Dukung Teknologi Rumah Pintar TP Link Hadirkan Tapo T100 .

<p>Teknologi rumah pintar atau smart home dengan konsep home automation, saat ini kian digemari oleh masyarakat.</p>

<p>Home automation merupakan teknologi yang tersambung ke sejumlah perangkat yang berada di rumah dan memungkinkan pengguna dapat memantau dan/atau mengontrol perangkat tersebut dari berbagai tempat.</p>

<p>Menariknya, teknologi ini telah lahir sejak abad ke-19, yaitu pada 1869 dengan penemuan remote control oleh Nikola Tesla. Remote control ini digunakan untuk mengoperasikan kapal mainan.</p>

<p>Berlanjut ke abad 20 di masa 1900 hingga 1920 dengan adanya revolusi perangkat pada peralatan rumah tangga seperti pemanggang roti, mesin pencuci, kulkas, dan lain-lain. Pada 1984, konsep &ldquo;Smart Home&rdquo; mulai muncul.</p>

<p>Berlanjut ke 1990-an, masyarakat mulai marak menggunakan Clapper, adapun penggunaan teknologi ini dianggap sebagai langkah awal menuju home automation.</p>

<p>Home automation terus berkembang hingga awal abad ke-21 saat ini, perkembangan ini membuat home automation dapat dinikmati banyak orang.</p>

<p>Home automation memberikan keuntungan kepada masyarakat, yaitu perangkat dapat dikontrol secara jauh (remote access), meningkatkan kenyamanan kepada pengguna, meningkatkan rasa aman, hingga memberikan efisiensi energi.</p>

<p>Terdapat tiga elemen penting dalam menerapkan home automation, yaitu controller yang mengacu kepada perangkat.</p>

<p>Hal ini dapat mengatur home automation, actuator yang mengacu pada saklar atau penggerak mekanisme atau system, dan sensor untuk memonitor perubahan.</p>

<p>&ldquo;Home automation dari perangkat Smart Home yang dapat dikontrol melalui aplikasi sedang populer di masyarakat,&quot; ujar Marketing Manager TP-Link Indonesia, Defrie D Gunawan dalam keterangannya, Rabu (24/5).</p>

<p>Defrie mengajak pengguna untuk meningkatkan pengalaman home automation dengan teknologi sensor yaitu Smart Motion Sensor TAPO T100.</p>

<p>Menurutnya, dengan Smart Motion Sensor TAPO T100, pengguna dapat menikmati <em>hands</em>-<em>free</em> <em>motion</em> <em>control</em> dimana saat sensor mendeteksi pergerakan, perangkat pintar di rumah dapat diaktifkan maupun dimatikan tanpa perlu disentuh ataupun buka aplikasinya.</p>

<p>Hal ini tentunya bisa memberikan efisiensi dari segi waktu dan energi listrik. Selain itu, TAPO T100 juga dapat membantu menjaga rumah dari penyusup dengan memicu alarm pada Smart Hub and Chime TAPO H100 yang bekerja sebagai <em>gateway</em>/<em>hub</em> <em>smart</em> <em>home</em>.</p>

<p>Lebih lanjut, Defrie mengatakan TAPO T100 ini dapat mendeteksi dengan jarak hingga tujuh meter dengan sudut pandang 120 derajat yang dapat diatur sensitivitasnya dengan mudah.</p>

<p>&quot;Perangkat pintar ini menggunakan baterai yang mendukung penggunaan hingga satu tahun yang dapat diletakan dimana saja tanpa perlu kabel,&quot; pungkas Defrie. ■</p> .

<p>Teknologi rumah pintar atau smart home dengan konsep home automation, saat ini kian digemari oleh masyarakat.</p>

<p>Home automation merupakan teknologi yang tersambung ke sejumlah perangkat yang berada di rumah dan memungkinkan pengguna dapat memantau dan/atau mengontrol perangkat tersebut dari berbagai tempat.</p>

<p>Menariknya, teknologi ini telah lahir sejak abad ke-19, yaitu pada 1869 dengan penemuan remote control oleh Nikola Tesla. Remote control ini digunakan untuk mengoperasikan kapal mainan.</p>

<p>Berlanjut ke abad 20 di masa 1900 hingga 1920 dengan adanya revolusi perangkat pada peralatan rumah tangga seperti pemanggang roti, mesin pencuci, kulkas, dan lain-lain. Pada 1984, konsep &ldquo;Smart Home&rdquo; mulai muncul.</p>

<p>Berlanjut ke 1990-an, masyarakat mulai marak menggunakan Clapper, adapun penggunaan teknologi ini dianggap sebagai langkah awal menuju home automation.</p>

<p>Home automation terus berkembang hingga awal abad ke-21 saat ini, perkembangan ini membuat home automation dapat dinikmati banyak orang.</p>

<p>Home automation memberikan keuntungan kepada masyarakat, yaitu perangkat dapat dikontrol secara jauh (remote access), meningkatkan kenyamanan kepada pengguna, meningkatkan rasa aman, hingga memberikan efisiensi energi.</p>

<p>Terdapat tiga elemen penting dalam menerapkan home automation, yaitu controller yang mengacu kepada perangkat.</p>

<p>Hal ini dapat mengatur home automation, actuator yang mengacu pada saklar atau penggerak mekanisme atau system, dan sensor untuk memonitor perubahan.</p>

<p>&ldquo;Home automation dari perangkat Smart Home yang dapat dikontrol melalui aplikasi sedang populer di masyarakat,&quot; ujar Marketing Manager TP-Link Indonesia, Defrie D Gunawan dalam keterangannya, Rabu (24/5).</p>

<p>Defrie mengajak pengguna untuk meningkatkan pengalaman home automation dengan teknologi sensor yaitu Smart Motion Sensor TAPO T100.</p>

<p>Menurutnya, dengan Smart Motion Sensor TAPO T100, pengguna dapat menikmati <em>hands</em>-<em>free</em> <em>motion</em> <em>control</em> dimana saat sensor mendeteksi pergerakan, perangkat pintar di rumah dapat diaktifkan maupun dimatikan tanpa perlu disentuh ataupun buka aplikasinya.</p>

<p>Hal ini tentunya bisa memberikan efisiensi dari segi waktu dan energi listrik. Selain itu, TAPO T100 juga dapat membantu menjaga rumah dari penyusup dengan memicu alarm pada Smart Hub and Chime TAPO H100 yang bekerja sebagai <em>gateway</em>/<em>hub</em> <em>smart</em> <em>home</em>.</p>

<p>Lebih lanjut, Defrie mengatakan TAPO T100 ini dapat mendeteksi dengan jarak hingga tujuh meter dengan sudut pandang 120 derajat yang dapat diatur sensitivitasnya dengan mudah.</p>

<p>&quot;Perangkat pintar ini menggunakan baterai yang mendukung penggunaan hingga satu tahun yang dapat diletakan dimana saja tanpa perlu kabel,&quot; pungkas Defrie. ■</p> .

Sumber : Berita Etalase Bisnis .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories