Diresmikan Menkes Halodoc Dan Gojek Hadirkan Pos Vaksinasi Covid-19 Drive Thru Di Bogor

Halodoc dan Gojek sebagai mitra penyelenggara Pos Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Drive Thru oleh Kementerian Kesehatan, meresmikan pos vaksinasi ketiga yang beroperasi di GOR Pajajaran Kota Bogor, Jawa Barat.

Pelayanan vaksinasi dengan metode drive thru ini akan berlangsung hingga tiga bulan ke depan. Saat ini, pos vaksinasi memiliki kapasitas sebesar 600 dosis per hari. Target utama penerima vaksin kali ini masih menyasar masyarakat lanjut usia terdata di kota Bogor yang berjumlah 61 ribu jiwa.

Dalam kesempatan itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi kolaborasi jangka panjang Halodoc dan Gojek dalam berkontribusi bagi program vaksinasi Covid-19 yang digalakkan pemerintah.

“Seiring bertambahnya pos-pos pelayanan vaksinasi Covid-19 drive thru, masyarakat mendapatkan akses yang lebih luas, nyaman, dan aman untuk menerima vaksin. Saya juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga protokol kesehatan,” pintanya, di Jakarta, Rabu (17/3).

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menegaskan, peranan teknologi seperti yang ditawarkan oleh Halodoc dan Gojek dalam menghadirkan layanan drive thru ini menjadi salah satu bentuk inovasi anak muda yang dibutuhkan oleh negeri ini, khususnya di tengah peperangan melawan pandemi Covid-19.

 

“Kerja sama Halodoc dan Gojek membantu pemerintah kota Bogor untuk mencapai target kami memberikan vaksinasi bagi lebih dari 61 ribu warga lansia yang terdata di tahap dua ini,” imbuhnya.

CEO dan Cofounder Halodoc, Jonathan Sudharta mengatakan, sejalan dengan komitmen jangka panjang Halodoc dalam membantu penanganan selama pandemi, pihaknya berupaya mendukung pemerintah Indonesia dengan mempercepat program vaksinasi Covid-19.

“Edukasi juga terus kami gencarkan guna membantu masyarakat mendapatkan informasi terpercaya terkait vaksinasi,” katanya.

VP Regional Corporate Affairs Gojek, Michael Reza Say menambahkan, sejak awal, Gojek berkomitmen mendukung upaya pemerintah dengan menjadi yang pertama melakukan berbagai edukasi, sosialisasi, dan implementasi protokol kesehatan di berbagai layanan Gojek dan seluruh bagian ekosistem, mulai dari karyawan, mitra driver, mitra usaha, dan pengguna.

“Kesehatan dan keselamatan ekosistem merupakan prioritas kami. Kami juga mengapresiasi perhatian pemerintah yang memberikan prioritas vaksin tahap kedua kepada masyarakat usia lansia termasuk mitra driver online,” tuturnya.

Sepanjang dua minggu ini, Halodoc dan Gojek telah meresmikan tiga Pos Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Drive Thru yang berlokasi di Kemayoran, Cengkareng, dan Bogor.

Berdasarkan data hingga akhir Maret 2021, terdapat lebih dari 15 ribu masyarakat lansia yang telah dijadwalkan menerima vaksinasi, termasuk 10 ribu di antaranya telah menerima vaksinasi di dua lokasi di Jakarta per 16 Maret 2021.

Animo masyarakat Bogor terhadap kehadiran pos pelayanan vaksinasi drive thru ini pun terbilang cukup tinggi dengan pendaftaran yang masuk ke aplikasi Halodoc mencapai hampir 4 ribu orang.

Pemanfaatan teknologi, kata Michael, berupa pendaftaran melalui aplikasi Halodoc maupun layanan GoMed pada aplikasi Gojek, serta penerapan metode drive thru terbukti efektif dalam mencegah kerumunan sekaligus menjaga jarak, sehingga seluruh proses vaksinasi dapat berjalan dengan lebih aman dan nyaman, baik bagi penerima vaksin maupun tenaga kesehatan.

“Proses vaksinasi hanya membutuhkan waktu selama satu jam dari kedatangan hingga selesai, tanpa perlu turun dari kendaraan,” ujarnya. [DWI]

]]> Halodoc dan Gojek sebagai mitra penyelenggara Pos Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Drive Thru oleh Kementerian Kesehatan, meresmikan pos vaksinasi ketiga yang beroperasi di GOR Pajajaran Kota Bogor, Jawa Barat.

Pelayanan vaksinasi dengan metode drive thru ini akan berlangsung hingga tiga bulan ke depan. Saat ini, pos vaksinasi memiliki kapasitas sebesar 600 dosis per hari. Target utama penerima vaksin kali ini masih menyasar masyarakat lanjut usia terdata di kota Bogor yang berjumlah 61 ribu jiwa.

Dalam kesempatan itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengapresiasi kolaborasi jangka panjang Halodoc dan Gojek dalam berkontribusi bagi program vaksinasi Covid-19 yang digalakkan pemerintah.

“Seiring bertambahnya pos-pos pelayanan vaksinasi Covid-19 drive thru, masyarakat mendapatkan akses yang lebih luas, nyaman, dan aman untuk menerima vaksin. Saya juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga protokol kesehatan,” pintanya, di Jakarta, Rabu (17/3).

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menegaskan, peranan teknologi seperti yang ditawarkan oleh Halodoc dan Gojek dalam menghadirkan layanan drive thru ini menjadi salah satu bentuk inovasi anak muda yang dibutuhkan oleh negeri ini, khususnya di tengah peperangan melawan pandemi Covid-19.

 

“Kerja sama Halodoc dan Gojek membantu pemerintah kota Bogor untuk mencapai target kami memberikan vaksinasi bagi lebih dari 61 ribu warga lansia yang terdata di tahap dua ini,” imbuhnya.

CEO dan Cofounder Halodoc, Jonathan Sudharta mengatakan, sejalan dengan komitmen jangka panjang Halodoc dalam membantu penanganan selama pandemi, pihaknya berupaya mendukung pemerintah Indonesia dengan mempercepat program vaksinasi Covid-19.

“Edukasi juga terus kami gencarkan guna membantu masyarakat mendapatkan informasi terpercaya terkait vaksinasi,” katanya.

VP Regional Corporate Affairs Gojek, Michael Reza Say menambahkan, sejak awal, Gojek berkomitmen mendukung upaya pemerintah dengan menjadi yang pertama melakukan berbagai edukasi, sosialisasi, dan implementasi protokol kesehatan di berbagai layanan Gojek dan seluruh bagian ekosistem, mulai dari karyawan, mitra driver, mitra usaha, dan pengguna.

“Kesehatan dan keselamatan ekosistem merupakan prioritas kami. Kami juga mengapresiasi perhatian pemerintah yang memberikan prioritas vaksin tahap kedua kepada masyarakat usia lansia termasuk mitra driver online,” tuturnya.

Sepanjang dua minggu ini, Halodoc dan Gojek telah meresmikan tiga Pos Pelayanan Vaksinasi Covid-19 Drive Thru yang berlokasi di Kemayoran, Cengkareng, dan Bogor.

Berdasarkan data hingga akhir Maret 2021, terdapat lebih dari 15 ribu masyarakat lansia yang telah dijadwalkan menerima vaksinasi, termasuk 10 ribu di antaranya telah menerima vaksinasi di dua lokasi di Jakarta per 16 Maret 2021.

Animo masyarakat Bogor terhadap kehadiran pos pelayanan vaksinasi drive thru ini pun terbilang cukup tinggi dengan pendaftaran yang masuk ke aplikasi Halodoc mencapai hampir 4 ribu orang.

Pemanfaatan teknologi, kata Michael, berupa pendaftaran melalui aplikasi Halodoc maupun layanan GoMed pada aplikasi Gojek, serta penerapan metode drive thru terbukti efektif dalam mencegah kerumunan sekaligus menjaga jarak, sehingga seluruh proses vaksinasi dapat berjalan dengan lebih aman dan nyaman, baik bagi penerima vaksin maupun tenaga kesehatan.

“Proses vaksinasi hanya membutuhkan waktu selama satu jam dari kedatangan hingga selesai, tanpa perlu turun dari kendaraan,” ujarnya. [DWI]
]]>.
Sumber : Rakyat Merdeka RM.ID .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Categories