Duh, 205 Balita Di Bangka Positif Covid-19 .

Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, mencatat sebanyak 205 balita atau anak di bawah lima tahun di daerah itu terinfeksi Covid-19 akibat kontak erat dengan pasien. 

“Balita yang diketahui positif umumnya kontak erat dengan orang tuanya atau anggota keluarga yang terlebih dahulu positif Covid-19,” jelas Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra, di Sungailiat, Bangka, Minggu (11/7), seperti dikutip Antara.

Dari hasil dari penelusuran, pelacakan dan pengujian, terdapat 21 bayi usia di bawah empat tahun yang terpapar. Kemudian, terdapat satu balita positif usia 1,5 tahun, asal Kecamatan Sungailiat, meninggal dunia.

“Balita maupun bayi yang positif Covid-19 langsung mendapat perawatan kesehatan secara intensif dari tim medis. Sampai sekarang masih terdapat sejumlah balita yang menjalani pemulihan kesehatan,” jelasnya.

Atas banyaknya kasus ini, Boy mengingatkan seluruh masyarakat, terutama keluarga yang memiliki balita atau bayi, agar benar-benar disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebab, sebaran kasus Covid-19 sudah merata di jenjang semua umur.

“Disiplin menerapkan prokes merupakan langkah tepat untuk mencegah penyebaran virus Corona, mengingat kasus sebarannya sudah masuk ke semua jenjang usia,” ujarnya. [USU]

]]> .
Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, mencatat sebanyak 205 balita atau anak di bawah lima tahun di daerah itu terinfeksi Covid-19 akibat kontak erat dengan pasien. 

“Balita yang diketahui positif umumnya kontak erat dengan orang tuanya atau anggota keluarga yang terlebih dahulu positif Covid-19,” jelas Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Boy Yandra, di Sungailiat, Bangka, Minggu (11/7), seperti dikutip Antara.

Dari hasil dari penelusuran, pelacakan dan pengujian, terdapat 21 bayi usia di bawah empat tahun yang terpapar. Kemudian, terdapat satu balita positif usia 1,5 tahun, asal Kecamatan Sungailiat, meninggal dunia.

“Balita maupun bayi yang positif Covid-19 langsung mendapat perawatan kesehatan secara intensif dari tim medis. Sampai sekarang masih terdapat sejumlah balita yang menjalani pemulihan kesehatan,” jelasnya.

Atas banyaknya kasus ini, Boy mengingatkan seluruh masyarakat, terutama keluarga yang memiliki balita atau bayi, agar benar-benar disiplin menerapkan protokol kesehatan. Sebab, sebaran kasus Covid-19 sudah merata di jenjang semua umur.

“Disiplin menerapkan prokes merupakan langkah tepat untuk mencegah penyebaran virus Corona, mengingat kasus sebarannya sudah masuk ke semua jenjang usia,” ujarnya. [USU]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories