Dolar Ngamuk, Rupiah Tembus Rp 15 Ribu

Pagi ini nilai tukar rupiah dibuka anjlok 0,16 persen menembus level di atas Rp 15.000 per dolar AS atau ke level Rp 15.007 per dolar AS dibanding perdagangan kemarin di level Rp 14.984 per dolar AS.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,03 persen, baht Thailand minus 0,15 persen, peso Filipina melemah 0,56 persen, won Korea Selatan turun 0,25 persen, yuan China melemah 0,22 persen.

Indeks dolar AS terhadap mata uang utama saingannya naik 0,44 persen menjadi 110,21. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,29 persen ke level Rp 14.932, terhadap poundsterling Inggris minus 0,27 persen ke level Rp 17.033, dan terhadap dolar Australia melemah 0,23 persen ke level Rp 10.008.

Analis dari DCFX, Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah bakal kembali tertekan di awal perdagangan hari ini. Hal tersebut tak lain lantaran dolar AS yang kembali menguat menjelang pertemuan The Fed.

“Penguatan dolar AS yang mendekati rekor tertinggi dalam 20 tahun dengan imbal hasil obligasi AS yang semakin meningkat menjelang pertemuan FOMC (Federal Open Market Committee),” jelasnya di Jakarta, Rabu (21/9).

Ia memproyeksikan nilai tukar rupiah sepanjang hari inibergerak di rentang Rp 14.950 per dolar AS-Rp 15.050 per dolar AS.

]]> Pagi ini nilai tukar rupiah dibuka anjlok 0,16 persen menembus level di atas Rp 15.000 per dolar AS atau ke level Rp 15.007 per dolar AS dibanding perdagangan kemarin di level Rp 14.984 per dolar AS.

Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Yen Jepang naik 0,03 persen, baht Thailand minus 0,15 persen, peso Filipina melemah 0,56 persen, won Korea Selatan turun 0,25 persen, yuan China melemah 0,22 persen.

Indeks dolar AS terhadap mata uang utama saingannya naik 0,44 persen menjadi 110,21. Sementara nilai tukar rupiah terhadap euro melemah 0,29 persen ke level Rp 14.932, terhadap poundsterling Inggris minus 0,27 persen ke level Rp 17.033, dan terhadap dolar Australia melemah 0,23 persen ke level Rp 10.008.

Analis dari DCFX, Lukman Leong mengatakan, nilai tukar rupiah bakal kembali tertekan di awal perdagangan hari ini. Hal tersebut tak lain lantaran dolar AS yang kembali menguat menjelang pertemuan The Fed.

“Penguatan dolar AS yang mendekati rekor tertinggi dalam 20 tahun dengan imbal hasil obligasi AS yang semakin meningkat menjelang pertemuan FOMC (Federal Open Market Committee),” jelasnya di Jakarta, Rabu (21/9).

Ia memproyeksikan nilai tukar rupiah sepanjang hari inibergerak di rentang Rp 14.950 per dolar AS-Rp 15.050 per dolar AS.
]]> . Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories