Firli Bahuri Yakin, Kehadiran Indriyanto Seno Aji Tambah Semangat KPK

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyambut baik kehadiran Prof Indriyanto Seno Adji sebagai anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Indriyanto Seno Adji ditunjuk dan telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjabat sebagai anggota Dewas menggantikan almarhum Artidjo Alkostar.

Firli berharap Indriyanto bisa memperkuat tugas-tugas Dewas KPK untuk menjamin pemberantasan korupsi yang berdaya guna dan berhasil, hingga Indonesia bisa terbebas serta bersih dari praktik korupsi.

Mantan Kapolda Sumatera Selatan itu juga meyakini, kehadiran Indriyanto akan menambah semangat kinerja insan KPK dalam memberantas korupsi.

“Kami mengucapkan selamat datang kembali kepada Prof Indriyanto Seno Adji, kehadiran Prof akan memperkuat dan menambah energi semangat insan KPK dalam pemberantasan korupsi,” ujar Firli saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Pakta Integritas oleh Prof Indriyanto Seno Adji di Gedung ACLC KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (29/4).

Dia menjelaskan, Undang-Undang KPK yang baru menyebutkan bahwa Dewas, pimpinan, dan pegawai KPK adalah satu kesatuan. Oleh karenanya, Firli berharap Indriyanto bisa menambah fungsi pengawasan Dewas KPK.

“Pada kesempatan ini, kami sungguh berharap bahwa dewas KPK menjalankan fungsi pengawasan (controlling) yang dijalankan dewas dalam bentuk melakukan evaluasi dan penilaian fungsi-fungsi manajemen organisasi KPK yaitu fungsi, perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (directing), dan koordinasi (coordinating),” harap Firli.

Dengan tren pengawasan saat ini, Dewas KPK diminta harus mampu menjalankan peran oversight yaitu memastikan seluruh unit kerja KPK dapat mengerjakan apa yang seharusnya dikerjakan. Kemudian, membelanjakan uangnya sesuai dengan tujuan yang diinginkan, serta taat kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Insight yaitu mampu memberikan jasa konsultasi dalam rangka meningkatkan kinerja KPK. Dewas KPK menjalankan peran sebagai quality control dan quality assurance,” ungkap mantan Kabaharkam Polri ini.

“Kami sungguh mengharapkan Dewas KPK menjalankan pengawasan foresight, yaitu mampu mengidentifikasikan tren atau perkembangan dan tantangan-tantangan yang akan dihadapi oleh KPK dan seluruh unit kerjanya,” sambungnya sekaligus mengakhiri sambutan. [OKT]

]]> Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyambut baik kehadiran Prof Indriyanto Seno Adji sebagai anggota Dewan Pengawas (Dewas) KPK.

Indriyanto Seno Adji ditunjuk dan telah dilantik oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menjabat sebagai anggota Dewas menggantikan almarhum Artidjo Alkostar.

Firli berharap Indriyanto bisa memperkuat tugas-tugas Dewas KPK untuk menjamin pemberantasan korupsi yang berdaya guna dan berhasil, hingga Indonesia bisa terbebas serta bersih dari praktik korupsi.

Mantan Kapolda Sumatera Selatan itu juga meyakini, kehadiran Indriyanto akan menambah semangat kinerja insan KPK dalam memberantas korupsi.

“Kami mengucapkan selamat datang kembali kepada Prof Indriyanto Seno Adji, kehadiran Prof akan memperkuat dan menambah energi semangat insan KPK dalam pemberantasan korupsi,” ujar Firli saat memberikan sambutan dalam acara Penandatanganan Pakta Integritas oleh Prof Indriyanto Seno Adji di Gedung ACLC KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (29/4).

Dia menjelaskan, Undang-Undang KPK yang baru menyebutkan bahwa Dewas, pimpinan, dan pegawai KPK adalah satu kesatuan. Oleh karenanya, Firli berharap Indriyanto bisa menambah fungsi pengawasan Dewas KPK.

“Pada kesempatan ini, kami sungguh berharap bahwa dewas KPK menjalankan fungsi pengawasan (controlling) yang dijalankan dewas dalam bentuk melakukan evaluasi dan penilaian fungsi-fungsi manajemen organisasi KPK yaitu fungsi, perencanaan (planning), pengorganisasian (organizing), pengarahan (directing), dan koordinasi (coordinating),” harap Firli.

Dengan tren pengawasan saat ini, Dewas KPK diminta harus mampu menjalankan peran oversight yaitu memastikan seluruh unit kerja KPK dapat mengerjakan apa yang seharusnya dikerjakan. Kemudian, membelanjakan uangnya sesuai dengan tujuan yang diinginkan, serta taat kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Insight yaitu mampu memberikan jasa konsultasi dalam rangka meningkatkan kinerja KPK. Dewas KPK menjalankan peran sebagai quality control dan quality assurance,” ungkap mantan Kabaharkam Polri ini.

“Kami sungguh mengharapkan Dewas KPK menjalankan pengawasan foresight, yaitu mampu mengidentifikasikan tren atau perkembangan dan tantangan-tantangan yang akan dihadapi oleh KPK dan seluruh unit kerjanya,” sambungnya sekaligus mengakhiri sambutan. [OKT]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories