FFUP Edukasi Masyarakat Bahaya Penyakit Pascabanjir .

Dalam rangka meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penyakit pascabanjir, Fakultas Farmasi Universitas Pancasila (FFUP) Jakarta, mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan memberikan edukasi kepada warga RT 02 Depok Jaya, Kota Depok, Jawa Barat. 

Ketua pelaksana (PkM) apt. Yuslia Noviani, M.Farm, mengatakan kegiatan PkM berupa Edukasi untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penyakit pascabanjir ini penting ditanamkan kepada masyarakat dalam rangka mengantisipasi bahaya pascabanjir dengan berbagai upaya, diantaranya upaya pencegahan (preventif).

” Kegiatan ini bertujuan agar wabah penyakit tidak menyebar dan upaya penanganan (kuratif) kepada para korban bencana banjir yang menunjukkan gejala-gejala terserang penyakit dengan pengobatan sebaik-baiknya. Upaya-upaya tersebut bertujuan untuk meminimalisir penyebaran penyakit pascabanjir dalam rangka melindungi kesehatan masyarakat dan memulihkan kondisi lingkungan pascabanjir khususnya dalam bidang kesehatan dan sanitasi” jelas Yuslia yang juga dosen Universitas Pancasila.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan Dosen, Tenaga Kependidikan, Mahasiswa Sarjana (S1), Mahasiswa Diploma (D3) dan Alumni Fakultas Farmasi Universitas Pancasila dengan ketua pelaksana apt. Yuslia Noviani, M.Farm, pemateri Dr. apt. Yesi Desmiaty, M.Si., anggota tim dosen penyuluh apt. Drs. Moch Futuchul Arifin, M.Si., apt. Fahleni, M.Farm., dan apt. Moordiani, M.Sc. 

Kegiatan PkM diikuti oleh perwakilan warga dengan mengikuti protokol kesehatan, yakni dengan memakai masker, mencuci tangan/memakai handsanitizer dan menjaga jarak. Warga yang hadir terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 09:30 hingga 11:00 WIB. Ketua RT 02 Depok Jaya, Berlian DK, menyampaikan sambutan dan apresiasi yang sangat baik atas kegiatan yang dilakukan.

” Kami berharap agar setelah kegiatan ini, FFUP dapat terus memberikan edukasi-edukasi kepada warga secara berkelanjutan” ucap Berlian. 

Selain memberikan penyuluhan edukasi penyakit pascabanjir ini, tim PkM juga melakukan pengambilan sampel beberapa air tanah warga untuk diuji di laboratorium Jasa Pengujian dan Penelitian (QLab) FFUP untuk mengetahui kualitas air tanah di lingkungan RT 02 Depok Jaya. “Pencemaran air tanah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang dapat menimbulkan penyakit serius, sehingga perlu diketahui kualitas air tanah yang digunakan sehari-hari oleh warga” tambah Yuslia. [ARM]

]]> .
Dalam rangka meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penyakit pascabanjir, Fakultas Farmasi Universitas Pancasila (FFUP) Jakarta, mengadakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan memberikan edukasi kepada warga RT 02 Depok Jaya, Kota Depok, Jawa Barat. 

Ketua pelaksana (PkM) apt. Yuslia Noviani, M.Farm, mengatakan kegiatan PkM berupa Edukasi untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap penyakit pascabanjir ini penting ditanamkan kepada masyarakat dalam rangka mengantisipasi bahaya pascabanjir dengan berbagai upaya, diantaranya upaya pencegahan (preventif).

” Kegiatan ini bertujuan agar wabah penyakit tidak menyebar dan upaya penanganan (kuratif) kepada para korban bencana banjir yang menunjukkan gejala-gejala terserang penyakit dengan pengobatan sebaik-baiknya. Upaya-upaya tersebut bertujuan untuk meminimalisir penyebaran penyakit pascabanjir dalam rangka melindungi kesehatan masyarakat dan memulihkan kondisi lingkungan pascabanjir khususnya dalam bidang kesehatan dan sanitasi” jelas Yuslia yang juga dosen Universitas Pancasila.

Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) merupakan Dosen, Tenaga Kependidikan, Mahasiswa Sarjana (S1), Mahasiswa Diploma (D3) dan Alumni Fakultas Farmasi Universitas Pancasila dengan ketua pelaksana apt. Yuslia Noviani, M.Farm, pemateri Dr. apt. Yesi Desmiaty, M.Si., anggota tim dosen penyuluh apt. Drs. Moch Futuchul Arifin, M.Si., apt. Fahleni, M.Farm., dan apt. Moordiani, M.Sc. 

Kegiatan PkM diikuti oleh perwakilan warga dengan mengikuti protokol kesehatan, yakni dengan memakai masker, mencuci tangan/memakai handsanitizer dan menjaga jarak. Warga yang hadir terlihat antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai sejak pukul 09:30 hingga 11:00 WIB. Ketua RT 02 Depok Jaya, Berlian DK, menyampaikan sambutan dan apresiasi yang sangat baik atas kegiatan yang dilakukan.

” Kami berharap agar setelah kegiatan ini, FFUP dapat terus memberikan edukasi-edukasi kepada warga secara berkelanjutan” ucap Berlian. 

Selain memberikan penyuluhan edukasi penyakit pascabanjir ini, tim PkM juga melakukan pengambilan sampel beberapa air tanah warga untuk diuji di laboratorium Jasa Pengujian dan Penelitian (QLab) FFUP untuk mengetahui kualitas air tanah di lingkungan RT 02 Depok Jaya. “Pencemaran air tanah merupakan salah satu permasalahan lingkungan yang dapat menimbulkan penyakit serius, sehingga perlu diketahui kualitas air tanah yang digunakan sehari-hari oleh warga” tambah Yuslia. [ARM]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RMCO.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories

Generated by Feedzy