Duta Besar Indonesia Untuk Vietnam Denny Abdi Dititipin Salam Hangat Presiden Vietnam Buat Jokowi

Duta Besar RI untuk Vietnam, Denny Abdi menyerahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Viet Nam Nguyen Phu Trong di Istana Kepresidenan di Hanoi pada Rabu pagi (17/3/2021).

Penyerahan surat tersebut menandai dimulainya secara resmi penugasan Denny Abdi, sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Republik Sosialis Vietnam.

Acara dimulai dengan peng­hormatan dari Guard of Honour dan penyambutan oleh Kepala Protokol Negara di gerbang Istana Kepresidenan Vietnam. “Prosesi penyerahan Surat Kepercayaan dari Duta Besar RI kepada Presiden Nguyen Phu Trong berlangsung khidmat,” jelas pernyataan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Hanoi (KBRI Hanoi).

Dalam kesempatan audiensi dengan Presiden Nguyen Phu Trong, Denny menyampaikan salam hangat dari Presiden Joko Widodo. Juga komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin baik selama ini.

“Presiden Nguyen Phu Trong juga menyampaikan ucapan se­lamat datang kepada Dubes RI dan menitipkan salam hangatnya kepada Presiden Joko Widodo,” terang Denny.

Presiden Vietnam mengatakan, pemerintahannya siap mendu­kung sepenuhnya pelaksanaan tugas Duta Besar RI dalam meningkatkan kerja sama bilateral, yang tentunya akan mem­bawa manfaat bagi masyarakat kedua negara.

Sejak diresmikan pada 30 Desember 1955, hubungan bi­lateral Indonesia dan Vietnam berkembang dengan sangat baik. Hubungan itu kemudian direkat dalam sebuah Kemitraan Strategis sejak 2013. Sebelum pandemi, Indonesia dan Vietnam merupakan dua negara dengan pertumbuhan ekonomi paling kuat di kawasan.

Pada akhir 2019, Menlu RI Retno Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Vietnam, Pham Binh Minh, sebagai wujud kedekatan dan dukungan Indonesia atas Keketuaan Vietnam di ASEAN2020. Di level pimpinan tertinggi, hubunganerat kedua negara dibuktikan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo ke Vietnam dan kunjungan Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Xuan Phuc ke Bali pada 2018.

Pada 2017, Presiden yang juga Sekretaris Jenderal Partai Komunis, Nguyen Phu Trong, melakukan kunjungan resmi ke Indonesia. Berbagai kunjungan tingkat tinggi tersebut telah meng­hasilkan sejumlah kesepakatan di berbagai bidang, termasuk Plan of Action Implementasi Kemitraan Strategis Indonesia-Vietnam periode 2019-2023.

Dari segi hubungan ekonomi kedua negara, pada 2020, meski di tengah pandemi Covid-19, nilai perdagangan Indonesia-Vietnam mencapai 8,2 miliar dolar AS. Ke depannya, kedua negara akan terus mencatat prestasi di berbagai bidang.

Denny Abdi merupakan diplo­mat karier yang telah mengabdi di Kementerian Luar Negeri se­lama hampir 25 tahun. Sebelum ditunjuk sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Vietnam, ia menjabat sebagai Direktur Asia Tenggara Kemlu RI. [MEL]

]]> Duta Besar RI untuk Vietnam, Denny Abdi menyerahkan Surat Kepercayaan kepada Presiden Viet Nam Nguyen Phu Trong di Istana Kepresidenan di Hanoi pada Rabu pagi (17/3/2021).

Penyerahan surat tersebut menandai dimulainya secara resmi penugasan Denny Abdi, sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Republik Sosialis Vietnam.

Acara dimulai dengan peng­hormatan dari Guard of Honour dan penyambutan oleh Kepala Protokol Negara di gerbang Istana Kepresidenan Vietnam. “Prosesi penyerahan Surat Kepercayaan dari Duta Besar RI kepada Presiden Nguyen Phu Trong berlangsung khidmat,” jelas pernyataan Kedutaan Besar Republik Indonesia di Hanoi (KBRI Hanoi).

Dalam kesempatan audiensi dengan Presiden Nguyen Phu Trong, Denny menyampaikan salam hangat dari Presiden Joko Widodo. Juga komitmennya untuk memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin baik selama ini.

“Presiden Nguyen Phu Trong juga menyampaikan ucapan se­lamat datang kepada Dubes RI dan menitipkan salam hangatnya kepada Presiden Joko Widodo,” terang Denny.

Presiden Vietnam mengatakan, pemerintahannya siap mendu­kung sepenuhnya pelaksanaan tugas Duta Besar RI dalam meningkatkan kerja sama bilateral, yang tentunya akan mem­bawa manfaat bagi masyarakat kedua negara.

Sejak diresmikan pada 30 Desember 1955, hubungan bi­lateral Indonesia dan Vietnam berkembang dengan sangat baik. Hubungan itu kemudian direkat dalam sebuah Kemitraan Strategis sejak 2013. Sebelum pandemi, Indonesia dan Vietnam merupakan dua negara dengan pertumbuhan ekonomi paling kuat di kawasan.

Pada akhir 2019, Menlu RI Retno Marsudi melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Vietnam, Pham Binh Minh, sebagai wujud kedekatan dan dukungan Indonesia atas Keketuaan Vietnam di ASEAN2020. Di level pimpinan tertinggi, hubunganerat kedua negara dibuktikan dengan kunjungan kenegaraan Presiden Joko Widodo ke Vietnam dan kunjungan Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Xuan Phuc ke Bali pada 2018.

Pada 2017, Presiden yang juga Sekretaris Jenderal Partai Komunis, Nguyen Phu Trong, melakukan kunjungan resmi ke Indonesia. Berbagai kunjungan tingkat tinggi tersebut telah meng­hasilkan sejumlah kesepakatan di berbagai bidang, termasuk Plan of Action Implementasi Kemitraan Strategis Indonesia-Vietnam periode 2019-2023.

Dari segi hubungan ekonomi kedua negara, pada 2020, meski di tengah pandemi Covid-19, nilai perdagangan Indonesia-Vietnam mencapai 8,2 miliar dolar AS. Ke depannya, kedua negara akan terus mencatat prestasi di berbagai bidang.

Denny Abdi merupakan diplo­mat karier yang telah mengabdi di Kementerian Luar Negeri se­lama hampir 25 tahun. Sebelum ditunjuk sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Vietnam, ia menjabat sebagai Direktur Asia Tenggara Kemlu RI. [MEL]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories