Gagal Ke Final, Laskar Mahesa Jenar Langsung Fokus Ke Liga 1

Gagal ke puncak Piala Presiden, Pelatih PSIS Semarang Sergio Alexandre minta anak asuhnya langsung fokus ke Liga 1 musim 2022/2023 yang akan digeber pada 23 Juli mendatang.

PSIS kalah lagi 2-1 pada semi final leg kedua menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (11/7) sore. 

Gol dari Jonathan Cantillana di ujung pertandingan tidak bisa menolong PSIS yang lebih dulu kebobolan melalui Rizky Dwi Febrianto dan Muhammad Rafli.

Dengan begitu, langkah PSIS terhenti hanya sampai babak semi final usai kalah agregat 4-1 dari Arema FC. 

Dengan waktu kurang dari tiga minggu lagi sebelum Liga 1 2022/2023, PSIS segera evaluasi. Dua kekalahan beruntun di Piala Presiden 2022 tidak boleh mempengaruhi penampilan Laskar Mahesa Jenar di laga pembuka kompetisi nanti.

“Yang jelas di sepak bola, kami harus tahu caranya bersikap saat menang dan kalah. Yang jelas dengan hasil ini, PSIS tidak berhenti bekerja dan sekarang fokus ke Liga 1,” kata Sergio.

Sergio Alexandre mengatakan, dua kekalahan beruntun yang membuat tim tersingkir dari turnamen adalah pengalaman tidak menyenangkan. Sebab dia merasa performa PSIS sudah sempat stabil.

“Total tujuh laga yang kita mainkan sampai sekarang. Pemain bermain dengan percaya diri dan tidak pernah buruk,” ungkap pelatih asal Brasil.

“Sisi negatifnya ada pada saat kami kalah di dua laga menghadapi Arema. Itu saja sisi negatifnya. Kalau secara keseluruhan turnamen saya rasa tidak ada,” sambungnya.

PSIS mengakhiri turnamen ini juga tidak dalam kondisi skuat yang baik-baik saja. Salah satu pemain terbaiknya, Carlos Fortes, yang juga sempat memimpin daftar perolehan gol terbanyak harus absen. ■

 

]]> Gagal ke puncak Piala Presiden, Pelatih PSIS Semarang Sergio Alexandre minta anak asuhnya langsung fokus ke Liga 1 musim 2022/2023 yang akan digeber pada 23 Juli mendatang.

PSIS kalah lagi 2-1 pada semi final leg kedua menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Senin (11/7) sore. 

Gol dari Jonathan Cantillana di ujung pertandingan tidak bisa menolong PSIS yang lebih dulu kebobolan melalui Rizky Dwi Febrianto dan Muhammad Rafli.

Dengan begitu, langkah PSIS terhenti hanya sampai babak semi final usai kalah agregat 4-1 dari Arema FC. 

Dengan waktu kurang dari tiga minggu lagi sebelum Liga 1 2022/2023, PSIS segera evaluasi. Dua kekalahan beruntun di Piala Presiden 2022 tidak boleh mempengaruhi penampilan Laskar Mahesa Jenar di laga pembuka kompetisi nanti.

“Yang jelas di sepak bola, kami harus tahu caranya bersikap saat menang dan kalah. Yang jelas dengan hasil ini, PSIS tidak berhenti bekerja dan sekarang fokus ke Liga 1,” kata Sergio.

Sergio Alexandre mengatakan, dua kekalahan beruntun yang membuat tim tersingkir dari turnamen adalah pengalaman tidak menyenangkan. Sebab dia merasa performa PSIS sudah sempat stabil.

“Total tujuh laga yang kita mainkan sampai sekarang. Pemain bermain dengan percaya diri dan tidak pernah buruk,” ungkap pelatih asal Brasil.

“Sisi negatifnya ada pada saat kami kalah di dua laga menghadapi Arema. Itu saja sisi negatifnya. Kalau secara keseluruhan turnamen saya rasa tidak ada,” sambungnya.

PSIS mengakhiri turnamen ini juga tidak dalam kondisi skuat yang baik-baik saja. Salah satu pemain terbaiknya, Carlos Fortes, yang juga sempat memimpin daftar perolehan gol terbanyak harus absen. ■

 
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories