Gandeng Kemendikbud, Kemendes Bangun SDM Unggul Di Perdesaan .

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar melakukan penandatangan bersama dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim tentang Kesinergisan Program Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintah Desa, serta Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal dan Kawasan Transmigrasi.

“Kegiatan ini dalam rangka menyambut baik Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang di dalamnya terdapat Proyek Desa yaitu peningkatan kapasitas SDM perdesaan,” Kata Sekjen Kemendes PDTT, Taufik Madjid, Senin (8/2).

Taufik mengatakan, Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka tentunya memberikan ruang kepada civitas academica untuk mendukung pembangunan desa dengan mengoptimalkan potensi-potensi desa, khususnya di bidang pembangunan SDM unggul.

Selain itu, Taufik juga mendorong adanya inisiasi afirmasi pendidikan tinggi bagi Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD dan Pendamping Desa sebagai upaya mendorong pencapaian 18 tujuan SDGs Desa.

“Kegiatan ini guna menguatkan sinergitas perguruan tinggi dalam implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka serta membangun komitmen bersama dalam peningkatan kapasitas SDM Desa,” kata Taufik.

Dalam kegiatan ini, akan dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Umum serta seluruh pengurus Forum Pertides sebanyak 41 orang.

Sebelumnya, Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar mengatakan, desa merupakan kunci kesuksesan pembangunan Indonesia. SDM unggul di Indonesia kuncinya ada di desa.

Untuk itu, peningkatan kapasitas Kepala Desa dan perangkatnya menjadi hal yang strategis dan harus direalisasikan.

Olehnya, afirmasi sarjana (S1/D4) bagi Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD dan Pendamping Desa yang berprestasi yaitu dengan menggunakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang menghargai pengalaman, prestasi dan inovasi Kepala Desa, Perangkat Desa, pengurus BUMDes dan pendamping desa.

Proses koordinasi antar Kementerian berlangsung sejak November 2020 lalu, dan telah berhasil menyusun berbagai detil program yang pada akhirnya disepakati dan tertuang pada MoU Kesinergisan Program Pembinaan Penyelenggaraan Desa, serta Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal, dan Kawasan Transmigrasi. 

Informasi, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) akan menggelar pengukuhan pengurus forum Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertides) dan Penandatanganan Kesepahaman Bersama 3 Menteri pada 9 dan 10 Februari di Jakarta.

Kegiatan pengukuhan pengurus forum Pertides akan digelar pada Selasa (9/2) dan kegiatan Penandatangan Kesepahaman Bersama 3 Menteri akan digelar pada Rabu (10/2) di Hotel Bidakara, Jakarta. Selain itu, bakal digelar penandatanganan Kesepahaman Bersama 5 Perguruan Tinggi di Kantor Kemendes PDTT di Jakarta. [DIR]

]]> .
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar melakukan penandatangan bersama dengan Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim tentang Kesinergisan Program Pembinaan Penyelenggaraan Pemerintah Desa, serta Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal dan Kawasan Transmigrasi.

“Kegiatan ini dalam rangka menyambut baik Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang di dalamnya terdapat Proyek Desa yaitu peningkatan kapasitas SDM perdesaan,” Kata Sekjen Kemendes PDTT, Taufik Madjid, Senin (8/2).

Taufik mengatakan, Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka tentunya memberikan ruang kepada civitas academica untuk mendukung pembangunan desa dengan mengoptimalkan potensi-potensi desa, khususnya di bidang pembangunan SDM unggul.

Selain itu, Taufik juga mendorong adanya inisiasi afirmasi pendidikan tinggi bagi Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD dan Pendamping Desa sebagai upaya mendorong pencapaian 18 tujuan SDGs Desa.

“Kegiatan ini guna menguatkan sinergitas perguruan tinggi dalam implementasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka serta membangun komitmen bersama dalam peningkatan kapasitas SDM Desa,” kata Taufik.

Dalam kegiatan ini, akan dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Umum serta seluruh pengurus Forum Pertides sebanyak 41 orang.

Sebelumnya, Mendes PDTT, Abdul Halim Iskandar mengatakan, desa merupakan kunci kesuksesan pembangunan Indonesia. SDM unggul di Indonesia kuncinya ada di desa.

Untuk itu, peningkatan kapasitas Kepala Desa dan perangkatnya menjadi hal yang strategis dan harus direalisasikan.

Olehnya, afirmasi sarjana (S1/D4) bagi Kepala Desa, Perangkat Desa, BPD dan Pendamping Desa yang berprestasi yaitu dengan menggunakan Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) yang menghargai pengalaman, prestasi dan inovasi Kepala Desa, Perangkat Desa, pengurus BUMDes dan pendamping desa.

Proses koordinasi antar Kementerian berlangsung sejak November 2020 lalu, dan telah berhasil menyusun berbagai detil program yang pada akhirnya disepakati dan tertuang pada MoU Kesinergisan Program Pembinaan Penyelenggaraan Desa, serta Pembangunan Desa, Daerah Tertinggal, dan Kawasan Transmigrasi. 

Informasi, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) akan menggelar pengukuhan pengurus forum Perguruan Tinggi untuk Desa (Pertides) dan Penandatanganan Kesepahaman Bersama 3 Menteri pada 9 dan 10 Februari di Jakarta.

Kegiatan pengukuhan pengurus forum Pertides akan digelar pada Selasa (9/2) dan kegiatan Penandatangan Kesepahaman Bersama 3 Menteri akan digelar pada Rabu (10/2) di Hotel Bidakara, Jakarta. Selain itu, bakal digelar penandatanganan Kesepahaman Bersama 5 Perguruan Tinggi di Kantor Kemendes PDTT di Jakarta. [DIR]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories