Dukung Lansia Fit Dan Bugar Nestle Health Science Gelar Senam Sehat

<p>Pengelolaan kesehatan kelompok lanjut usia (lansia) tidak hanya berfokus pada penyakit melainkan optimalisasi kapasitas intrinsic dan kemampuan fungsional seseorang.</p>

<p>Ada enam kapasitas intrinsik prioritas yang perlu dideteksi mulai dari tingkat komunitas yaitu kapasitas kognitif, kapasitas mobilitas, status gizi, fungsi penglihatan dan pendengaran, serta kapasitas mental. Keenam kapasitas intrinsik prioritas ini saling terkait satu sama lain.</p>

<p>&ldquo;Selain penerapan pola hidup aktif, para lansia perlu menerapkan pola makan bergizi untuk membantu meningkatkan massa otot, kekuatan otot dan performa fisik. Untuk dapat memenuhi asupan protein dan energi,&rdquo; ungkap Ketua Umum PB Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (PERGEMI) Nina Kemala Sari dalam keterangannya, Senin (5/6).</p>

<p>Menurutnya, salah satunya dengan mengkonsumsi whey, protein berkualitas tinggi dan lengkap, dengan profil asam amino yang kaya dan leusin yang memiliki fungsi langsung terhadap kesehatan otot, pertumbuhan massa otot, serta mencegah pengecilan otot yang kerap terjadi seiring &nbsp;pertambahan usia.</p>

<p>Penelitian yang dilakukan oleh Smith et al (2020) juga membuktikan bahwa suplementasi gizi ditambah dengan latihan fisik dapat meningkatkan fungsi, status gizi dan kualitas hidup para lansia.</p>

<p>Sementara hasil survei nasional mengenai Status Gizi dan Asupan Makanan Lansia di Indonesia pada 2021 menunjukkan bahwa prevalensi kurang gizi pada lansia di Indonesia cukup tinggi (11,7 persen untuk usia 60-64 tahun dan 20,7 persen untuk usia di atas 65 tahun).</p>

<div style=”page-break-after: always”><span style=”display: none;”>&nbsp;</span></div>

<p>Asupan makanan mereka tidak sesuai dengan kebutuhan baik dari segi energi, protein, maupun zat gizi mikro. Bagi lansia, hal ini dapat memicu resiko penurunan massa, kekuatan dan fungsi otot, yang dikenal dengan nama sarkopenia.</p>

<p>Dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional 2023, Nestl&eacute; Health Science (NHS) Boost Optimum dengan meluncurkan Gerakan Senam Sehat Lansia di Jakarta pada 29 Mei 2023 lalu</p>

<p>Peluncuran GSS Lansia merupakan tindak lanjut dari program 4 Sehat, 5 Bahagia bagi lansia yang telah diinisiasi tahun lalu. Gerakan Senam Sehat Lansia dirancang tak hanya untuk lansia melainkan juga untuk orang dewasa yang ingin terhindar dari sarkopenia.</p>

<p>NHS Boost Optimum berharap dapat menginspirasi masyarakat bahwa dengan tubuh yang kuat dan jiwa yang sehat, penuaan bukanlah suatu halangan untuk berbahagia di usia senja.</p>

<p>&ldquo;Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi whey, disertai dengan melakukan olahraga/gerakan ringan pada lansia dapat meningkatkan massa otot, kekuatan otot, dan performa,&rdquo; ungkap Marketing Manager Nestl&eacute; Health Science Yulia Megawati dalam keterangannya, Senin (5/6).</p>

<p>Selain empat prinsip kesehatan seperti pola makan bergizi, olahraga teratur, kebersihan lingkungan, dan istirahat yang cukup, hal lain yang penting bagi para lansia ialah mendorong mereka untuk tetap bahagia di usia lanjut.</p>

<p>Healt Motivator dan pulic figure Minati Atmanegara mengatakan, kebahagiaan dapat membantu para lansia untuk dapat terus aktif terhubung pada keluarga dan teman. Aktivitas seperti jalan-jalan, berkumpul, atau bermain dengan cucu dapat menjadi contoh untuk menstimulasi kebahagiaan pada lansia.</p>

<p>Mebueutnya, gerakan-gerakannya berfokus pada penguatan otot lengan dan paha. Beberapa tips untuk tetap produktif di usia senja adalah tercukupi asupan gizi, dan berolahraga atau bergerak setiap hari.</p>

<p>&quot;Satu lagi, harus konsisten dalam menjalankannya. Badan yang sehat dapat mendorong jiwa untuk bahagia,&rdquo; pungkas Minat.&nbsp;■</p> <p>Pengelolaan kesehatan kelompok lanjut usia (lansia) tidak hanya berfokus pada penyakit melainkan optimalisasi kapasitas intrinsic dan kemampuan fungsional seseorang.</p>

<p>Ada enam kapasitas intrinsik prioritas yang perlu dideteksi mulai dari tingkat komunitas yaitu kapasitas kognitif, kapasitas mobilitas, status gizi, fungsi penglihatan dan pendengaran, serta kapasitas mental. Keenam kapasitas intrinsik prioritas ini saling terkait satu sama lain.</p>

<p>&ldquo;Selain penerapan pola hidup aktif, para lansia perlu menerapkan pola makan bergizi untuk membantu meningkatkan massa otot, kekuatan otot dan performa fisik. Untuk dapat memenuhi asupan protein dan energi,&rdquo; ungkap Ketua Umum PB Perhimpunan Gerontologi Medik Indonesia (PERGEMI) Nina Kemala Sari dalam keterangannya, Senin (5/6).</p>

<p>Menurutnya, salah satunya dengan mengkonsumsi whey, protein berkualitas tinggi dan lengkap, dengan profil asam amino yang kaya dan leusin yang memiliki fungsi langsung terhadap kesehatan otot, pertumbuhan massa otot, serta mencegah pengecilan otot yang kerap terjadi seiring &nbsp;pertambahan usia.</p>

<p>Penelitian yang dilakukan oleh Smith et al (2020) juga membuktikan bahwa suplementasi gizi ditambah dengan latihan fisik dapat meningkatkan fungsi, status gizi dan kualitas hidup para lansia.</p>

<p>Sementara hasil survei nasional mengenai Status Gizi dan Asupan Makanan Lansia di Indonesia pada 2021 menunjukkan bahwa prevalensi kurang gizi pada lansia di Indonesia cukup tinggi (11,7 persen untuk usia 60-64 tahun dan 20,7 persen untuk usia di atas 65 tahun).</p>

<div style=”page-break-after: always”><span style=”display: none;”>&nbsp;</span></div>

<p>Asupan makanan mereka tidak sesuai dengan kebutuhan baik dari segi energi, protein, maupun zat gizi mikro. Bagi lansia, hal ini dapat memicu resiko penurunan massa, kekuatan dan fungsi otot, yang dikenal dengan nama sarkopenia.</p>

<p>Dalam rangka Hari Lanjut Usia Nasional 2023, Nestl&eacute; Health Science (NHS) Boost Optimum dengan meluncurkan Gerakan Senam Sehat Lansia di Jakarta pada 29 Mei 2023 lalu</p>

<p>Peluncuran GSS Lansia merupakan tindak lanjut dari program 4 Sehat, 5 Bahagia bagi lansia yang telah diinisiasi tahun lalu. Gerakan Senam Sehat Lansia dirancang tak hanya untuk lansia melainkan juga untuk orang dewasa yang ingin terhindar dari sarkopenia.</p>

<p>NHS Boost Optimum berharap dapat menginspirasi masyarakat bahwa dengan tubuh yang kuat dan jiwa yang sehat, penuaan bukanlah suatu halangan untuk berbahagia di usia senja.</p>

<p>&ldquo;Penelitian menunjukkan bahwa konsumsi whey, disertai dengan melakukan olahraga/gerakan ringan pada lansia dapat meningkatkan massa otot, kekuatan otot, dan performa,&rdquo; ungkap Marketing Manager Nestl&eacute; Health Science Yulia Megawati dalam keterangannya, Senin (5/6).</p>

<p>Selain empat prinsip kesehatan seperti pola makan bergizi, olahraga teratur, kebersihan lingkungan, dan istirahat yang cukup, hal lain yang penting bagi para lansia ialah mendorong mereka untuk tetap bahagia di usia lanjut.</p>

<p>Healt Motivator dan pulic figure Minati Atmanegara mengatakan, kebahagiaan dapat membantu para lansia untuk dapat terus aktif terhubung pada keluarga dan teman. Aktivitas seperti jalan-jalan, berkumpul, atau bermain dengan cucu dapat menjadi contoh untuk menstimulasi kebahagiaan pada lansia.</p>

<p>Mebueutnya, gerakan-gerakannya berfokus pada penguatan otot lengan dan paha. Beberapa tips untuk tetap produktif di usia senja adalah tercukupi asupan gizi, dan berolahraga atau bergerak setiap hari.</p>

<p>&quot;Satu lagi, harus konsisten dalam menjalankannya. Badan yang sehat dapat mendorong jiwa untuk bahagia,&rdquo; pungkas Minat.&nbsp;■</p>.

Sumber : Berita Lifestyle, Kuliner, Travel, Kesehatan, Tips .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories