Everton Vs Manchester 0-2 Duel Saling Intip, City Lolos .

Manchester City mempermalukan Everton 2-0 (0-0) dalam babak perempat final Piala FA di Goodison Park kemarin pagi WIB. Dengan begitu, City berhak melaju ke babak semifinal.

Meski dengan susah payah, Manchester City tampil lebih dominan. Dengan 74 persen ball possesion dan membuat 15 Attempts, enam di antaranya on goal.

Sementara Everton cuma punya dua shot on target. City baru bisa membuat gol di menit ke-84 lewat Ilkay Guendogan dan enam menit setelah-nya lewat Kevin De Bruyne.

Manchester City menjadi tim Premier League kedua yang lolos ke empat besar Piala FA, setelah Southampton beberapa jam sebelumnya menyingkirkan Bournemouth 3-0.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menurunkan beberapa pemain lapis keduanya. City masih terlalu tangguh untuk Everton. Sayangnya, City dibuat kesulitan oleh Everton sedari menit awal. Dicatat BBC, City punya 15 attempts dengan enam on goal dan menguasai 74 persen ball possesion.

Hanya menyisakan 26 persen untuk Everton, ini jadi rekor penguasaan bola terendah lawannya itu sejak Maret 2018.

Meski begitu, gelombang serangan City selalu dipatahkan barisan pertahanan Everton, sebelum kebuntuan pecah di menit ke-84 saat Ilkay Guendogan menjebol jala Everton.

Kevin De Bruyne memantapkan kemenangan 2-0 City di menit ke-90. City pun lolos ke semifinal Piala FA untuk tiga musim beruntun dan masih berpeluang meraih empat gelar musim ini.

Kemenangan yang melegakan manajer Pep Guardiola, karena Everton sangat menyulitkan. “Laga yang sangat sulit. Kami lihat Everton begitu komitmen, fokus sekali, mereka sangat agresif dalam bertahan,” ujar Guardiola seperti dilansir BBC Sport.

Pep mengakui, meski tak ba nyak mengalami serangan dari Everton, namun permainan begitu ketat. Hal ini menguji kesabaran Manchester City untuk menyerang. “Kami bahkan tidak diserang sama sekali dan kami sangat sabar. Ini laga tersulit kami dalam empat bulan terakhir, setelah jeda internasional,” ujarnya.

 

Permainan yang saling mengintip di masing-masing kubu, membuat City harus bersabar. “Malam ini sangat sulit, mereka punya pemain berpengalaman saat memegang bola dengan dua pemain lainnya siap menyerang balik. Komitmen luar biasa dari para pemain. Kemenangan ini mantap sekali,” ujar Guardiola.

The Toffees, julukan Everton, tersungkur. Sedang pasukan Guar diola itu berarti sudah men catatkan 25 kemenangan da lam 26 pertandingan terak-hir nya di seluruh kompetisi. Satu-satunya kekalahan itu diderita The Citizens tatkala dihajar Manchester United 0-2 di Premier League, awal bulan ini.

Selain itu, kemenangan atas Everton masih terus membuka peluang Manchester City memenangi Quadruple. De Bruyne Cs unggul jauh di klasemen Liga Inggris, maju ke final Piala Liga, dan lolos ke perempatfinal Liga Champions. [JON/NET]

]]> .
Manchester City mempermalukan Everton 2-0 (0-0) dalam babak perempat final Piala FA di Goodison Park kemarin pagi WIB. Dengan begitu, City berhak melaju ke babak semifinal.

Meski dengan susah payah, Manchester City tampil lebih dominan. Dengan 74 persen ball possesion dan membuat 15 Attempts, enam di antaranya on goal.

Sementara Everton cuma punya dua shot on target. City baru bisa membuat gol di menit ke-84 lewat Ilkay Guendogan dan enam menit setelah-nya lewat Kevin De Bruyne.

Manchester City menjadi tim Premier League kedua yang lolos ke empat besar Piala FA, setelah Southampton beberapa jam sebelumnya menyingkirkan Bournemouth 3-0.

Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menurunkan beberapa pemain lapis keduanya. City masih terlalu tangguh untuk Everton. Sayangnya, City dibuat kesulitan oleh Everton sedari menit awal. Dicatat BBC, City punya 15 attempts dengan enam on goal dan menguasai 74 persen ball possesion.

Hanya menyisakan 26 persen untuk Everton, ini jadi rekor penguasaan bola terendah lawannya itu sejak Maret 2018.

Meski begitu, gelombang serangan City selalu dipatahkan barisan pertahanan Everton, sebelum kebuntuan pecah di menit ke-84 saat Ilkay Guendogan menjebol jala Everton.

Kevin De Bruyne memantapkan kemenangan 2-0 City di menit ke-90. City pun lolos ke semifinal Piala FA untuk tiga musim beruntun dan masih berpeluang meraih empat gelar musim ini.

Kemenangan yang melegakan manajer Pep Guardiola, karena Everton sangat menyulitkan. “Laga yang sangat sulit. Kami lihat Everton begitu komitmen, fokus sekali, mereka sangat agresif dalam bertahan,” ujar Guardiola seperti dilansir BBC Sport.

Pep mengakui, meski tak ba nyak mengalami serangan dari Everton, namun permainan begitu ketat. Hal ini menguji kesabaran Manchester City untuk menyerang. “Kami bahkan tidak diserang sama sekali dan kami sangat sabar. Ini laga tersulit kami dalam empat bulan terakhir, setelah jeda internasional,” ujarnya.

 

Permainan yang saling mengintip di masing-masing kubu, membuat City harus bersabar. “Malam ini sangat sulit, mereka punya pemain berpengalaman saat memegang bola dengan dua pemain lainnya siap menyerang balik. Komitmen luar biasa dari para pemain. Kemenangan ini mantap sekali,” ujar Guardiola.

The Toffees, julukan Everton, tersungkur. Sedang pasukan Guar diola itu berarti sudah men catatkan 25 kemenangan da lam 26 pertandingan terak-hir nya di seluruh kompetisi. Satu-satunya kekalahan itu diderita The Citizens tatkala dihajar Manchester United 0-2 di Premier League, awal bulan ini.

Selain itu, kemenangan atas Everton masih terus membuka peluang Manchester City memenangi Quadruple. De Bruyne Cs unggul jauh di klasemen Liga Inggris, maju ke final Piala Liga, dan lolos ke perempatfinal Liga Champions. [JON/NET]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories