Dua Smartwatch Samsung Ini Akhirnya Dapat Mengukur Tekanan Darah dan EKG

Pada bulan Januari lalu, Samsung mengumumkan bahwa mereka sedang memperluas aplikasi Samsung Health Monitor ke 31 negara baru. Lewat aplikasi ini, dua smartwatch Samsung yakni Galaxy Watch Active 2 dan Galaxy Watch 3 akan dapat mengukur tekanan darah dan elektrodiogram (EKG).

Sebagai informasi, sebelumnya fitur tersebut terbatas di Korea Selatan dan AS saja. Kini dua fitur tersebut akhirnya tersedia untuk 31 negara berikut, meliputi Austria, Belgium, Bulgaria, Chile, Croatia, Czech Republic, Denmark, Estonia, Finland, France, Germany, Greece, Hungary, Iceland, Indonesia, Ireland, Italy, Latvia, Lithuania, the Netherlands, Norway, Poland, Portugal, Romania, Slovakia, Slovenia, Spain, Sweden, Switzerland, UAE, dan UK.

Aplikasi Samsung Health Monitor ini tersedia di Galaxy Store dan pengguna perlu menginstal pembaruan terbaru Galaxy Watch Active 2 atau Galaxy Watch 3 Anda. Setelah itu, sebelum dapat mengukur tekanan darah menggunakan Health Monitor, pengguna harus mengkalibrasi Galaxy Watch terlebih dahulu. Caranya sebagai berikut:

  • Tempatkan manset tekanan darah di lengan atas.
  • Gunakan Galaxy Watch pada pergelangan tangan lengan lainnya. Pastikan bahwa tali Galaxy Watch terpasang dengan nyaman di sekitar pergelangan tangan, tetapi tidak terlalu kencang.
  • Letakkan smartphone di atas meja dalam jangkauan mudah.
  • Buka aplikasi Samsung Health Monitor dan ikuti petunjuk pada layar.

Setelah menyesuaikan Galaxy Watch dengan monitor tekanan darah dengan manset, berikutnya dapat memilih fitur Measure untuk mengukur tekanan darah
kapan saja. Galaxy Watch ini mengukur tekanan darah melalui analisis gelombang nadi yang dilacak menggunakan sensor Heart Rate Monitoring, lalu menganalisis hubungan antara nilai kalibrasi dan perubahan tekanan darah untuk menentukan tekanan darah.

Beralih ke Elektrokardiogram (EKG), pemeriksaan EKG ini biasanya dilakukan untuk memeriksa kondisi jantung dengan mengukur dan merekam aktivitas listrik jantung. Fitur ini dapat menganalisis keabnormalan detak jantung dan mampu mendeteksi tanda-tanda atrial fibrillation (AFib) yang dapat berakibat fatal seperti risiko serangan jantung, pembekuan darah, stroke, dan kondisi jantung lainnya.

Untuk mengukur EKG lewat aplikasi Samsung Health Monitor caranya, letakkan lengan bawah dengan nyaman di atas meja dan letakkan ujung jari tangan sebelahnya dengan ringan pada tombol atas Galaxy Watch selama 30 detik. Tetap diam dan jangan berbicara selagi Galaxy Watch mengukur.

Setelah proses perekaman selesai, hasil EKG akan muncul, gulir ke atas dan ke bawah untuk melihat hasil EKG. Jika mengalami gejala, ketuk tambahkan dan pada layar gejala, gulir daftar dan ketuk setiap gejala yang dialami. Lalu ketuk Save untuk menambahkan gejala ke laporan EKG dan kembali ke layar Results.

Sumber: GSMArena

.
Pengukuran dilakukan lewat aplikasi Samsung Health Monitor yang kini tersedia di 31 negara tambahan termasuk Indonesia .
Sumber : DailySocial .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories