Dukung Penyandang Disabilitas, Bank Permata Gelar Bimbingan Kewirausahaan

PT PermataBank Tbk melalui PermataBRAVE People with Disabilities (PWD) Empowerment Program, membuka akses dan kesempatan kepada penyandang disabilitas, dalam mendapatkan pelatihan, edukasi literasi keuangan, bimbingan kewirausahaan serta peluang kerja.

“Program ini disiapkan penyandang disabilitas dalam menjalankan kehidupan yang lebih mandiri,” terang Head of Corporate Affairs PermataBank Richele Maramis dalam acara konferensi pers PermataBRAVE secara virtual, Jumat (11/9).

Hingga saat ini, PermataBRAVE telah menjangkau lebih dari 5 ribu penerima manfaat dari berbagai daerah di Indonesia dengan beragam kebutuhan dan latar belakang.

Hadir kedua kalinya, kali ini program PermataBRAVE meliputi PermataBRAVE Hub. Di mana sejak 2018 merupakan kerja sama antara PermataHati CSR dengan Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Penyandang Disabilitas (BBRVPD), sebuah balai di bawah naungan Kementerian Sosial yang menaungi dan memberikan pelatihan vokasional kepada penyandang disabilitas untuk kesiapan kerja mereka.

“PermataBank juga membuka kesempatan bagi lulusan pelatihan di BBRVPD yang tertarik untuk melakukan praktik kerja (magang) di PermataBank, sesuai dengan minat dan kemampuan mereka masing-masing dengan peluang untuk menjadi karyawan PermataBank,” jelas Richele.

Selanjutnya, Businesses Initiatives yang dimulai pada 2020, unit bisnis PermataBank Syariah bekerja sama dengan Yayasan Yatim Mandiri berdayakan UMKM Difabel Dhuafa dengan 49 penerima manfaat yang tersebar di beberapa kota Jakarta, Bekasi, Bandung, Surabaya, Jombang, Madiun, dan Jogjakarta.

Kemudian, PWD Empowerment Program, program pemberdayaan dengan tujuan mengembangkan dan meningkatkan usaha kecil penyandang disabilitas. Program yang dimulai di wilayah Jakarta dan sekitarnya ini menggandeng Precious One, yayasan sosial pemberdayaan bagi penyandang disabilitas di sektor kerajinan tangan.

“Program tersebut melibatkan sejumlah mentor dan tenaga ahli di bidang pemasaran, sales, desain produk serta motivator,” terangnya.

 

Richele menegaskan, PermataBRAVE merupakan bentuk kontribusi PermataBank terhadap pengembangan potensi penyandang disabilitas di seluruh Indonesia.

Hal ini merupakan komitmen PermataBank dalam menjalankan tanggung jawab sosial, mendukung Social Development Goals (SDG) no 4 Pendidikan Berkualitas, no 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan no 10 Berkurangnya Kesenjangan. Serta membantu pemerintah memenuhi amanat Undang Undang No. 8 Tahun 2016 dimana sektor privat wajib untuk mempekerjakan penyandang disabilitas paling sedikit 1 persen dari jumlah pegawai.

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kristrianti Puji Rahayu mengatakan, OJK sangat mendukung berbagai program yang menyasar penyandang disabilitas, terutama aktivitas yang dapat membantu mendorong kemandirian finansial mereka serta meningkatkan kualitas hidup mereka secara berkelanjutan.

“Diharapkan PermataBank yang telah konsisten menggelar program PermataBRAVE sejak 2017, dan tentunya kami berharap para pelaku usaha jasa keuangan lainnya dapat mendukung hal yang sama,” ujar Kristrianti.[DWI]

]]> PT PermataBank Tbk melalui PermataBRAVE People with Disabilities (PWD) Empowerment Program, membuka akses dan kesempatan kepada penyandang disabilitas, dalam mendapatkan pelatihan, edukasi literasi keuangan, bimbingan kewirausahaan serta peluang kerja.

“Program ini disiapkan penyandang disabilitas dalam menjalankan kehidupan yang lebih mandiri,” terang Head of Corporate Affairs PermataBank Richele Maramis dalam acara konferensi pers PermataBRAVE secara virtual, Jumat (11/9).

Hingga saat ini, PermataBRAVE telah menjangkau lebih dari 5 ribu penerima manfaat dari berbagai daerah di Indonesia dengan beragam kebutuhan dan latar belakang.

Hadir kedua kalinya, kali ini program PermataBRAVE meliputi PermataBRAVE Hub. Di mana sejak 2018 merupakan kerja sama antara PermataHati CSR dengan Balai Besar Rehabilitasi Vokasional Penyandang Disabilitas (BBRVPD), sebuah balai di bawah naungan Kementerian Sosial yang menaungi dan memberikan pelatihan vokasional kepada penyandang disabilitas untuk kesiapan kerja mereka.

“PermataBank juga membuka kesempatan bagi lulusan pelatihan di BBRVPD yang tertarik untuk melakukan praktik kerja (magang) di PermataBank, sesuai dengan minat dan kemampuan mereka masing-masing dengan peluang untuk menjadi karyawan PermataBank,” jelas Richele.

Selanjutnya, Businesses Initiatives yang dimulai pada 2020, unit bisnis PermataBank Syariah bekerja sama dengan Yayasan Yatim Mandiri berdayakan UMKM Difabel Dhuafa dengan 49 penerima manfaat yang tersebar di beberapa kota Jakarta, Bekasi, Bandung, Surabaya, Jombang, Madiun, dan Jogjakarta.

Kemudian, PWD Empowerment Program, program pemberdayaan dengan tujuan mengembangkan dan meningkatkan usaha kecil penyandang disabilitas. Program yang dimulai di wilayah Jakarta dan sekitarnya ini menggandeng Precious One, yayasan sosial pemberdayaan bagi penyandang disabilitas di sektor kerajinan tangan.

“Program tersebut melibatkan sejumlah mentor dan tenaga ahli di bidang pemasaran, sales, desain produk serta motivator,” terangnya.

 

Richele menegaskan, PermataBRAVE merupakan bentuk kontribusi PermataBank terhadap pengembangan potensi penyandang disabilitas di seluruh Indonesia.

Hal ini merupakan komitmen PermataBank dalam menjalankan tanggung jawab sosial, mendukung Social Development Goals (SDG) no 4 Pendidikan Berkualitas, no 8 Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan no 10 Berkurangnya Kesenjangan. Serta membantu pemerintah memenuhi amanat Undang Undang No. 8 Tahun 2016 dimana sektor privat wajib untuk mempekerjakan penyandang disabilitas paling sedikit 1 persen dari jumlah pegawai.

Kepala Departemen Literasi dan Inklusi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kristrianti Puji Rahayu mengatakan, OJK sangat mendukung berbagai program yang menyasar penyandang disabilitas, terutama aktivitas yang dapat membantu mendorong kemandirian finansial mereka serta meningkatkan kualitas hidup mereka secara berkelanjutan.

“Diharapkan PermataBank yang telah konsisten menggelar program PermataBRAVE sejak 2017, dan tentunya kami berharap para pelaku usaha jasa keuangan lainnya dapat mendukung hal yang sama,” ujar Kristrianti.[DWI]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories