Formula 1, Verstappen Sesumbar Ngacir Di Monaco .

Pebalap Formula 1 (F1) tim Red Bull Racing, Max Verstappen, mengincar gelar perdanamya pada balapan di Circuit de Monaco, Minggu depan.

Melakukan debut di balap F1 sejak 2015, Verstappen sudah turun dalam 123 balapan F1 dengan berlomba di 27 sirkuit berbeda. Dia pun telah naik podium di 22 sirkut.

Lima sirkut yang podiumnya belum dinaiki Verstappen, yakni Baku (Azerbaijan), Mugello (Italia), Istanbul (Turki), Monza (Italia) dan Monako.

Verstappen dalam performa terbaiknya pada musim ini. Setelah mengantongi satu kemenangan di GP Emilia Romagna, serta merebut posisi kedua tercepat di GP Bahrain, GP Portugal dan GP Spanyol.

Hal itu juga yang membuat pebalap asal Belanda berambisi untuk merebut podium di Monako. “Balapan yang bersih dan tanpa kesalahan sepanjang akhir pekan sangat diperlukan di Monako. Kami harus melihat seberapa cepat Red Bull akan melintas di Monako,” ucap Verstappen, kemarin.

“Sesi kualifikasi sangat ketat musim ini. Kami melihat situasi tersebut akan kembali terjadi di Monaco,” imbuhnya.

Dia sudah lima kali membalap di Monako sejak 2015, penampilan terbaik Verstappen muncul pada musim 2019. Pebalap berusia 23 tahun itu sejatinya finish di posisi kedua.

Sebelum akhirnya tim pengawas lomba menjatuhkan penalti tambahan waktu kepada Verstappen, karena prosedur keluar pit yang menyalahi aturan.

“Saya harus melakukan semua-nya dengan benar saat lomba pada Minggu mendatang. Biasanya pembalap langsung berusaha melesat,” kisah Verstappen yang mengenang pengalamannya di Monako.

Selain Verstappen yang berambisi mengincar kemenangan perdananya di Monako, Red Bull juga mengincar kemenangan di Monako. Tim itu terakhir menang di Monako pada 2018 lewat Daniel Ricciardo, yang kini membalap bersama McLaren. [KW]

]]> .
Pebalap Formula 1 (F1) tim Red Bull Racing, Max Verstappen, mengincar gelar perdanamya pada balapan di Circuit de Monaco, Minggu depan.

Melakukan debut di balap F1 sejak 2015, Verstappen sudah turun dalam 123 balapan F1 dengan berlomba di 27 sirkuit berbeda. Dia pun telah naik podium di 22 sirkut.

Lima sirkut yang podiumnya belum dinaiki Verstappen, yakni Baku (Azerbaijan), Mugello (Italia), Istanbul (Turki), Monza (Italia) dan Monako.

Verstappen dalam performa terbaiknya pada musim ini. Setelah mengantongi satu kemenangan di GP Emilia Romagna, serta merebut posisi kedua tercepat di GP Bahrain, GP Portugal dan GP Spanyol.

Hal itu juga yang membuat pebalap asal Belanda berambisi untuk merebut podium di Monako. “Balapan yang bersih dan tanpa kesalahan sepanjang akhir pekan sangat diperlukan di Monako. Kami harus melihat seberapa cepat Red Bull akan melintas di Monako,” ucap Verstappen, kemarin.

“Sesi kualifikasi sangat ketat musim ini. Kami melihat situasi tersebut akan kembali terjadi di Monaco,” imbuhnya.

Dia sudah lima kali membalap di Monako sejak 2015, penampilan terbaik Verstappen muncul pada musim 2019. Pebalap berusia 23 tahun itu sejatinya finish di posisi kedua.

Sebelum akhirnya tim pengawas lomba menjatuhkan penalti tambahan waktu kepada Verstappen, karena prosedur keluar pit yang menyalahi aturan.

“Saya harus melakukan semua-nya dengan benar saat lomba pada Minggu mendatang. Biasanya pembalap langsung berusaha melesat,” kisah Verstappen yang mengenang pengalamannya di Monako.

Selain Verstappen yang berambisi mengincar kemenangan perdananya di Monako, Red Bull juga mengincar kemenangan di Monako. Tim itu terakhir menang di Monako pada 2018 lewat Daniel Ricciardo, yang kini membalap bersama McLaren. [KW]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories