia 12-17 tahun, termasuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), di District 1 Meikarta, Lippo Cikarang pada Rabu (25/8).

Jeffrey Rawis, Head of Public Relations Lippo Cikarang mengatakan, pihaknya terus mendukung program pemerintah dalam melaksanakan vaksinasi  Covid-19, termasuk kepada anak-anak. Dengan adanya sinergi antara pemerintah dan pihak swasta, hal ini akan mempercepat pencapaian ‘herd immunity’ khususnya bagi anak dan  remaja.

“Mekanisme pelaksanaannya masih sama dengan vaksinasi Covid-19 untuk orang  dewasa, yakni melalui tahap ‘screening’, pelaksanaan, dan observasi,” ujarnya, melalui siaran pers, Sabtu (28/8). 

Adapun, jenis vaksin yang  digunakan sudah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi melalui Dinas Kesehatan, yaitu Sinovac.

Ia menjelaskan, bagi anak dan remaja usia 12-17 tahun, salah satu syarat yang harus dipenuhi ialah membawa Kartu Keluarga (KK) atau dokumen lainnya dengan mencantumkan Nomor Induk  Kependudukan (NIK) anak.

Secara operasional, kegiatan vaksinasi ini merupakan kerjasama Lippo Cikarang  dengan Puskesmas Sukadami dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi. “Jumlah anak yang divaksin sebanyak 130 orang, dan 50 di antaranya merupakan anak berkebutuhan khusus,” katanya. 

Di tengah acara vaksinasi anak, dilakukan juga peluncuran buku yang ditulis oleh dari Forum Anak Cikarang Selatan (Forcisel). Peluncuran buku anak ini merupakan apresiasi yang diberikan Lippo Cikarang kepada anak-anak yang masih produktif untuk menghasilkan karya dalam sebuah tulisan di tengah masa pandemi Covid-19 ini. 

Pejabat (Pj), Bupati Dani Ramdan mengaku, kagum dengan adanya dua agenda untuk anak-anak tersebut. Apalagi, anak-anak dari Forum Anak  Daerah (FAD) khususnya perwakilan Forum Anak Cikarang Selatan (Forcisel) menyuguhkan aneka seni tari hingga baca puisi. 

“Untuk vaksinasi sesuai anjuran pemerintah untuk ‘herd immunity’. Semoga ini akan mengakselerasi pencapaian target vaksinasi usia 12 tahun ke atas, itu harapan kami,” tutupnya. [IMA]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories