Disapu Angin Kencang, Puluhan Rumah Di Dua Desa Bondowoso Rusak

Puluhan rumah warga di dua desa yang terletak di Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur (Jatim), mengalami kerusakan, setelah diterjang angin kencang dan hujan deras, pada Minggu (18/4), pukul 14.00 WIB. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dr  Raditya Jati mengatakan, dua desa yang terdampak, yakni Desa Sumber Malang dan Jatiamban. 

Menurut laporan Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, sedikitnya 34 unit rumah warga mengalami kerusakan sementara kerugian lain masih dalam pendataan.  

“Dilaporkan juga terdapat sejumlah pohon tumbang yang menyebabkan arus lalu lintas di Desa Jatitamban terganggu akibat material pohon yang roboh menghalangi jalan,” kata Raditya dikutip di situs BNPB, Selasa (20/4).

BPBD Kabupaten Bondowoso telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan melakukan kajian cepat. BPBD juga bergotong royong bersama warga membersihkan material pohon tumbang yang menimpa rumah warga.

Hingga Selasa (20/4/2021) siang, situasi sudah kembali kondusif. Material pohon yang menyebabkan kemacetan juga telah disingkirkan. sementara rumah warga yang terkena dampak sudah mulai diperbaiki. 

“Warga tetap dapat bertahan di rumah masing-masing,” ujarnya.  BNPB mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hujan dengan intensitas tinggi yang disertai kilat atau petir serta angin kencang. Hindari papan baliho maupun pohon ketika berteduh, khususnya apabila terjadi angin kencang. [MFA]

]]> Puluhan rumah warga di dua desa yang terletak di Kecamatan Wringin, Kabupaten Bondowoso, Provinsi Jawa Timur (Jatim), mengalami kerusakan, setelah diterjang angin kencang dan hujan deras, pada Minggu (18/4), pukul 14.00 WIB. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dr  Raditya Jati mengatakan, dua desa yang terdampak, yakni Desa Sumber Malang dan Jatiamban. 

Menurut laporan Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso, tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, sedikitnya 34 unit rumah warga mengalami kerusakan sementara kerugian lain masih dalam pendataan.  

“Dilaporkan juga terdapat sejumlah pohon tumbang yang menyebabkan arus lalu lintas di Desa Jatitamban terganggu akibat material pohon yang roboh menghalangi jalan,” kata Raditya dikutip di situs BNPB, Selasa (20/4).

BPBD Kabupaten Bondowoso telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan melakukan kajian cepat. BPBD juga bergotong royong bersama warga membersihkan material pohon tumbang yang menimpa rumah warga.

Hingga Selasa (20/4/2021) siang, situasi sudah kembali kondusif. Material pohon yang menyebabkan kemacetan juga telah disingkirkan. sementara rumah warga yang terkena dampak sudah mulai diperbaiki. 

“Warga tetap dapat bertahan di rumah masing-masing,” ujarnya.  BNPB mengimbau masyarakat untuk mewaspadai hujan dengan intensitas tinggi yang disertai kilat atau petir serta angin kencang. Hindari papan baliho maupun pohon ketika berteduh, khususnya apabila terjadi angin kencang. [MFA]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka – RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories