Fakultas Kedokteran Uhamka Juara I RMO 2021 Reproduksi Urologi .

Prestasi membanggakan diraih mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (FK Uhamka) angkatan 2018, Ibnu Albantani dan Yustian Wahyu Prasetyo. Mereka berhasil menyabet juara I ajang Regional Medical Olympiad atau RMO 2021 untuk Cabang Reproduksi Urologi.

RMO digelar Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI)  bekerja sama dengan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran (AIPKI) Wilayah II, yang meliputi Jakarta, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat.

Dalam Olimpiade Kedokteran tahunan ini, para mahasiswa kedokteran berlomba untuk mengasah keterampilan, kecakapan, dan wawasan terkait cabang-cabang yang dilombakan. Seperti kardiorespirasi, urogenital, digestif, muskuloskeletal, infeksi tropis, dan neuropsikiatri.

Dekan FK Uhamka Wawang S Sukarya mengucapkan terima kasih kepada para dosen pembimbing yang telah membantu segala persiapan lomba sehingga membawa delegasi berhasil menyabet emas. Apalagi prestasi dalam RMO ini menjadi prestasi pertama bagi FK Uhamka.

Menurutnya, perjuangan para mahasiswa FK Uhamka tidak mudah. Mereka harus bersaing dengan beberapa kandidat lain. “Untuk itu, kami ucapkan selamat dan sukses atas prestasi ini. Mudah-mudahan dalam kesempatan berikutnya bisa mempersiapkan diri lebih baik pada ajang International Indonesia Medical Olympiad,” ucap Wawang, dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (24/8).

Wawang mengingatkan agar para pemenang tidak berpuas diri dan tetap mampu meningkatkan kualitasnya. Baik untuk mempersiapkan olimpiade berikutnya maupun kecakapan dirinya sebagai calon dokter muda Indonesia.

Dosen Pembimbing FK Uhamka Irena Ujianti menjelaskan  RMO 2021 dihelat 21 Agustus 2021, yang digelar secara online di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia. “RMO ini program olimpiade berjenjang yang dipersiapkan menuju kompetisi jenjang berikutnya, International Indonesia Medical Olympiad. Selamat dan sukses untuk mahasiswa yang berhasil menjadi juara,” ujar Irena.

 

Raihan medali emas Cabang Reproduksi Urologi yang disabet mahasiswa FK Uhamka menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh civitas akademika. Terlebih, perjuangan tim mahasiswa FK Uhamka harus melewatinya dengan upaya yang tidak mudah. Para peserta harus melalui tiga babak dari babak penyisihan sampai menuju babak final.

Babak penyisihan terdiri dari ujian multiple choice question yang meliputi bidang anatomi, histologi, patologianatomi, patologiklinis, mikrobiologi, dan parasitologi. Kemudian, di babak final, mereka harus mengasah keterampilannya dalam Student Oral Case Analysis (SOCA).

“Peserta dengan nilai tertinggi akan keluar sebagai pemenang. Alhamdulillah, delegasi FK Uhamka berhasil meraih satu medali emas. Semoga prestasi ini mampu menjadi pelecut bagi mahasiswa FK UHAMA lainnya,” ujar Irena. Ia berterima kasih kepada mahasiswa yang berhasil mengharumkan nama kampus.

Wakil Dekan III FK Uhamka Leli Hesti mengatakan, capaian ini diharapkan menjadi pemicu bagi FK Uhamka agar terus melahirkan prestasi-prestasi bergengsi di kemudian hari. “Hal ini sesuai visi dan misi FK Uhamka untuk menghasilkan dokter lulusan yang unggul dalam kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan sosial sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan di bidang kesehatan kerja dan layanan primer pada tahun 2025.”

Pemenang Juara I RMO 2021, Ibnu Albantani dan Yustian Wahyu, mengaku tidak menyangka berhasil meraih medali emas. Apalagi, olimpiade itu dilakukan di tengah padatnya ujian di kampus. Namun berkat doa, kerja keras, dan bimbingan para dosen, mereka berhasil menjadi juara.

“Pada awalnya, kami merasa tidak percaya diri mengikuti perlombaan ini. Alasannya, karena melihat pesaing dari universitas ternama. Tapi, hal itu tidak menyurutkan tekad kami dalam berjuang. Dan akhirnya berkat ridha Allah kami dapat mempersembahkan kemenangan ini untuk almamater Fakultas Kedokteran Uhamka,” tuturnya. [KW]

]]> .
Prestasi membanggakan diraih mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (FK Uhamka) angkatan 2018, Ibnu Albantani dan Yustian Wahyu Prasetyo. Mereka berhasil menyabet juara I ajang Regional Medical Olympiad atau RMO 2021 untuk Cabang Reproduksi Urologi.

RMO digelar Ikatan Senat Mahasiswa Kedokteran Indonesia (ISMKI)  bekerja sama dengan Asosiasi Institusi Pendidikan Kedokteran (AIPKI) Wilayah II, yang meliputi Jakarta, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat.
Dalam Olimpiade Kedokteran tahunan ini, para mahasiswa kedokteran berlomba untuk mengasah keterampilan, kecakapan, dan wawasan terkait cabang-cabang yang dilombakan. Seperti kardiorespirasi, urogenital, digestif, muskuloskeletal, infeksi tropis, dan neuropsikiatri.
Dekan FK Uhamka Wawang S Sukarya mengucapkan terima kasih kepada para dosen pembimbing yang telah membantu segala persiapan lomba sehingga membawa delegasi berhasil menyabet emas. Apalagi prestasi dalam RMO ini menjadi prestasi pertama bagi FK Uhamka.
Menurutnya, perjuangan para mahasiswa FK Uhamka tidak mudah. Mereka harus bersaing dengan beberapa kandidat lain. “Untuk itu, kami ucapkan selamat dan sukses atas prestasi ini. Mudah-mudahan dalam kesempatan berikutnya bisa mempersiapkan diri lebih baik pada ajang International Indonesia Medical Olympiad,” ucap Wawang, dalam keterangan yang diterima redaksi, Senin (24/8).
Wawang mengingatkan agar para pemenang tidak berpuas diri dan tetap mampu meningkatkan kualitasnya. Baik untuk mempersiapkan olimpiade berikutnya maupun kecakapan dirinya sebagai calon dokter muda Indonesia.
Dosen Pembimbing FK Uhamka Irena Ujianti menjelaskan  RMO 2021 dihelat 21 Agustus 2021, yang digelar secara online di Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Indonesia. “RMO ini program olimpiade berjenjang yang dipersiapkan menuju kompetisi jenjang berikutnya, International Indonesia Medical Olympiad. Selamat dan sukses untuk mahasiswa yang berhasil menjadi juara,” ujar Irena.

 

Raihan medali emas Cabang Reproduksi Urologi yang disabet mahasiswa FK Uhamka menjadi kebanggaan tersendiri bagi seluruh civitas akademika. Terlebih, perjuangan tim mahasiswa FK Uhamka harus melewatinya dengan upaya yang tidak mudah. Para peserta harus melalui tiga babak dari babak penyisihan sampai menuju babak final.
Babak penyisihan terdiri dari ujian multiple choice question yang meliputi bidang anatomi, histologi, patologianatomi, patologiklinis, mikrobiologi, dan parasitologi. Kemudian, di babak final, mereka harus mengasah keterampilannya dalam Student Oral Case Analysis (SOCA).
“Peserta dengan nilai tertinggi akan keluar sebagai pemenang. Alhamdulillah, delegasi FK Uhamka berhasil meraih satu medali emas. Semoga prestasi ini mampu menjadi pelecut bagi mahasiswa FK UHAMA lainnya,” ujar Irena. Ia berterima kasih kepada mahasiswa yang berhasil mengharumkan nama kampus.
Wakil Dekan III FK Uhamka Leli Hesti mengatakan, capaian ini diharapkan menjadi pemicu bagi FK Uhamka agar terus melahirkan prestasi-prestasi bergengsi di kemudian hari. “Hal ini sesuai visi dan misi FK Uhamka untuk menghasilkan dokter lulusan yang unggul dalam kecerdasan spiritual, intelektual, emosional, dan sosial sesuai kebutuhan pelayanan kesehatan di bidang kesehatan kerja dan layanan primer pada tahun 2025.”
Pemenang Juara I RMO 2021, Ibnu Albantani dan Yustian Wahyu, mengaku tidak menyangka berhasil meraih medali emas. Apalagi, olimpiade itu dilakukan di tengah padatnya ujian di kampus. Namun berkat doa, kerja keras, dan bimbingan para dosen, mereka berhasil menjadi juara.
“Pada awalnya, kami merasa tidak percaya diri mengikuti perlombaan ini. Alasannya, karena melihat pesaing dari universitas ternama. Tapi, hal itu tidak menyurutkan tekad kami dalam berjuang. Dan akhirnya berkat ridha Allah kami dapat mempersembahkan kemenangan ini untuk almamater Fakultas Kedokteran Uhamka,” tuturnya. [KW]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories