eKuliner Awards 2022, Upaya Paxel Dan Kemenparekraf Pompa Semangat Pelaku Usaha Kecil

Upaya membangkitkan kembali perekonomian masyarakat imbas pandemi adalah mendukung geliat pelaku usaha kecil khususnya yang berskala mikro atau UMKM.

Pelaku UMKM didorong untuk kreatif. Salah satu upaya memompa semangat pelaku UMKM untuk berlomba kreatif adalah diadakannya eKuliner Awards 2021 oleh Paxel.

Co-founder Paxel Zaldy memandang, di tengah tahun 2022 UMKM sudah makin bergeliat dan tumbuh positif. Hal ini diharapkan dapat mendorong program Indonesia Spice Up The World yang digaungkan pemerintah.

“Kami mencatat dalam ekosistem Paxel sendiri setidaknya ada kenaikan jumlah pelaku usaha kuliner sebesar 30 persen sejak 2021,” kata Zaldy, dikutip Sabtu (30/7).

Angka ini juga diikuti dengan penyerapan tenaga kerja dari sisi UMKM Kuliner sebesar 6 juta pekerja. Hal ini sejalan dengan harapan Pemerintah yang mendorong UMKM go digital, guna meraih omzet yang semakin berlipat,” tuturnya. 

Melalui teknologi dan logistik, Paxel telah mewujudkan minat UMKM kuliner untuk memasarkan produknya kepada jutaan pelanggan baru se-Indonesia.

Zaldy menyebutkan, kenaikan omzet UMKM kuliner lewat penjualan online menjadi bukti bahwa pelaku bisnis kuliner saat ini sudah mulai sadar pentingnya melek digital.

Paxel membeberkan, permintaan produk kuliner banyak berasal dari kota-kota besar seperti Jabodetabek, yang kemudian dikirimkan dari daerah. Sehingga ekonomi di daerah sangat terbantu. Dari data Paxel, adanya kenaikan omzet para pemenang eKuliner 2021 senilai 56 persen.

“Ini menjelaskan secara tidak langsung bahwa UMKM kuliner di daerah sudah mampu bersaing melalui platform online,” tambahnya.

Sejak 2018 hingga saat ini, Paxel telah memiliki lebih dari 2 juta UMKM Kuliner yang tersebar di seluruh Indonesia dengan kategori makanan beku, makanan segar dan makanan tahan lama, yang didorong melalui layanan sameday delivery dan platform JajanBedaKota, PaxelMarket.

 

Ia menegaskan, penghargaan bergengsi eKuliner Awards 2022 bagi UMKM kuliner turut didukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Berdasarkan data transaksi penjualan UMKM kuliner selama periode 1 Juli 2021 hingga 30 Juni 2022, terdapat 18 UMKM kuliner online dari 10 kota di Indonesia yang mencatatkan jumlah transaksi terbesar dari kota Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Magelang, Yogyakarta, Solo, Malang, Surabaya dan Denpasar.

Kategori yang diluncurkan adalah kuliner makanan beku dari kota besar utama, kuliner makanan segar dari kota besar utama, dan kuliner makanan tahan lama dari kota besar utama.

Kemudian, kuliner makanan beku dari kota besar lainnya, kuliner makanan segar dari kota besar lainnya, serta kuliner makanan tahan lama dari kota besar lainnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, UMKM kuliner merupakan peluang usaha yang lebih mudah dan cepat mengembangkan usahanya.

Untuk itu, UMKM kuliner perlu didukung agar kembali memberikan kontribusi, seperti tahun 2020 telah menyumbang 41 persen terhadap PDB ekonomi kreatif.

“Selama pandemi, usaha kuliner terbukti dapat bertahan bahkan bisa berkembang, mampu menggerakkan perekonomian bahkan menyerap tenaga kerja paling banyak,” tuturnya.

Sandi berharap, acara ini akan melahirkan para juara produk UMKM kreatif dan kuliner yang bisa go internasional. Sehingga, dapat menjadi lokomotif pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pasca pandemi.

“Ujungnya adalah pemberdayaan masyarakat dan UMKM, yang dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya demi kebangkitan ekonomi nasional.” tuturnya.

Mereka yang terpilih dalam UMKM Kuliner Online pemenang penghargaan eKuliner Awards 2022, antara lain Spencer Almond Milk-Kuliner makanan beku dari Surabaya, dan Pempek Natasya-Kuliner makanan beku dari Jakarta.

Kemudian, Roti Sisir Jogja-Kuliner makanan tahan lama dari Yogyakarta dan Pia Agung-Kuliner makanan tahan lama dari Denpasar. ■

]]> Upaya membangkitkan kembali perekonomian masyarakat imbas pandemi adalah mendukung geliat pelaku usaha kecil khususnya yang berskala mikro atau UMKM.

Pelaku UMKM didorong untuk kreatif. Salah satu upaya memompa semangat pelaku UMKM untuk berlomba kreatif adalah diadakannya eKuliner Awards 2021 oleh Paxel.

Co-founder Paxel Zaldy memandang, di tengah tahun 2022 UMKM sudah makin bergeliat dan tumbuh positif. Hal ini diharapkan dapat mendorong program Indonesia Spice Up The World yang digaungkan pemerintah.

“Kami mencatat dalam ekosistem Paxel sendiri setidaknya ada kenaikan jumlah pelaku usaha kuliner sebesar 30 persen sejak 2021,” kata Zaldy, dikutip Sabtu (30/7).

Angka ini juga diikuti dengan penyerapan tenaga kerja dari sisi UMKM Kuliner sebesar 6 juta pekerja. Hal ini sejalan dengan harapan Pemerintah yang mendorong UMKM go digital, guna meraih omzet yang semakin berlipat,” tuturnya. 

Melalui teknologi dan logistik, Paxel telah mewujudkan minat UMKM kuliner untuk memasarkan produknya kepada jutaan pelanggan baru se-Indonesia.

Zaldy menyebutkan, kenaikan omzet UMKM kuliner lewat penjualan online menjadi bukti bahwa pelaku bisnis kuliner saat ini sudah mulai sadar pentingnya melek digital.

Paxel membeberkan, permintaan produk kuliner banyak berasal dari kota-kota besar seperti Jabodetabek, yang kemudian dikirimkan dari daerah. Sehingga ekonomi di daerah sangat terbantu. Dari data Paxel, adanya kenaikan omzet para pemenang eKuliner 2021 senilai 56 persen.

“Ini menjelaskan secara tidak langsung bahwa UMKM kuliner di daerah sudah mampu bersaing melalui platform online,” tambahnya.

Sejak 2018 hingga saat ini, Paxel telah memiliki lebih dari 2 juta UMKM Kuliner yang tersebar di seluruh Indonesia dengan kategori makanan beku, makanan segar dan makanan tahan lama, yang didorong melalui layanan sameday delivery dan platform JajanBedaKota, PaxelMarket.

 

Ia menegaskan, penghargaan bergengsi eKuliner Awards 2022 bagi UMKM kuliner turut didukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Berdasarkan data transaksi penjualan UMKM kuliner selama periode 1 Juli 2021 hingga 30 Juni 2022, terdapat 18 UMKM kuliner online dari 10 kota di Indonesia yang mencatatkan jumlah transaksi terbesar dari kota Jakarta, Bogor, Bandung, Semarang, Magelang, Yogyakarta, Solo, Malang, Surabaya dan Denpasar.

Kategori yang diluncurkan adalah kuliner makanan beku dari kota besar utama, kuliner makanan segar dari kota besar utama, dan kuliner makanan tahan lama dari kota besar utama.

Kemudian, kuliner makanan beku dari kota besar lainnya, kuliner makanan segar dari kota besar lainnya, serta kuliner makanan tahan lama dari kota besar lainnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan, UMKM kuliner merupakan peluang usaha yang lebih mudah dan cepat mengembangkan usahanya.

Untuk itu, UMKM kuliner perlu didukung agar kembali memberikan kontribusi, seperti tahun 2020 telah menyumbang 41 persen terhadap PDB ekonomi kreatif.

“Selama pandemi, usaha kuliner terbukti dapat bertahan bahkan bisa berkembang, mampu menggerakkan perekonomian bahkan menyerap tenaga kerja paling banyak,” tuturnya.

Sandi berharap, acara ini akan melahirkan para juara produk UMKM kreatif dan kuliner yang bisa go internasional. Sehingga, dapat menjadi lokomotif pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif pasca pandemi.

“Ujungnya adalah pemberdayaan masyarakat dan UMKM, yang dapat membuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya demi kebangkitan ekonomi nasional.” tuturnya.

Mereka yang terpilih dalam UMKM Kuliner Online pemenang penghargaan eKuliner Awards 2022, antara lain Spencer Almond Milk-Kuliner makanan beku dari Surabaya, dan Pempek Natasya-Kuliner makanan beku dari Jakarta.

Kemudian, Roti Sisir Jogja-Kuliner makanan tahan lama dari Yogyakarta dan Pia Agung-Kuliner makanan tahan lama dari Denpasar. ■
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories