Gaet Austria, Menaker Ingin Cetak Tenaga Unggul Sektor Maritim

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan pemerintah Austria bekerja sama mengembangkan Balai Latihan Kerja (BLK) Maritim. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah berharap, sinergi ini mencegak tenga kerja yang mumpuni di sektor maritim.

Menaker hadir dalam acara penandatanganan MoU, pengukuhan pengurus forum FKLPI, dan groundbreaking ceremony Kegiatan Pengembangan BLK Maritim di BBPLK Serang, Banten, Senin (28/6).

Kata dia, kegiatan ini bertujuan mendukung program prioritas pemerintah dalam pengembangan sektor maritim Indonesia. “Saya ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Austria, atas komitmennya dalam membantu kegiatan pengembangan BLK Maritim di Indonesia,” ucap politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini dalam siaran pers yang diterima RM.id, Senin (28/6).

Ruang lingkup proyek pengembangan BLK Maritim ini terdiri dari sejumlah komponen pekerjaan utama. Pertama, konstruksi gedung. Kedua, pengadaan peralatan pelatihan pengembangan kurikulum, silabus, program dan modul pelatihan sesuai standar Austria yang diakui di Eropa, tentunya dengan sentuhan kontekstualisasi kebutuhan lokal di Indonesia. Ketiga, pelatihan instruktur dan manajemen.

Sebagai informasi, selain di Serang, kerja sama pengembangan BLK Maritim juga dilakukan di Medan, Sumatera Utara dan Makassar, Sulawesi Selatan.

Kata Ida, kerja sama ini merupakan pengembangan atas empat program kejuruan pelatihan yang saat ini sudah ada. Seperti teknik mekanik, las atau welding, listrik dan mekatronik, khususnya penguatan untuk kejuruan las dan listrik.

Selain pemerintah Austria, kerja sama ini didukung juga oleh Kementerian PPN/Bappenas, dan Kementerian Keuangan. “Acara groundbreaking, pembangunan workshop BLK Maritim BBPLK Serang, menandai juga langkah nyata pemerintah Indonesia. Khususnya Kementerian Ketenagakerjaan, dalam mencetak tenaga kerja unggul di sektor maritim,” harap Ida.

Sementara itu, Duta Besar Austria di Indonesia Johannes Peterlik mengapresiasi pembangunan workshop pelatihan vokasi bidang maritim yang ada di BBPLK Serang ini.

“Tentu saya akan sangat concern dan intens memantau perkembangan project ini setelah dilaksanakannya ground breaking ini. Harapannya akan berdampak baik bagi pekerja Indonesia nantinya, khususnya bidang pariwisata maritim,” tutur Johannes.

Menurutnya, project ini akan mengedukasi masyarakat, khususnya para pekerja tentang pentingnya penguasaan kompetensi bidang pariwisata maritim untuk dapat mengenalkan pariwisata kepada wisatawan.

“Nantinya dari kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting. Bukan hanya bagi masyarakat sekitar BBPLK Serang, namun juga bagi industri welding dan elektrik Indonesia ke depan,” pungkas Johannes. [MEN]

]]> Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan pemerintah Austria bekerja sama mengembangkan Balai Latihan Kerja (BLK) Maritim. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah berharap, sinergi ini mencegak tenga kerja yang mumpuni di sektor maritim.

Menaker hadir dalam acara penandatanganan MoU, pengukuhan pengurus forum FKLPI, dan groundbreaking ceremony Kegiatan Pengembangan BLK Maritim di BBPLK Serang, Banten, Senin (28/6).

Kata dia, kegiatan ini bertujuan mendukung program prioritas pemerintah dalam pengembangan sektor maritim Indonesia. “Saya ingin menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah Austria, atas komitmennya dalam membantu kegiatan pengembangan BLK Maritim di Indonesia,” ucap politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini dalam siaran pers yang diterima RM.id, Senin (28/6).

Ruang lingkup proyek pengembangan BLK Maritim ini terdiri dari sejumlah komponen pekerjaan utama. Pertama, konstruksi gedung. Kedua, pengadaan peralatan pelatihan pengembangan kurikulum, silabus, program dan modul pelatihan sesuai standar Austria yang diakui di Eropa, tentunya dengan sentuhan kontekstualisasi kebutuhan lokal di Indonesia. Ketiga, pelatihan instruktur dan manajemen.

Sebagai informasi, selain di Serang, kerja sama pengembangan BLK Maritim juga dilakukan di Medan, Sumatera Utara dan Makassar, Sulawesi Selatan.

Kata Ida, kerja sama ini merupakan pengembangan atas empat program kejuruan pelatihan yang saat ini sudah ada. Seperti teknik mekanik, las atau welding, listrik dan mekatronik, khususnya penguatan untuk kejuruan las dan listrik.

Selain pemerintah Austria, kerja sama ini didukung juga oleh Kementerian PPN/Bappenas, dan Kementerian Keuangan. “Acara groundbreaking, pembangunan workshop BLK Maritim BBPLK Serang, menandai juga langkah nyata pemerintah Indonesia. Khususnya Kementerian Ketenagakerjaan, dalam mencetak tenaga kerja unggul di sektor maritim,” harap Ida.

Sementara itu, Duta Besar Austria di Indonesia Johannes Peterlik mengapresiasi pembangunan workshop pelatihan vokasi bidang maritim yang ada di BBPLK Serang ini.

“Tentu saya akan sangat concern dan intens memantau perkembangan project ini setelah dilaksanakannya ground breaking ini. Harapannya akan berdampak baik bagi pekerja Indonesia nantinya, khususnya bidang pariwisata maritim,” tutur Johannes.

Menurutnya, project ini akan mengedukasi masyarakat, khususnya para pekerja tentang pentingnya penguasaan kompetensi bidang pariwisata maritim untuk dapat mengenalkan pariwisata kepada wisatawan.

“Nantinya dari kerja sama ini diharapkan dapat memberikan kontribusi penting. Bukan hanya bagi masyarakat sekitar BBPLK Serang, namun juga bagi industri welding dan elektrik Indonesia ke depan,” pungkas Johannes. [MEN]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories