Dukung Program Sejuta Rumah, Apersi Ungkap 3 Program

Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah akan menjalankan beberapa program prioritas di masa jabatannya. Junaidi terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Nasional (Munas) VI Apersi yang digelar 9 Februari 2021 lalu.

Junaidi kembali memimpin organisasi ini hingga 2025 mendatang. “Kita sudah siapkan program prioritas sebagai solusi untuk meningkatkan kinerja bagi pengembang perumahan yang tergabung dalam Apersi, di tengah kondisi pandemi saat ini,” kata Junaidi di Jakarta, Kamis (18/3).

Menurutnya program-program tersebut akan meliputi berbagai aspek, mulai dari memanfaatkan teknologi secara maksimal, memberantas pungutan liar (pungli), dan mendorong pemerintah serta perbankan untuk lebih mempermudah dan memperbesar keran pembiayaan perumahan bagi MBR.

“Jadi tiga hal itu menurut kami sangat penting, apalagi dalam kondisi seperti sekarang ini. Pertama teknologi, memang sudah menjadi keharusan, karena pandemi ini memberikan pembelajaran bagi kita untuk semakin maju dalam rekayasa teknologi, baik dalam urusan administrasi maupun pemasaran,” terangnya, usai pelantikan pengurus DPP Apersi, di Jakarta, Kamis (18/3).

Yang kedua adalah memberantas pungli. Untuk membetantas pungli, Apersi membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Saber Pungli dan sudah menjalin kerjasama dengan pemerintah melalui Satgas Saber Pungli.

Dan yang ketiga adalah pembiayaan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Untuk urusan pembiayaan ini, kami akan terus berjuang mendorong agar pembiayaan perumahan bagi MBR ini semakin memiliki banyak skema dan lebih terjangkau,” jelas Junaidi.

Lebih lanjut Junaidi menjelaskan pihaknya sangat serius karena ini juga sangat berpengaruh terhadap kinerja pengembang anggota Apersi membantu pemerintah dalam mensukseskan program sejuta rumah.

“Terkait berkembangnya teknologi digital Apersi harus memaksimalkan peran digital dalam bagian pengurusannya dan akan mengaktifkan koperasi, karena akan memberikan manfaat bagi anggota,” ujar Junaidi.

Saat ini Apersi memiliki anggota mencapai 3.000 lebih yang terbagi di 26 dewan perwakilan daerah (DPD). “Jumlah anggota ini menjadikan Apersi sebagai asosiasi nomor 2 yang memiliki anggota terbanyak dari 17 asosiasi perumahan yang ada di Indonesia,” pungkas Junaidi. [NOV]

]]> Ketua Umum Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Junaidi Abdillah akan menjalankan beberapa program prioritas di masa jabatannya. Junaidi terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Nasional (Munas) VI Apersi yang digelar 9 Februari 2021 lalu.

Junaidi kembali memimpin organisasi ini hingga 2025 mendatang. “Kita sudah siapkan program prioritas sebagai solusi untuk meningkatkan kinerja bagi pengembang perumahan yang tergabung dalam Apersi, di tengah kondisi pandemi saat ini,” kata Junaidi di Jakarta, Kamis (18/3).

Menurutnya program-program tersebut akan meliputi berbagai aspek, mulai dari memanfaatkan teknologi secara maksimal, memberantas pungutan liar (pungli), dan mendorong pemerintah serta perbankan untuk lebih mempermudah dan memperbesar keran pembiayaan perumahan bagi MBR.

“Jadi tiga hal itu menurut kami sangat penting, apalagi dalam kondisi seperti sekarang ini. Pertama teknologi, memang sudah menjadi keharusan, karena pandemi ini memberikan pembelajaran bagi kita untuk semakin maju dalam rekayasa teknologi, baik dalam urusan administrasi maupun pemasaran,” terangnya, usai pelantikan pengurus DPP Apersi, di Jakarta, Kamis (18/3).

Yang kedua adalah memberantas pungli. Untuk membetantas pungli, Apersi membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Saber Pungli dan sudah menjalin kerjasama dengan pemerintah melalui Satgas Saber Pungli.

Dan yang ketiga adalah pembiayaan perumahan untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). “Untuk urusan pembiayaan ini, kami akan terus berjuang mendorong agar pembiayaan perumahan bagi MBR ini semakin memiliki banyak skema dan lebih terjangkau,” jelas Junaidi.

Lebih lanjut Junaidi menjelaskan pihaknya sangat serius karena ini juga sangat berpengaruh terhadap kinerja pengembang anggota Apersi membantu pemerintah dalam mensukseskan program sejuta rumah.

“Terkait berkembangnya teknologi digital Apersi harus memaksimalkan peran digital dalam bagian pengurusannya dan akan mengaktifkan koperasi, karena akan memberikan manfaat bagi anggota,” ujar Junaidi.

Saat ini Apersi memiliki anggota mencapai 3.000 lebih yang terbagi di 26 dewan perwakilan daerah (DPD). “Jumlah anggota ini menjadikan Apersi sebagai asosiasi nomor 2 yang memiliki anggota terbanyak dari 17 asosiasi perumahan yang ada di Indonesia,” pungkas Junaidi. [NOV]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories