Dorong Diplomasi Bilateral Dubes Al Busyra Resmikan Indonesia-Ethiopia Friendship Club

Dalam rangka mendorong masyarakat Indonesia dan Ethiopia lebih berperan dalam kegiatan diplomasi bilateral, terutama diplomasi publik, Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur meresmikan berdirinya Indonesia Ethiopia Friendship Club (IEFC) Chapter kota Hawassa, 300 km selatan kota Addis Ababa, pada Kamis (7/10).

“IEFC Chapter Hawassa akan menyelenggarakan pertemuan, diskusi, seminar dan kegiatan secara berkala, sekaligus untuk saling mengisi di bidang keilmuan masing-masing,” ujar Dubes Al Busyra.

Acara peluncuran ini dihadiri 30 orang, yang terdiri dari pimpinan perusahaan Indonesia di Hawassa, ekspatriat Indonesia dan tokoh-tokoh Ethiopia sahabat Indonesia antara lain dosen, pengusaha dan pemuda.

Jumlah undangan dibatasi karena mengikuti protokol Covid-19. IEFC Chapter Hawassa adalah yang pertama di Ethiopia dan akan didirikan di berbagai kota lainnya.

Masyarakat Indonesia dan Ethiopia di Hawassa menyampaikan apresiasi dengan kehadiran IEFC, sekarang mereka memiliki wadah untuk menyelenggarakan pertemuan dan kegiatan secara rutin.

 

“Tahun 2019, masyarakat Indonesia di Hawassa berjumlah sekitar 140 orang, sekarang sekitar 50 orang karena pembatasan tenaga kerja asing di Ethiopia,” ujar Dubes Al Busyra.

Ia menambahkan masyarakat Ethiopia sahabat Indonesia di Hawassa cukup banyak karena KBRI Addis Ababa sering menyelenggarakan kegiatan bersama di kota ini, baik dengan pemerintah maupun swasta.

 “Selama ini, masyarakat Indonesia dan masyarakat Ethiopia sahabat Indonesia di Hawassa sama sekali belum saling mengenal. Padahal mereka tinggal di kota yang sama. Hari ini adalah hari pertama mereka bertemu dan saling kenal melalui IEFC,” tambah Dubes Al Busyra.

Pada acara peluncuran itu, Dubale, seorang dosen Universitas Hawassa, terpilih sebagai Ketua IEFC Chapter Hawassa.

“IEFC adalah perhimpunan yang sangat penting bagi masyarakat Ethiopia dan Indonesia untuk meningkatkan persahabatan dan kerjasama, terutama yang bermukim di kota Hawassa,” ujar Dubale. [SRI]

]]> Dalam rangka mendorong masyarakat Indonesia dan Ethiopia lebih berperan dalam kegiatan diplomasi bilateral, terutama diplomasi publik, Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika, Al Busyra Basnur meresmikan berdirinya Indonesia Ethiopia Friendship Club (IEFC) Chapter kota Hawassa, 300 km selatan kota Addis Ababa, pada Kamis (7/10).

“IEFC Chapter Hawassa akan menyelenggarakan pertemuan, diskusi, seminar dan kegiatan secara berkala, sekaligus untuk saling mengisi di bidang keilmuan masing-masing,” ujar Dubes Al Busyra.

Acara peluncuran ini dihadiri 30 orang, yang terdiri dari pimpinan perusahaan Indonesia di Hawassa, ekspatriat Indonesia dan tokoh-tokoh Ethiopia sahabat Indonesia antara lain dosen, pengusaha dan pemuda.

Jumlah undangan dibatasi karena mengikuti protokol Covid-19. IEFC Chapter Hawassa adalah yang pertama di Ethiopia dan akan didirikan di berbagai kota lainnya.

Masyarakat Indonesia dan Ethiopia di Hawassa menyampaikan apresiasi dengan kehadiran IEFC, sekarang mereka memiliki wadah untuk menyelenggarakan pertemuan dan kegiatan secara rutin.

 

“Tahun 2019, masyarakat Indonesia di Hawassa berjumlah sekitar 140 orang, sekarang sekitar 50 orang karena pembatasan tenaga kerja asing di Ethiopia,” ujar Dubes Al Busyra.

Ia menambahkan masyarakat Ethiopia sahabat Indonesia di Hawassa cukup banyak karena KBRI Addis Ababa sering menyelenggarakan kegiatan bersama di kota ini, baik dengan pemerintah maupun swasta.

 “Selama ini, masyarakat Indonesia dan masyarakat Ethiopia sahabat Indonesia di Hawassa sama sekali belum saling mengenal. Padahal mereka tinggal di kota yang sama. Hari ini adalah hari pertama mereka bertemu dan saling kenal melalui IEFC,” tambah Dubes Al Busyra.

Pada acara peluncuran itu, Dubale, seorang dosen Universitas Hawassa, terpilih sebagai Ketua IEFC Chapter Hawassa.

“IEFC adalah perhimpunan yang sangat penting bagi masyarakat Ethiopia dan Indonesia untuk meningkatkan persahabatan dan kerjasama, terutama yang bermukim di kota Hawassa,” ujar Dubale. [SRI]
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories