Elektabilitas PDIP Meroket Lagi, Ini Kata Hasto

Sempat turun di periode April-Juli 2021, elektabilitas PDIP kembali naik di Juli-November 2021. Hal itu terlihat dalam temuan survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis, Minggu (5/12).

Survei nasional yang digelar antara 2 sampai 6 November itu melibatkan total 2.020 responden dari seluruh provinsi pada usia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Survei dengan metode multistage random sampling ini cukup powerfull karena dilakukan dengan wawancara tatap muka, bukan by phone.

Hasilnya, PDIP masih kokoh di urutan pertama sebagai partai yang paling banyak dipilih. Partai yang dikomandoi Megawati Soekarnoputri meraup dukungan 26,4 persen. Naik dibanding periode sebelumnya, yakni April-Juli di angka 24,4 persen.

Posisi PDIP jauh meninggalkan pesaingnya, yakni Partai Gerindra di urutan kedua yang meraup dukungan 15,2 persen. Di bawahnya ada Golkar 10,6 persen, PKB 7,2 persen, PKS 6,3 persen, dan Partai NasDem 3,7 persen, PPP 2,7 persen, PAN 1,7 persen, dan Perindo 1,4 persen. Sisanya, yakni Hanura, PBB, Berkarya, Garuda, PSI, Partai Ummat, Gelora dan PKPI di bawah 1 persen.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meyakini, kembali naiknya elektabilitas ini tidak terlepas dari upaya partainya yang terus turun ke bawah, khususnya selama pandemi Covid-19. Temuan survei tersebut menjadi suntikan optimisme bagi partainya untuk menjaga kepercayaan rakyat dengan sebaik-baiknya.

“Dengan elektoral yang tinggi tersebut, partai mendapat energi pergerakan, terlebih saat ini terjadi tren menaik. Rebound ini menjadi momentum untuk terus bergerak dan semakin kokoh dengan ideologi Pancasila serta menjadikan PDIP sebagai rumah kebangsaan Indonesia Raya,” kata Hasto, dalam keterangannya kepada RM.id, Senin (6/12).

Selama pandemi, sebutnya, selain turun bersama rakyat, PDIP juga aktif mendorong kebijakan realokasi anggaran untuk peningkatan imunitas tubuh melalui program kesehatan, bantuan sosial, mendorong lapangan kerja bagi rakyat, pembuatan dapur umum, bantuan obat-obatan, vaksin dan gotong royong bersama rakyat.

“Meskipun elektoral partai tinggi, namun arahan Ibu Megawati Soekarnoputri selalu meminta anggota dan kader partai tidak boleh berpuas diri. Survei hanyalah ukuran elektoral pada saat survei dilakukan. Yang penting menjaga semangat dan tiada hari tanpa pergerakan,” pungkasnya. [SAR]

]]> Sempat turun di periode April-Juli 2021, elektabilitas PDIP kembali naik di Juli-November 2021. Hal itu terlihat dalam temuan survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis, Minggu (5/12).

Survei nasional yang digelar antara 2 sampai 6 November itu melibatkan total 2.020 responden dari seluruh provinsi pada usia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Survei dengan metode multistage random sampling ini cukup powerfull karena dilakukan dengan wawancara tatap muka, bukan by phone.

Hasilnya, PDIP masih kokoh di urutan pertama sebagai partai yang paling banyak dipilih. Partai yang dikomandoi Megawati Soekarnoputri meraup dukungan 26,4 persen. Naik dibanding periode sebelumnya, yakni April-Juli di angka 24,4 persen.

Posisi PDIP jauh meninggalkan pesaingnya, yakni Partai Gerindra di urutan kedua yang meraup dukungan 15,2 persen. Di bawahnya ada Golkar 10,6 persen, PKB 7,2 persen, PKS 6,3 persen, dan Partai NasDem 3,7 persen, PPP 2,7 persen, PAN 1,7 persen, dan Perindo 1,4 persen. Sisanya, yakni Hanura, PBB, Berkarya, Garuda, PSI, Partai Ummat, Gelora dan PKPI di bawah 1 persen.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto meyakini, kembali naiknya elektabilitas ini tidak terlepas dari upaya partainya yang terus turun ke bawah, khususnya selama pandemi Covid-19. Temuan survei tersebut menjadi suntikan optimisme bagi partainya untuk menjaga kepercayaan rakyat dengan sebaik-baiknya.

“Dengan elektoral yang tinggi tersebut, partai mendapat energi pergerakan, terlebih saat ini terjadi tren menaik. Rebound ini menjadi momentum untuk terus bergerak dan semakin kokoh dengan ideologi Pancasila serta menjadikan PDIP sebagai rumah kebangsaan Indonesia Raya,” kata Hasto, dalam keterangannya kepada RM.id, Senin (6/12).

Selama pandemi, sebutnya, selain turun bersama rakyat, PDIP juga aktif mendorong kebijakan realokasi anggaran untuk peningkatan imunitas tubuh melalui program kesehatan, bantuan sosial, mendorong lapangan kerja bagi rakyat, pembuatan dapur umum, bantuan obat-obatan, vaksin dan gotong royong bersama rakyat.

“Meskipun elektoral partai tinggi, namun arahan Ibu Megawati Soekarnoputri selalu meminta anggota dan kader partai tidak boleh berpuas diri. Survei hanyalah ukuran elektoral pada saat survei dilakukan. Yang penting menjaga semangat dan tiada hari tanpa pergerakan,” pungkasnya. [SAR]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories