Dorong Generasi Muda Majukan Pertanian, AHY: Tanpa Petani Kita Susah .

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong generasi muda di Tanah Air untuk ikut serta memajukan sektor pertanian sekaligus memodernisasi dan meningkatkan produktivitas potensi pertanian.

“Saya melihat generasi milenial yang aktif dan berinisiatif memajukan pertanian Indonesia dan itu harus terus kita dukung sampai dengan berhasil,” kata AHY, usai meresmikan Pusat Pengendalian Nasional Kampung Patani Pandu Tani Indonesia, di Bogor, Minggu (13/6), seperti dikutip Antara.

Menurut putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut, bertani bukanlah pekerjaan yang rendah atau tidak keren. Pertain justru profesi yang sangat penting dan dibutuhkan. Sebab, tanpa kehadiran petani persediaan bahan makan akan terganggu. 

“Tanpa petani kita susah makan. Tanpa petani kita bingung,” ujar dia.

Sektor pertanian harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Apalagi, Indonesia merupakan negara agraria yang penuh dengan potensi sumber daya alam sehingga harus digarap untuk kesejahteraan masyarakat. “Semoga dengan hadirnya adik-adik generasi muda Patani, bisa menginspirasi anak-anak muda di berbagai daerah untuk terjun ke dunia pertanian,” katanya.

Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI) tersebut juga menyampaikan arti penting hadirnya Patani di masa pandemi Covid-19, yang harus selalu menunjukkan rasa kepedulian sebagaimana tagline “make farmers happier“. Kepedulian yang dimaksud ialah bagaimana membuat para petani bahagia, kesejahteraannya meningkat, dan komoditas pertanian memiliki nilai yang lebih tinggi.

Di masa pandemi Covid-19, yang masih mengalami pertumbuhan secara positif ialah sektor pertanian. Hal tersebut juga melatarbelakangi mengapa Patani menjadi penting peranannya di masyarakat. “Kita ingin para petani juga terlindungi, kita ingin petani dapat terus berproduksi dengan baik dan semakin hari semakin meningkat kesejahteraannya,” ujarnya. [USU]

]]> .
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendorong generasi muda di Tanah Air untuk ikut serta memajukan sektor pertanian sekaligus memodernisasi dan meningkatkan produktivitas potensi pertanian.

“Saya melihat generasi milenial yang aktif dan berinisiatif memajukan pertanian Indonesia dan itu harus terus kita dukung sampai dengan berhasil,” kata AHY, usai meresmikan Pusat Pengendalian Nasional Kampung Patani Pandu Tani Indonesia, di Bogor, Minggu (13/6), seperti dikutip Antara.

Menurut putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut, bertani bukanlah pekerjaan yang rendah atau tidak keren. Pertain justru profesi yang sangat penting dan dibutuhkan. Sebab, tanpa kehadiran petani persediaan bahan makan akan terganggu. 

“Tanpa petani kita susah makan. Tanpa petani kita bingung,” ujar dia.

Sektor pertanian harus dimanfaatkan semaksimal mungkin. Apalagi, Indonesia merupakan negara agraria yang penuh dengan potensi sumber daya alam sehingga harus digarap untuk kesejahteraan masyarakat. “Semoga dengan hadirnya adik-adik generasi muda Patani, bisa menginspirasi anak-anak muda di berbagai daerah untuk terjun ke dunia pertanian,” katanya.

Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI) tersebut juga menyampaikan arti penting hadirnya Patani di masa pandemi Covid-19, yang harus selalu menunjukkan rasa kepedulian sebagaimana tagline “make farmers happier”. Kepedulian yang dimaksud ialah bagaimana membuat para petani bahagia, kesejahteraannya meningkat, dan komoditas pertanian memiliki nilai yang lebih tinggi.

Di masa pandemi Covid-19, yang masih mengalami pertumbuhan secara positif ialah sektor pertanian. Hal tersebut juga melatarbelakangi mengapa Patani menjadi penting peranannya di masyarakat. “Kita ingin para petani juga terlindungi, kita ingin petani dapat terus berproduksi dengan baik dan semakin hari semakin meningkat kesejahteraannya,” ujarnya. [USU]
]]> .
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories