Eskalasi Demo Tolak Kenaikan Harga BBM Meluas

Gelombang aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terus terjadi di berbagai penjuru kota di Indonesia. Para demonstran berasal dari berbagai elemen masyarakat seperti mahasiswa, buruh, guru honorer, nelayan, sopir angkot, sopir ojek online hingga emak-emak.

Keripikpedas.id mengunggah meme peta Indonesia. Di dalamnya ada keterangan 44 titik wilayah se-Indonesia yang terdapat aksi demonstrasi kenaikan harga BBM.

Antara lain, Aceh, Lampung, Medan, Padang, Pekanbaru, Bengkulu, Jambi, Pangkalpinang, Banten, Jakarta, Bekasi, Bandung, Bogor, Tasikmalaya, Cirebon, Semarang.

Kemudian, Brebes, Purwokerto, Kebumen, Solo, Sukoharjo, Yogyakarta, Surabaya, Sidoarjo, Banyuwangi, Malang, Jombang, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Balikpapan.

Selanjutnya, Samarinda, Gorontalo, Makassar, Palu, Kendari, Mamuju, Mataram (NTB), Sikka (NTT), Ambon, Timika, Sorong, hingga Jayapura.

“Peta aksi demo kenaikan harga BBM,” ujar Keripikpedas.id dalam caption-nya.

Akun @Alshaibashihab mengatakan, kebijakan Pemerintah terkait penyesuaian harga BBM, mengundang gelombang demonstrasi di sejumlah daerah di Indonesia. Kata @MSkaban3, eskalasi demonstrasi meluas.

“Yang menolak kenaikan harga BBM meluas dan tidak terbendung. Jadi, sebaiknya Presiden ubah kenaikan harga BBM,” saran @MSkaban3.

Akun @Sugikawuloalit memprediksi aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM akan semakin meluas ke seantero pelosok negeri. Kata dia bukan tanpa alasan, kenaikan harga BBM semakin menambah beban biaya hidup masyarakat bawah.

“Kenaikan BBM akan membawa efek terhadap kenaikan harga pangan dan sembako. Sebab, seluruh biaya distribusinya menggunakan BBM,” ungkap @Roby_Sotya_Prabawara.

Akun @airman673 menilai, demonstrasi mahasiswa yang menguntuk kenaikan harga BBM adalah perjuangan. Dengan itu, jika ada sebagian masyarakat yang terganggu dengan adanya demonstrasi tersebut mohon bersabar.

“Karena ini ada kepentingan umum yang lebih besar,” kata dia.

 

Akun @hero212 mengatakan, Pemerintah mulai ketakutan dengan demonstrasi menolak kenaikan harga BBM. Soalnya, kata dia aksi demonstrasi terus meluas di berbagai daerah.

“Ayo gaspol rem blong,” kata @hero212.

Akun @Harry_Soekono mempersilakan seluruh elemen masyarakat untuk demo kenaikan harga BBM. Asalkan, kata dia, demonstrasi tidak dilakukan secara anarkis dan merugikan pihak lain.

“Percuma saja demo tolak kenaikan harga BBM, nggak bakal didengar Pemeritah bila tidak ada aksi kejutan,” ujar @agushambali.

Akun @Supriyadi pesimistis. Kata dia, demonstrasi sebesar apapun tidak akan mengubah harga BBM jadi turun. Soalnya, kata dia, DPR-nya diam saja seolah tidak mendengarkan lagi suara rakyat.

“Tidak setuju dengan demo penolakan BBM yang dilakukan di beberapa daerah. Lebih baik kawal dan cari cara agar subsidi bisa tepat sasaran,” kata @Eka_Kurniawan.

Bahkan, @Suheri kesal dengan aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM. Soalnya, kata dia, kondisi negara memang mengharuskan menaikkan harga BBM karena situasi sedang sulit.

“Malah demo bIkin ekonomi merosot,” kritiknya.

Akun @singkong_apik heran dengan mahasiswa sekarang yang kurang cerdas melihat kondisi yang ada. Kata dia, dampak perang Ukraina vs Rusia membuat semua negara khawatir akan terjadinya krisis pangan dan energi.

“Harga BBM tidak akan diturunkan lagi. Mahasiswa kuliah saja yang benar dan belajar yang benar biar jadi orang pintar supaya kalau nanti jadi Presiden bisa turunkan harga BBM,” saran @Motivasi_s. [TIF]

]]> Gelombang aksi unjuk rasa penolakan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terus terjadi di berbagai penjuru kota di Indonesia. Para demonstran berasal dari berbagai elemen masyarakat seperti mahasiswa, buruh, guru honorer, nelayan, sopir angkot, sopir ojek online hingga emak-emak.

Keripikpedas.id mengunggah meme peta Indonesia. Di dalamnya ada keterangan 44 titik wilayah se-Indonesia yang terdapat aksi demonstrasi kenaikan harga BBM.

Antara lain, Aceh, Lampung, Medan, Padang, Pekanbaru, Bengkulu, Jambi, Pangkalpinang, Banten, Jakarta, Bekasi, Bandung, Bogor, Tasikmalaya, Cirebon, Semarang.

Kemudian, Brebes, Purwokerto, Kebumen, Solo, Sukoharjo, Yogyakarta, Surabaya, Sidoarjo, Banyuwangi, Malang, Jombang, Pontianak, Palangkaraya, Banjarmasin, Balikpapan.

Selanjutnya, Samarinda, Gorontalo, Makassar, Palu, Kendari, Mamuju, Mataram (NTB), Sikka (NTT), Ambon, Timika, Sorong, hingga Jayapura.

“Peta aksi demo kenaikan harga BBM,” ujar Keripikpedas.id dalam caption-nya.

Akun @Alshaibashihab mengatakan, kebijakan Pemerintah terkait penyesuaian harga BBM, mengundang gelombang demonstrasi di sejumlah daerah di Indonesia. Kata @MSkaban3, eskalasi demonstrasi meluas.

“Yang menolak kenaikan harga BBM meluas dan tidak terbendung. Jadi, sebaiknya Presiden ubah kenaikan harga BBM,” saran @MSkaban3.

Akun @Sugikawuloalit memprediksi aksi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM akan semakin meluas ke seantero pelosok negeri. Kata dia bukan tanpa alasan, kenaikan harga BBM semakin menambah beban biaya hidup masyarakat bawah.

“Kenaikan BBM akan membawa efek terhadap kenaikan harga pangan dan sembako. Sebab, seluruh biaya distribusinya menggunakan BBM,” ungkap @Roby_Sotya_Prabawara.

Akun @airman673 menilai, demonstrasi mahasiswa yang menguntuk kenaikan harga BBM adalah perjuangan. Dengan itu, jika ada sebagian masyarakat yang terganggu dengan adanya demonstrasi tersebut mohon bersabar.

“Karena ini ada kepentingan umum yang lebih besar,” kata dia.

 

Akun @hero212 mengatakan, Pemerintah mulai ketakutan dengan demonstrasi menolak kenaikan harga BBM. Soalnya, kata dia aksi demonstrasi terus meluas di berbagai daerah.

“Ayo gaspol rem blong,” kata @hero212.

Akun @Harry_Soekono mempersilakan seluruh elemen masyarakat untuk demo kenaikan harga BBM. Asalkan, kata dia, demonstrasi tidak dilakukan secara anarkis dan merugikan pihak lain.

“Percuma saja demo tolak kenaikan harga BBM, nggak bakal didengar Pemeritah bila tidak ada aksi kejutan,” ujar @agushambali.

Akun @Supriyadi pesimistis. Kata dia, demonstrasi sebesar apapun tidak akan mengubah harga BBM jadi turun. Soalnya, kata dia, DPR-nya diam saja seolah tidak mendengarkan lagi suara rakyat.

“Tidak setuju dengan demo penolakan BBM yang dilakukan di beberapa daerah. Lebih baik kawal dan cari cara agar subsidi bisa tepat sasaran,” kata @Eka_Kurniawan.

Bahkan, @Suheri kesal dengan aksi demonstrasi mahasiswa yang menolak kenaikan harga BBM. Soalnya, kata dia, kondisi negara memang mengharuskan menaikkan harga BBM karena situasi sedang sulit.

“Malah demo bIkin ekonomi merosot,” kritiknya.

Akun @singkong_apik heran dengan mahasiswa sekarang yang kurang cerdas melihat kondisi yang ada. Kata dia, dampak perang Ukraina vs Rusia membuat semua negara khawatir akan terjadinya krisis pangan dan energi.

“Harga BBM tidak akan diturunkan lagi. Mahasiswa kuliah saja yang benar dan belajar yang benar biar jadi orang pintar supaya kalau nanti jadi Presiden bisa turunkan harga BBM,” saran @Motivasi_s. [TIF]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories