Gaet KEHATI, CIMB Niaga Perluas Pelestarian Bambu Tabah Ke Lombok Tengah

PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menggandeng Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), memperluas area penanaman bibit bambu tabah di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Rarung, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dan para pemangku kepentingan dalam konservasi, pemanfaatan, dan kerja sama pelestarian bambu.

Kerja sama CIMB Niaga dengan KEHATI di mulai sejak 2012 untuk mendukung pelestarian dan pemanfaatan bambu berbasis masyarakat. Selain di NTB, hal ini juga dilakukan di Jawa Barat, Bali, dan Nusa Tenggara Timur. 

Direktur Compliance, Corporate Affairs and Legal CIMB Niaga, Fransiska Oei mengatakan, bagi CIMB Niaga, perluasan area penanaman pohon bambu di Lombok Tengah pada 24 September 2022 merupakan bagian dari rangkaian The Cooler Earth Sustainability Summit. 

Adapun kegiatan yang dilakukan mulai dari pembibitany, penanaman, perawatan, pemanfaatan bambu, khususnya bambu tabah, dengan melibatkan mitra lokal baik LSM, koperasi, maupun petani bambu. Acara juga dirangkai dengan pelatihan literasi keuangan dan workshop hasil olahan bambu (rebung) sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.

“Program pelestarian bambu merupakan bagian dari implementasi sustainability di CIMB Niaga yang mensinergikan aspek environmental, social, dan governance (ESG) ke dalam proses perbankan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (27/9).

Pihaknya berharap, pelestarian bambu tabah dapat terus berjalan secara berkelanjutan, dikelola sesuai nilai-nilai budaya, dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat. 

“Karena bambu dapat menjadi pengikat hubungan yang harmonis bagi seluruh pihak untuk bergerak bersama dalam pelestarian hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Fransiska.

Hingga kini, total pohon bambu yang telah ditanam CIMB Niaga di berbagai wilayah Indonesia sebanyak 49.400 pohon bambu, termasuk penanaman pohon bambu tahun ini di  KHDTK Rarung Lombok Tengah (NTB), Wolomeze Flores (NTT), dan Magelang (Jawa Tengah). 

Adapun di KHDTK Rarung Lombok Tengah, penanaman pohon bambu didukung oleh Pusat Studi Bambu Universitas Udayana, Fakultas Teknologi Pangan Universitas Mataram, dan Balai Penerapan Standar Instrumen KLHK selaku pengelola KHDTK.

Direktur Program KEHATI, Rony Megawanto menambahkan, bambu tabah dipilih KEHATI dan CIMB Niaga karena memiliki banyak keunggulan, baik secara ekologis, ekonomis, maupun sosial. Secara ekologis, penanaman bambu tabah dapat meningkatkan penutupan vegetasi dengan cepat pada lahan-lahan terbuka di sekitar daerah aliran sungai. 

“Hal ini dapat mengurangi erosi, mencegah longsor, dan mempertahankan serta meningkatkan debit air dari sumber-sumber air di hulu dan sekitar aliran sungai,” terangnya.

Di samping itu, secara ekonomi, bambu tabah juga memiliki nilai jual dan potensi pasar yang tinggi. Karena dapat diolah menjadi beragam produk turunan seperti rebung kulit, rebung kupas, rebung iris, potongan rebung kemasan vakum, steam kemasan vakum, rebung kemasan pouch dan kemasan botol. 

Adapun dari aspek sosial, keberhasilan pengembangan usaha produktif bambu tabah bisa menjadi bukti untuk membangun persepsi positif terhadap hutan sebagai sumber daya yang perlu dilestarikan, karena memberikan nilai manfaat yang tinggi dan luas bagi lingkungan dan masyarakat sekitar sehingga dapat menarik masyarakat dalam mengelola hutan.

“KEHATI bersama CIMB Niaga mendorong pengelolaan hutan melalui budi daya bambu tabah, pemberdayaan masyarakat, serta menjadikan para kelompok tani sebagai mitra dalam perlindungan dan pengembangan kawasan hutan,” pungkasnya.

]]> PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menggandeng Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI), memperluas area penanaman bibit bambu tabah di Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Rarung, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dan para pemangku kepentingan dalam konservasi, pemanfaatan, dan kerja sama pelestarian bambu.

Kerja sama CIMB Niaga dengan KEHATI di mulai sejak 2012 untuk mendukung pelestarian dan pemanfaatan bambu berbasis masyarakat. Selain di NTB, hal ini juga dilakukan di Jawa Barat, Bali, dan Nusa Tenggara Timur. 

Direktur Compliance, Corporate Affairs and Legal CIMB Niaga, Fransiska Oei mengatakan, bagi CIMB Niaga, perluasan area penanaman pohon bambu di Lombok Tengah pada 24 September 2022 merupakan bagian dari rangkaian The Cooler Earth Sustainability Summit. 

Adapun kegiatan yang dilakukan mulai dari pembibitany, penanaman, perawatan, pemanfaatan bambu, khususnya bambu tabah, dengan melibatkan mitra lokal baik LSM, koperasi, maupun petani bambu. Acara juga dirangkai dengan pelatihan literasi keuangan dan workshop hasil olahan bambu (rebung) sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat.

“Program pelestarian bambu merupakan bagian dari implementasi sustainability di CIMB Niaga yang mensinergikan aspek environmental, social, dan governance (ESG) ke dalam proses perbankan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (27/9).

Pihaknya berharap, pelestarian bambu tabah dapat terus berjalan secara berkelanjutan, dikelola sesuai nilai-nilai budaya, dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat. 

“Karena bambu dapat menjadi pengikat hubungan yang harmonis bagi seluruh pihak untuk bergerak bersama dalam pelestarian hutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Fransiska.

Hingga kini, total pohon bambu yang telah ditanam CIMB Niaga di berbagai wilayah Indonesia sebanyak 49.400 pohon bambu, termasuk penanaman pohon bambu tahun ini di  KHDTK Rarung Lombok Tengah (NTB), Wolomeze Flores (NTT), dan Magelang (Jawa Tengah). 

Adapun di KHDTK Rarung Lombok Tengah, penanaman pohon bambu didukung oleh Pusat Studi Bambu Universitas Udayana, Fakultas Teknologi Pangan Universitas Mataram, dan Balai Penerapan Standar Instrumen KLHK selaku pengelola KHDTK.

Direktur Program KEHATI, Rony Megawanto menambahkan, bambu tabah dipilih KEHATI dan CIMB Niaga karena memiliki banyak keunggulan, baik secara ekologis, ekonomis, maupun sosial. Secara ekologis, penanaman bambu tabah dapat meningkatkan penutupan vegetasi dengan cepat pada lahan-lahan terbuka di sekitar daerah aliran sungai. 

“Hal ini dapat mengurangi erosi, mencegah longsor, dan mempertahankan serta meningkatkan debit air dari sumber-sumber air di hulu dan sekitar aliran sungai,” terangnya.

Di samping itu, secara ekonomi, bambu tabah juga memiliki nilai jual dan potensi pasar yang tinggi. Karena dapat diolah menjadi beragam produk turunan seperti rebung kulit, rebung kupas, rebung iris, potongan rebung kemasan vakum, steam kemasan vakum, rebung kemasan pouch dan kemasan botol. 

Adapun dari aspek sosial, keberhasilan pengembangan usaha produktif bambu tabah bisa menjadi bukti untuk membangun persepsi positif terhadap hutan sebagai sumber daya yang perlu dilestarikan, karena memberikan nilai manfaat yang tinggi dan luas bagi lingkungan dan masyarakat sekitar sehingga dapat menarik masyarakat dalam mengelola hutan.

“KEHATI bersama CIMB Niaga mendorong pengelolaan hutan melalui budi daya bambu tabah, pemberdayaan masyarakat, serta menjadikan para kelompok tani sebagai mitra dalam perlindungan dan pengembangan kawasan hutan,” pungkasnya.
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories