Dukung Wisata, Wamen PUPR Genjot Homestay Di Likupang

Wakil Menteri (Wamen) PUPR, John Wempi Wetipo terus mendorong program pembangunan sarana hunian pariwisata (Sarhunta) untuk meningkatkan potensi wisata.

Salah satunya, di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Likupang, Sulawesi Utara.

Wempi mengungkapkan, PUPR telah menyalurkan bantuan bedah rumah untuk masyarakat dengan usaha pondok wisata atau homestay sebanyak 263 unit rumah dan peningkatan kualitas rumah tanpa fungsi yang terdapat di sepanjang koridor KSPN Likupang berjumlah 266 unit.

“Program Sarhunta sangat membantu masyarakat di daerah wisata. Tidak hanya rumah yang tidak layak huni, tapi masyarakat dapat memanfaatkan bangunan yang telah direhab menjadi homestay atau penginapan bagi wisatawan yang berkunjung,” kata Wempi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/2).

Sampai saat ini, total dana yang disalurkan untuk Program Sarhunta di KSPN Likupang sebesar Rp 36,74 miliar.“Kami berharap masyarakat di Likupang, bisa sukses dengan usaha homestay dan membantu pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.

Salah satu penerima bantuan yang ditemui oleh Wakil Menteri PUPR, Ferry Rantung di Desa Marinsow Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara mengaku, sangat bersyukur dan berterima kasih telah mendapatkan bantuan ini.

“Sekarang rumah saya menjadi lebih bagus. Dengan usaha homestay ini kami mampu memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga, khususnya dan warga di Desa Marinsow,” katanya. 

Wempi pun berharap agar bantuan homestay dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam rangka promosi pariwisata.Dengan demikian, kawasan pariwisata yang ada bisa lebih menarik dan tertata dan menjadi tujuan wisatawan domestik dan mancanegara. [FIK] 
 

]]> Wakil Menteri (Wamen) PUPR, John Wempi Wetipo terus mendorong program pembangunan sarana hunian pariwisata (Sarhunta) untuk meningkatkan potensi wisata.

Salah satunya, di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Likupang, Sulawesi Utara.

Wempi mengungkapkan, PUPR telah menyalurkan bantuan bedah rumah untuk masyarakat dengan usaha pondok wisata atau homestay sebanyak 263 unit rumah dan peningkatan kualitas rumah tanpa fungsi yang terdapat di sepanjang koridor KSPN Likupang berjumlah 266 unit.

“Program Sarhunta sangat membantu masyarakat di daerah wisata. Tidak hanya rumah yang tidak layak huni, tapi masyarakat dapat memanfaatkan bangunan yang telah direhab menjadi homestay atau penginapan bagi wisatawan yang berkunjung,” kata Wempi dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/2).

Sampai saat ini, total dana yang disalurkan untuk Program Sarhunta di KSPN Likupang sebesar Rp 36,74 miliar.“Kami berharap masyarakat di Likupang, bisa sukses dengan usaha homestay dan membantu pemulihan ekonomi nasional,” ujarnya.

Salah satu penerima bantuan yang ditemui oleh Wakil Menteri PUPR, Ferry Rantung di Desa Marinsow Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara mengaku, sangat bersyukur dan berterima kasih telah mendapatkan bantuan ini.

“Sekarang rumah saya menjadi lebih bagus. Dengan usaha homestay ini kami mampu memberikan tambahan penghasilan bagi keluarga, khususnya dan warga di Desa Marinsow,” katanya. 

Wempi pun berharap agar bantuan homestay dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat dan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah dalam rangka promosi pariwisata.Dengan demikian, kawasan pariwisata yang ada bisa lebih menarik dan tertata dan menjadi tujuan wisatawan domestik dan mancanegara. [FIK] 
 
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Categories

Generated by Feedzy