Duta Besar Inggris Untuk Indonesia Owen Jenkins Dukung Indonesia Jaga Peran Alam Pada Pertumbuhan Ekonomi

Sebagai negara yang dianugerahi keanekaragaman hayati, Indonesia termasuk negara yang beruntung. Keberagaman hayati ini diharapkan bisa dijaga dan dilestarikan dan tidak dikorbankan demi pertumbuhan ekonomi. Hal ini disampaikan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins dalam diskusi virtual yang diselenggarakan Kedutaan Besar Inggris, Kamis (8/4), dengan Professor Sir Partha Dasgupta yang membahas tentang laporannya, yaitu Dasgupta Review. 

Dubes Jenkis menjelaskan, bahwa webinar yang menampilkan Prosfesor Dasgupta bersama para perwakilan dari Kementerian Republik Indonesia, mendiskusikan aspirasi Indonesia sebagai panutan dalam pendekatan pertumbuhan ekonomi yang menguntungkan masyarakat dan mata pencahariannya, sambil tetap menjaga keunikan keanekaragaman hayati.

“Dasgupta Review menunjukkan bagaimana kita dapat dan harus memperhitungkan keanekaragaman hayati dalam pengambilan keputusan ekonomi,” jelasnya dalam webinar, yang juga menayangkan video Pangeran Charles yang menegaskan, bahwa melestarikan alam dan menyelaraskan gaya hidup modern bukan hal yang mudah. Namun masih bisa dibiasakan demi planet yang nyaman untuk ditempati.

“Memang restorasi dan regenerasi alam bukanlah pilihan yang kita miliki sebagai hal yang berharga untuk dipertimbangkan. Itu adalah kebutuhan dan keharusan untuk memastikan kelangsungan hidup,” kata Pangeran Charles dalam videonya.

Professor Dasgupta mengatakan, bahwa dalam pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan pembangunan, yang sesungguhnya harus dipahami adalah, kemakmuran jangka panjang bergantung pada penyeimbangan alam. Hal ini artinya, lanjut dia, dampak menyeluruh dari interaksi dan seluruh lapisan masyarakat terhadap alam juga ikut diperhitungkan. Dan Covid-19 menjadi contoh atas apa yang bisa terjadi kelak bila tidak ada pendekatan ini. 

“Alam adalah rumah kita. Perekonomian yang baik menuntut kita untuk mengelola alam dengan lebih baik” ujar Profesor Dasgupta dalam webinar yang juga turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa ini. [DAY]

]]> Sebagai negara yang dianugerahi keanekaragaman hayati, Indonesia termasuk negara yang beruntung. Keberagaman hayati ini diharapkan bisa dijaga dan dilestarikan dan tidak dikorbankan demi pertumbuhan ekonomi. Hal ini disampaikan Duta Besar Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins dalam diskusi virtual yang diselenggarakan Kedutaan Besar Inggris, Kamis (8/4), dengan Professor Sir Partha Dasgupta yang membahas tentang laporannya, yaitu Dasgupta Review. 

Dubes Jenkis menjelaskan, bahwa webinar yang menampilkan Prosfesor Dasgupta bersama para perwakilan dari Kementerian Republik Indonesia, mendiskusikan aspirasi Indonesia sebagai panutan dalam pendekatan pertumbuhan ekonomi yang menguntungkan masyarakat dan mata pencahariannya, sambil tetap menjaga keunikan keanekaragaman hayati.

“Dasgupta Review menunjukkan bagaimana kita dapat dan harus memperhitungkan keanekaragaman hayati dalam pengambilan keputusan ekonomi,” jelasnya dalam webinar, yang juga menayangkan video Pangeran Charles yang menegaskan, bahwa melestarikan alam dan menyelaraskan gaya hidup modern bukan hal yang mudah. Namun masih bisa dibiasakan demi planet yang nyaman untuk ditempati.

“Memang restorasi dan regenerasi alam bukanlah pilihan yang kita miliki sebagai hal yang berharga untuk dipertimbangkan. Itu adalah kebutuhan dan keharusan untuk memastikan kelangsungan hidup,” kata Pangeran Charles dalam videonya.

Professor Dasgupta mengatakan, bahwa dalam pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dan pembangunan, yang sesungguhnya harus dipahami adalah, kemakmuran jangka panjang bergantung pada penyeimbangan alam. Hal ini artinya, lanjut dia, dampak menyeluruh dari interaksi dan seluruh lapisan masyarakat terhadap alam juga ikut diperhitungkan. Dan Covid-19 menjadi contoh atas apa yang bisa terjadi kelak bila tidak ada pendekatan ini. 

“Alam adalah rumah kita. Perekonomian yang baik menuntut kita untuk mengelola alam dengan lebih baik” ujar Profesor Dasgupta dalam webinar yang juga turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartarto dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Suharso Monoarfa ini. [DAY]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories